Pertumbuhan Threads yang Menggemparkan Dunia Media Sosial
Platform microblogging besutan Meta, Threads, kini semakin mendekati bahkan menyaingi X/Twitter dalam hal jumlah pengguna. Kehadiran Threads sebagai pesaing utama membuat persaingan di pasar media sosial berbasis teks kian sengit. Menurut laporan terbaru dari Similarweb, per 7 Januari 2026, Threads mencatatkan jumlah pengguna aktif harian (daily active users/DAU) sekitar 141,5 juta di seluruh platform, baik iOS maupun Android.
Sementara itu, X yang berada di bawah kepemilikan Elon Musk tercatat memiliki sekitar 125 juta pengguna aktif harian secara global pada awal Januari 2026. Namun, gambaran yang sedikit berbeda terlihat di pasar Amerika Serikat. Dalam 13 hari pertama Januari 2026, rata-rata jumlah DAU X/Twitter tercatat sekitar 21,2 juta pengguna per hari. Angka ini masih sedikit lebih tinggi dibandingkan Threads yang membukukan rata-rata sekitar 19,5 juta pengguna harian.
Meski begitu, dari sisi pertumbuhan tahunan, tren keduanya justru berbanding terbalik. Jumlah pengguna aktif harian X/Twitter versi mobile di AS turun sekitar 18,4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga Januari 2026. Sebaliknya, Threads justru mencatat lonjakan pesat dengan pertumbuhan DAU mencapai 41,8 persen YoY.
Untuk versi web, X/Twitter masih unggul jauh dengan jumlah rata-rata DAU mencapai 149,4 juta di seluruh dunia. Jumlah ini didasarkan pada data Similarweb periode dua pekan Januari 2026. Dalam periode yang sama, mikroblog Meta versi web hanya mengantongi 8,9 juta pengguna aktif harian.
Faktor-Faktor yang Mendorong Pertumbuhan Threads
Capaian Threads kemungkinan dihasilkan dari tren yang bergeser, bukan dampak dari kontroversi Grok AI di platform X. Beberapa upaya yang sudah dilakukan Meta memainkan peran penting dalam pertumbuhan Threads. Misalnya, menyisipkan Threads populer di feed (linimasa) pengguna Instagram, serta deretan fitur-fitur baru yang bikin pengguna lebih betah berlama-lama.
Beberapa fitur yang sudah dirilis, misalnya Komunitas berdasarkan topik yang disukai pengguna, filter yang lebih baik, Direct Message (DM), dan jumlah karakter posting yang lebih panjang, serta Ghost Post di mana posting bisa hilang dalam 24 jam. Integrasi antara Threads dengan Instagram merupakan keuntungan besar bagi Meta, sehingga perusahaan milik Mark Zuckerberg ini bisa mengalihkan pengguna ke mikroblognya.
Peran Penting Integrasi dengan Instagram
Mark Mahaney, direktur pelaksana senior dan analis riset internet di Evercore ISI, menyatakan bahwa integrasi antara Threads dengan Instagram merupakan keuntungan besar bagi Meta. Dengan pengguna Threads yang semakin banyak, bermunculan pula para kreator yang memanfaatkan platform tersebut untuk branding atau meluapkan ekspresi, sehingga percakapan yang terjadi antar pengguna bisa semakin terbangun dan masif.
Penurunan Pengguna Bluesky
Sementara itu, platform mikroblog lainnya, yakni Bluesky yang digadang menjadi pesaing X/Twitter karena dikembangkan oleh pendiri X/Twitter Jack Dorsey, justru menunjukkan penurunan selama setahun terakhir. Menurut data Similarweb pada 13 hari pertama Januari 2026, rata-rata DAU Bluesky mobile di seluruh dunia hanya 3,6 juta. Jumlah ini turun 44,4 persen dibanding tahun sebelumnya.
Ekspansi Iklan di Threads
Seiring dengan pertumbuhan basis pengguna, Meta juga mulai memperluas monetisasi Threads melalui iklan sejak akhir tahun 2025 lalu. Chief Financial Officer (CFO) Meta, Susan Li, mengonfirmasi bahwa iklan telah ditayangkan secara global di feed Threads. Sebelumnya, iklan baru ditampilkan di 30 negara dalam tahap uji coba awal tahun 2025.
Selain memperluas jangkauan, Meta juga akan menambah format iklan di Threads, termasuk iklan video, membuat iklan yang hadir di platform ini jadi makin padat. “Kami mengikuti pedoman monetisasi standar kami dalam mengoptimalkan format dan performa iklan,” ujar Li.
