Ringkasan Berita:

  • Cafe Kopi Tiam di Pamekasan menghadirkan konsep kopitiam klasik dengan menu andalan seperti kopi butter, roti kaya butter, dan ayam kung pao.
  • Bani Food Court menawarkan suasana outdoor instagramable lengkap dengan kolam koi, bonsai, dan berbagai kuliner khas Madura.
  • Kehadiran dua tempat nongkrong ini menunjukkan perkembangan bisnis kuliner dan UMKM di Pamekasan yang semakin diminati masyarakat.

Infomalangraya.net – Kabupaten Pamekasan, Madura, memiliki beragam tempat nongkrong yang tak hanya menawarkan sajian kuliner lezat, tetapi juga suasana nyaman dan estetik bagi para pengunjung, Kamis (21/5/2026).

Mulai dari konsep kopitiam klasik hingga food court bernuansa alam yang instagramable, sejumlah kafe di Kota Gerbang Salam menjadi favorit kawula muda hingga keluarga untuk berkumpul dan bersantai.

Dua tempat tongkrongan yang cukup mencuri perhatian masyarakat Pamekasan yakni Cafe Kopi Tiam di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih dan Bani Food Court di Jalan Lawangan Daya.

Cafe Kopi Tiam Hadirkan Nuansa Klasik dan Cita Rasa Autentik

Cafe Kopi Tiam menjadi salah satu tempat nongkrong yang ramai dikunjungi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Kafe milik pengusaha muda Raka Ramadhan itu mengusung konsep bangunan klasik dengan nuansa tradisional khas kopitiam tempo dulu.

Konsep tersebut dipadukan dengan berbagai ornamen kuno yang membuat suasana kafe terasa hangat dan nyaman bagi pengunjung.

Cafe Kopi Tiam mulai dirintis sejak akhir Desember 2023. Saat itu, usaha dengan konsep kopitiam masih belum banyak ditemukan di Kabupaten Pamekasan.

Raka Ramadhan kemudian menjadi salah satu pelopor usaha kopitiam di daerah tersebut.

Dengan modal awal sekitar Rp40 juta, Raka membangun kafe mulai dari menyewa lahan, membeli perlengkapan, hingga melengkapi interior bernuansa klasik.

Kafe ini menawarkan sejumlah menu andalan seperti kopi butter, roti kaya butter, ayam kung pao, hingga pisang goreng hangat.

Seluruh menu dibuat menggunakan bahan segar dan resep tradisional sehingga menghadirkan cita rasa autentik yang khas.

Selain menghadirkan menu klasik, Cafe Kopi Tiam juga menjadi tempat favorit anak muda untuk berkumpul karena suasananya yang santai dan estetik.

Konsep klasik yang diusung dinilai selaras dengan sajian menu kopitiam yang identik dengan budaya nongkrong sederhana namun hangat.

Tak hanya anak muda, pengunjung dari berbagai kalangan juga kerap datang menikmati sajian khas di kafe tersebut.

Cafe Kopi Tiam buka mulai pukul 15.00 WIB hingga tengah malam.

Selain mengembangkan Cafe Kopi Tiam, Raka juga mulai merambah bisnis street coffee dengan konsep gerobak motor yang menjual berbagai minuman kopi kekinian dengan harga terjangkau.

Usaha yang dirintisnya itu berawal dari ketertarikannya mempelajari racikan minuman secara autodidak sejak 2020 melalui kelas daring maupun luring.

Kini, usaha FnB yang dijalankan Raka mampu menghasilkan omzet jutaan rupiah setiap bulan.

Bani Food Court Jadi Tongkrongan Instagramable Favorit Warga

Sementara itu, Bani Food Court juga menjadi salah satu pusat nongkrong favorit masyarakat Pamekasan.

Cafe dan resto yang berada di Jalan Lawangan Daya itu dikenal memiliki konsep outdoor dengan berbagai spot foto menarik dan suasana asri.

Bani Food Court resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2020 dan diresmikan langsung oleh Bupati Pamekasan saat itu, Baddrut Tamam.

Tempat kuliner milik Ali Zaenal tersebut menghadirkan konsep pujasera modern yang dipadukan dengan taman hijau dan dekorasi estetik.

Di dalam area kafe terdapat ratusan lampu gantung, kolam ikan koi, aneka pohon bonsai, hingga gubuk bernuansa tradisional yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tak hanya itu, Bani Food Court juga menyediakan area bermain anak sehingga cocok menjadi tempat bersantai bersama keluarga.

Berbagai stan makanan khas Madura hingga kuliner modern tersedia di lokasi tersebut.

Konsep outdoor yang diusung membuat suasana kafe terasa sejuk dan nyaman, terlebih dengan suara gemericik air dari kolam ikan koi yang menambah kesan alami.

Ali Zaenal menyebut kehadiran Bani Food Court juga bertujuan mendukung pemberdayaan UMKM lokal di Pamekasan.

Sejumlah pelaku usaha kuliner lokal diberi kesempatan membuka lapak di area food court tersebut.

Selain menjadi tempat nongkrong favorit masyarakat, Bani Food Court juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Keberadaan dua tempat nongkrong tersebut menunjukkan perkembangan bisnis kuliner di Kabupaten Pamekasan semakin pesat.

Tidak hanya menawarkan makanan dan minuman, para pelaku usaha kini juga menghadirkan konsep tempat yang nyaman, unik, dan memiliki nilai estetika untuk menarik minat pengunjung.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

© 2026 Info Malang Raya. All rights reserved.

Exit mobile version