Perubahan Tren Pasar dan Pengaruhnya terhadap Suzuki Ertiga

Donny Saputra, Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengungkapkan bahwa pasar Suzuki Ertiga sedang mengalami penurunan. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh pergeseran minat konsumen yang lebih tertarik pada model-model SUV atau crossover.

“Tidak bisa dipungkiri, bahwa ada kaitannya dengan pergeseran minat dan tren market itu sendiri yang saat ini dari MPV biasa jadi SUV. Sehingga, kondisi ini dialami oleh produk kami. Untuk saat ini penjualan Suzuki Ertiga tidak begitu menggembirakan seperti pada saat awal diluncurkan pada 2012,” ujarnya di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Suzuki Ertiga hanya mencapai 1.895 unit. Sementara itu, versi SUV dari Ertiga yakni Suzuki XL7 mampu menembus angka 13.387 unit.

Penurunan Minat Konsumen terhadap Low MPV

Perbedaan yang signifikan ini menunjukkan adanya penurunan ketertarikan konsumen terhadap tipe kendaraan low MPV. Terlebih, peralihan tren ini juga dilakukan oleh merek-merek lain dengan meluncurkan produk-produk bernuansa SUV.

“Kalau kita lihat tiga tahun ke belakang, tren secara produk maupun penawaran masing-masing merek rata-rata di SUV. Tentunya hal itu mencerminkan suatu demand yang terjadi di market,” tambahnya.

Meskipun demikian, Suzuki tidak meninggalkan atau menghilangkan Ertiga dari lini produknya. Pabrikan asal Jepang ini akan tetap memenuhi kebutuhan konsumen terhadap MPV, bahkan siap melakukan penyegaran lanjutan.

Strategi Penyegaran Produk

“Tidak serta merta dengan pergeseran tren tersebut para peminat MPV itu menjadi hilang atau tidak ada. Tentunya kami masih memasarkan produk tersebut (Ertiga),” ujar Donny.

Menurutnya, sudah ada dalam rencana dan planning kami, berdasarkan studi kami, bahwa akan ada penambahan atau perubahan sedikit untuk melakukan rangsangan terhadap market sehingga segmen-segmen yang masih ada di MPV masih secara potensi bisa kami dapatkan.”

Portofolio produk Suzuki di Indonesia saat ini pun berorientasi pada SUV. Mulai dari low SUV Suzuki XL7, small SUV Fronx, compact SUV Grand Vitara, offroader Jimny, hingga city car bergaya SUV Spresso.

Spesifikasi dan Harga Suzuki Ertiga

Suzuki Ertiga yang dipasarkan saat ini merupakan generasi kedua yang meluncur pada 2018 silam. Ia dibangun menggunakan platform HEARTECT dengan mesin K15B berkubikasi 1.462 cc 4-silinder VVT, dikombinasikan sistem mild-hybrid bertajuk Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Dapur pacu tersebut mampu memproduksi tenaga 103,2 dk dan torsi 138 Nm, kemudian disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan.

Saat ini, Suzuki Ertiga dipasarkan dalam empat varian. Berikut daftar lengkapnya dalam on the road (OTR) Jakarta:

  • Suzuki Ertiga GL MT: Rp 259,7 juta
  • Suzuki Ertiga GL AT: Rp 270,7 juta
  • Suzuki Ertiga GX Hybrid MT: Rp 274,9 juta
  • Suzuki Ertiga GX Hybrid AT: Rp 285,9 juta
  • Suzuki Ertiga Cruise Hybrid MT: Rp 287,8 juta
  • Suzuki Ertiga Cruise Hybrid MT 2Tone: Rp 289,8 juta
  • Suzuki Ertiga Cruise Hybrid AT: Rp 298,8 juta
  • Suzuki Ertiga Cruise Hybrid AT 2Tone: Rp 300,8 juta
Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version