Ringkasan Berita
Ryamizard Ryacudu adalah suami dari Nora Tristyana, putri mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Ia meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pukul 14.03 WIB. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026). Kepergian Ryamizard menyisakan duka mendalam bagi keluarga tercinta.
Selain Ryamizard, ada beberapa jenderal TNI yang menikahi putri jenderal TNI. Contohnya adalah Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa dan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Mereka memiliki latar belakang karier militer yang panjang dan berbagai jabatan strategis dalam TNI.
Sosok 3 Jenderal TNI yang Nikahi Anak Jenderal TNI
1. Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu
Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatra Selatan, pada 21 April 1950. Ia menikah dengan Nora Tristyana, putri Try Sutrisno. Pasangan ini dikaruniai tiga anak laki-laki, yaitu Ryano Patria Amanzita, Dwinanda Patria Noryanzha, dan Trynand Patria Nugraha.
Ryamizard mengenyam pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Sekolah Khusus Calon Perwira dari tahun 1985 hingga 1986. Pada 1991, ia melanjutkan pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat.
Karier militernya dimulai sejak 1974 hingga 1995, dengan berbagai jabatan seperti Komandan Peleton, Komandan Kompi, dan Danyonif Linud 305/Kostrad. Pada 1995 hingga 1997, ia menjabat sebagai Asisten Operasi Kodam Wirabuana. Selanjutnya, ia menjadi Komandan Korem 044/Gapo di Kodam Sriwijaya.
Pada 1997, Ryamizard menjadi Kepala Staf Divisi 2/Kostrad dan kemudian Kepala Staf Kodam Sriwijaya. Dari 1998 hingga 2000, ia menjabat berbagai posisi strategis seperti Panglima Divisi 2/Kostrad, Kepala Staf Kostrad, Pangdam Brawijaya, Pangdam Jaya, dan Pangkostrad.
Pada 2002 hingga 2005, ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Meskipun tidak terpilih sebagai Panglima TNI, ia akhirnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan dari 2014 hingga 2019.
2. Jenderal TNI Purn Andika Perkasa
Andika Perkasa adalah mantan Panglima TNI era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, November 2021 hingga Desember 2022. Ia juga pernah mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024, tetapi kalah.
Lahir di Bandung, Jawa Barat, 21 Desember 1964, Andika merupakan alumni Akademi Militer (Akmil) 1987. Ia berasal dari satuan Korps Baret Merah, Kopassus. Karier militernya dimulai sebagai komandan peleton hingga naik menjadi Dansub Tim 2 Detasemen 81 Kopassus.
Dari 1991 hingga 1998, ia menjabat berbagai posisi di Kopassus, termasuk Danden-621 Yon 52 Grup 2 Kopassus dan Pamen Kopassus. Pada 2002, ia menjadi Kepala Seksi Korem 051/WKT Dam Jaya. Di tahun 2011, ia dipromosikan menjadi Komandan Rindam Jaya dan meraih pangkat kolonel.
Pada 2012, ia menjabat sebagai Komandan Korem 023/kawal Samudera di Sibolga. Belum genap setahun menjabat, ia diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AD dan meraih pangkat brigadir jenderal (brigjen). Pada Oktober 2014, ia ditunjuk sebagai Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres).
Setelah itu, Andika dipromosikan menjadi Pangdam XII/Tanjungpura pada 2016. Di tahun yang sama, ia menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dandiklat) TNI AD. Pada 2017, ia menjadi Pangkostrad dan akhirnya menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
3. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak adalah perwira tinggi di TNI Angkatan Darat (AD) yang menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sejak November 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad.
Lahir di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 27 Februari 1970, Maruli menikah dengan Paulina Panjaitan, putri Luhut Binsar Pandjaitan. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak, yaitu Faye Simanjuntak dan Noah Simanjuntak.
Maruli lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1992. Ia menempuh berbagai pendidikan seperti SMAK Dago Bandung (1985—1988), Akademi Militer (1989—1992), Sesarcabif, Dik PARA, Dik Komando, Dik Free Fall, Diklapa I, Diklapa II, dan Seskoad Dikreg XLV (2007).
Karier militernya dimulai sejak 2002, dengan jabatan seperti Dandenpur Cakra. Pada 2005—2008, ia menjadi Pabandya Opssus. Pada 2008—2009, ia menjabat sebagai Danyon 21 Grup 2/Sandi Yudha. Selanjutnya, ia menjadi Danseko Pusdikpassus (2009—2010).
Di tahun 2010—2013, ia menjadi Wadan Grup 1/Para Komando. Pada 2013—2014, ia menjadi Dan Grup 2/Para Komando. Pada 2014, ia menjabat sebagai Asops Danjen Kopassus.
Pada 2014, ia menjadi Dan Grup A Paspampres. Dua tahun kemudian, ia menjabat sebagai Danrem 074/Warastratama. Pada 2017, ia menjadi Wadan Paspampres. Di tahun yang sama, ia dipercaya untuk menjabat Kasdam IV/Diponegoro.
Pada 2018, ia menjadi Danpaspampres. Di tahun 2020, ia menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana. Dua tahun kemudian, ia menjadi Pangkostrad. Barulah di tahun 2023, Jenderal Maruli Simanjuntak diangkat sebagai KSAD.
