Perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat dalam Piala Asia 2027. Turnamen ini akan digelar di Arab Saudi dan menjadi ajang yang sangat menantang bagi anak asuh John Herdman. Salah satu lawan terberat yang akan dihadapi adalah Jepang, tim yang memiliki reputasi kuat dalam sepak bola Asia.

Jepang, yang dikenal sebagai tim tangguh, masih diasuh oleh Hajime Moriyasu. Kepastian ini didapatkan setelah pelatih berusia 57 tahun itu menandatangani perpanjangan kontrak jangka pendek. Meskipun gagal membawa Jepang melangkah jauh di Piala Dunia 2026, Moriyasu tetap dipercaya untuk memimpin tim di Piala Asia 2027.

Namun, media Jepang melaporkan bahwa kontrak baru Moriyasu akan berakhir setelah Piala Asia 2027. Ia akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih, terlepas dari performa tim di turnamen tersebut. Setelahnya, posisi pelatih akan digantikan oleh Go Oiwa, arsitek Timnas U-23 Jepang.

“Oiwa akan menggantikan Moriyasu sebagai pelatih tim senior setelah kejuaraan kontinental berakhir pada bulan Februari,” demikian pernyataan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA). “Oiwa akan mengambil alih posisi manajer Samurai Biru saat mereka membidik Piala Dunia 2030.”

JFA juga memastikan bahwa Oiwa akan tetap memimpin Timnas U-23 Jepang dalam persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Mantan pemain internasional Jepang, Oiwa yang berusia 54 tahun, juga akan terus menjabat sebagai pelatih tim U-21 negara itu dalam persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Oiwa diperkirakan akan diperkenalkan dalam konferensi pers pada Jumat (24/7/2026) dan memulai tugasnya pada Maret 2027. Sejak ditunjuk setelah Piala Dunia 2018, Moriyasu menjadi pelatih dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Timnas Jepang. Ia juga menjadi pelatih pertama dalam sejarah negara tersebut yang memimpin 100 pertandingan internasional.

Dari 107 pertandingan yang dipimpinnya hingga saat ini, ia mencatatkan 73 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 19 kekalahan. Ia memimpin tim meraih kemenangan mengejutkan atas Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022 sebelum kalah adu penalti dari Kroasia di babak 16 besar. Pada edisi tahun ini, Jepang harus rela tersingkir di babak 32 besar akibat gol menit-menit akhir dari Gabriel Martinelli.

Moriyasu juga pernah melatih Jepang di dua Piala Asia, satu Copa America, dan Olimpiade Tokyo 2021 saat mereka finis di peringkat keempat.

Piala Asia 2027 akan digelar di Arab Saudi mulai 7 Januari hingga 5 Februari dan diikuti oleh 24 tim yang dibagi ke dalam enam grup. Dari hasil undian, Jepang tergabung dalam Grup F dan akan menghadapi juara bertahan Qatar, Thailand, dan Indonesia.

Moriyasu dan anak-anak asuhnya akan memulai perjalanan mereka dengan melawan Timnas Indonesia pada 11 Januari. Jepang telah memenangkan turnamen ini sebanyak empat kali dan menjadi rekor terbanyak, namun terakhir kali pada 2011. Moriyasu memimpin Jepang ke final Piala Asia 2019 sebelum kalah dari Qatar dan tersingkir di perempat final oleh Iran pada 2023.

Ia akan berupaya mengakhiri masa jabatannya dengan hasil terbaik dan memutus puasa trofi selama 16 tahun di Piala Asia 2027.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version