Apresiasi terhadap Kinerja Pemerintah dan Aparat dalam Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026

Ketua Generasi Pemuda Sosial Nusantara (GPSN), Habib Muhammad Zaidzul Fikri Assegaf, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ia menilai bahwa keberhasilan pengamanan dan pengaturan arus mudik tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat yang saling menjaga ketertiban selama momentum lebaran.

Menurut Fikri, suasana lebaran yang berlangsung aman dan kondusif merupakan hal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Ia berharap langkah-langkah pemerintah dan aparat dapat terus dilakukan agar kondisi yang aman dan tertib ini tetap terjaga.

Keberhasilan Pengamanan Arus Mudik dan Balik

Fikri mengatakan bahwa upaya menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban masyarakat pascalebaran sejalan dengan visi besar pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang terjaga selama momentum Lebaran merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang damai dan sejahtera.

Selain itu, Fikri juga menyebut bahwa hal tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya pada poin ke-8 yang menekankan pentingnya memperkuat kehidupan yang harmonis serta toleransi antarumat beragama. Ia menegaskan bahwa nilai persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial yang dirasakan selama Lebaran harus terus dijaga sebagai bagian dari komitmen bersama membangun bangsa yang adil dan makmur.

Apresiasi kepada Pihak Terkait

Fikri secara khusus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas dedikasi dan kerja keras dalam memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan tertib. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, serta Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin atas kontribusi mereka dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini.

Sebagai tokoh agama, Fikri juga menyampaikan doa agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kebersamaan setelah momentum lebaran berakhir. Ia berharap nilai-nilai silaturahmi, saling memaafkan, serta kepedulian sosial yang tumbuh selama Idulfitri dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan untuk Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Fikri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing guna menciptakan suasana yang damai dan harmonis. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif di lingkungan masing-masing meski masa libur lebaran telah usai.

“Momentum lebaran harus menjadi penguat persatuan dan kebersamaan, bukan hanya sesaat, tetapi terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Fikri. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kerukunan sosial merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Sinergi yang Perlu Dipertahankan

Fikri berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan serta memperkokoh persatuan bangsa setelah momentum lebaran. Pemerintah sebelumnya menyatakan bahwa pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan relatif lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya.

Data Kementerian Perhubungan mencatat puncak arus balik pada Selasa (24/3/2026) mencapai 256.338 kendaraan dalam satu hari, lebih tinggi dibandingkan periode lebaran tahun lalu yang tercatat sebanyak 223.163 kendaraan.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version