Infomalangraya.net – Penggunaan alat penata rambut seperti catokan, telah menjadi bagian dari rutinitas kecantikan sehari-hari. Masalahnya, paparan panas berulang kerap menimbulkan kekhawatiran, mulai dari rambut kering dan rapuh hingga munculnya aroma seperti rambut terbakar atau gosong.

Seakan menjawab keresahan tersebut, perkembangan teknologi pada hair tools tidak lagi hanya berfokus pada kemampuan menata rambut, tetapi juga bagaimana perangkat dapat membantu menjaga kelembapan dan meminimalisasi risiko kerusakan rambut selama proses penataan.

Founder Bellayu, Gabriella Chong mengatakan, pemilihan alat penata rambut yang tepat memiliki peran krusial dalam meminimalkan kerusakan tambut akibat proses penataan suhu tinggi.

“Untuk menjaga kerusakan rambut, kalau seandainya nyatok, yes, heat protectant penting, tapi alat juga sangat penting,” ujar Gabriella saat ditemui di acara launching Bellayu Petite Lovely Rosy Milk and Signature Drink Pink Coco Cloud Bellayu X NIKA, di NIKA Senopati, Jakarta, Kamis (3/9).

Teknologi Tourmaline hingga Camelia Oil Infused

Untuk itu, Bellayu menghadirkan varian terbaru catokan mungil, yakni Petite Lovely Rosy Milk. Varian ini menjadi bagian dari pengembangan lini perangkat penata rambut berukuran compact yang sebelumnya telah hadir dalam warna Petite Lovely Mocha Melt.

Salah satu teknologi yang ditawarkan pada catokan berukuran mungil ini terdapat pada material platnya. Perangkat tersebut menggunakan lapisan Camellia Oil Infused, Keratin Infused Plates hingga Tourmaline Nano Ceramic yang dirancang agar plat dapat meluncur lebih mulus di sepanjang helai rambut.

Diungkap Gabriella, teknologi tersebut penting, karena gesekan berlebih antara plat dan rambut dapat membuat proses penataan terasa kurang nyaman sekaligus berpotensi memberikan tekanan tambahan pada batang rambut.

“Spesifikasinya kita ada Camellia Oil, terus ada Tourmaline, platnya tuh memang bagus. Banyak catokan itu kalau seandainya nyatok tuh suka seret, dengan teknologi ini enggak,” jelas perempuan yang akrab disapa Gaby ini.

Menurutnya, penggunaan material tersebut juga ditujukan untuk membantu mempertahankan kelembapan rambut selama proses penataan menggunakan panas.

“Manfaat utamanya menjaga kelembaban rambut supaya enggak gosong. Kan kadang kalau seandainya kita nyatok terus bau gosong gitu ya, ini untuk (melindungi dari ) itu,” tambah Gaby.

Daya Rendah dan Suhu yang Bisa Disesuaikan

Selain material plat, aspek lain yang turut diperhatikan adalah sistem pemanas dan konsumsi daya. Catokan mungil ini menggunakan teknologi pemanas Advanced MCH Technology dengan konsumsi daya 65 Watt.

Ukurannya yang ringkas juga menjadi salah satu keunggulan perangkat tersebut. Dengan bobot sekitar 265gram dan dimensi 2,6 cm x 5,6 cm x 26 cm, alat ini dirancang untuk menunjang kebutuhan penataan rambut sehari-hari, termasuk ketika bepergian.

Pengguna juga dapat menyesuaikan temperatur sesuai kondisi dan ketebalan rambut. Pengaturan suhu menjadi salah satu aspek yang penting dalam penggunaan alat penata rambut karena kebutuhan panas setiap orang dapat berbeda.

Sementara itu, mengenai daya tahan hasil penataan, Gabriella mengatakan hal tersebut tidak hanya bergantung pada kemampuan alat, tetapi juga kondisi lingkungan dan rutinitas perawatan rambut pengguna.

“Kalau ketahanan itu sebenarnya banyak faktor kan, dari humidity, dari produk apa yang sebelumnya kita pakai, pakai conditioner atau enggak. Tapi I would say, lumayan tahan dan selama ini feedback-nya positif,” tuturnya.

Sisir dengan Bulu Kuda Asli

Selain menghadirkan koleksi catokan mungil, Bellayu juga merilis produk Hush Brush in Rosy, yakni sisir premium super lembut yang terbuat dari 90 persen bulu kuda asli. Hadir dalam dua ukuran, besar dan mini.

Manfaat Hush Brush in Rosy ini dapat membantu mendistribusikan minyak alami kulit kepala secara merata, serta meningkatkan kilau dan menjaga kelembutan.

Sisir ini juga dilengkapi dengan 10% bulu nilon, untuk meningkatkan jangkauan dan memberikan kontrol lebih baik saat menyikat rambut. Hasilnya, rambut tampak rapi dan bercahaya.

“Hush Brush in Rosy dirancang untuk kulit kepala sensitif, sehingga akan sangat lembut saat dipakai. Sisir ini juga meminimalkan rambut kusut,” ujar Gaby.

Sebagai sosok kreator dan konseptor di balik semua produk-produk unggulan Bellayu, Gaby meyakini, produk hairtools semestinya tidak hanya sekadar fungsional , tapi juga harus bisa menjadi sesuatu yang personal dan fun sesuai karakter pemakaianya.

Bellayu Petite Lovely Rosy Milk dibanderol Rp 2.350.000. Sementara Hush Brush in Rosy dibanderol dengan harga Rp 495.000 untuk ukuran besar dan Rp 425.000 untuk ukuran kecil.

Catokan dan sisir tersebut saat ini tersedia di sejumlah gerai fisik, yakni Pondok Indah Mall dan Mall of Indonesia di Jakarta, Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall di Surabaya, serta Sun Plaza di Medan.

Berkolaborasi dengan NIKA

Menariknya lagi, peluncuran Petite Lovely Rosy Milk turut diramaikan melalui kolaborasi dengan gerai kopi NIKA. Kolaborasi lintas industri kecantikan dan gaya hidup ini menghadirkan signature drink bernama Pink Coco Cloud.

Minuman tersebut memadukan fresh coconut water dengan strawberry cold foam dan taburan dehydrated strawberry. Perpaduan tersebut dirancang membawa nuansa segar dan playful yang sejalan dengan karakter varian terbaru Petite Lovely Rosy Milk.

Dalam kesempatan sama, Co Founder NIKA, Lionel Hanjaya mengatakan, kolaborasi seperti ini menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi pengalaman baru dengan menggabungkan dunia ben=verage dengan beauty secara lebih kreatif.

“Melalui Pink Coco Cloud, kami ingin menciptakan minuman yang tidak hanya refreshing, tapi juga memiliki karakter visual yang memorable. Ini sekaligus melengkapi momen special dalam launching Bellayu Petite Lovely Rosy Milk,” pungkas Lionel.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version