Wisata Kuliner Legendaris di Wonogiri yang Harus Dicicipi

Wonogiri, sebuah kota kecil di Jawa Tengah, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki berbagai kuliner legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun. Setiap hidangan memiliki cita rasa khas dan autentik yang mampu memanjakan lidah pengunjung. Berikut adalah beberapa rekomendasi kuliner legendaris yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Wonogiri.

1. Sate Kambing Pak Kembar: Sejak Kemerdekaan

Bagi pecinta sate kambing, Sate Kambing Pak Kembar adalah destinasi wajib. Warung ini telah berdiri sejak 1945 dan masih mempertahankan resep turun-temurun. Tekstur daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna membuat hidangan ini sangat nikmat. Selain sate, tersedia pula tongseng dan gulai kambing yang lezat disantap bersama nasi hangat.

Alamat: Patisari, Talunombo, Kec. Baturetno, Kabupaten Wonogiri

Jam buka: 07.30-22.00

2. Nasi Thiwul Mbok Sembleng: Sensasi Makan di Rumah Joglo

Berbeda dengan restoran modern, Nasi Thiwul Mbok Sembleng mengajak pengunjung merasakan makan di rumah joglo sederhana. Berdiri sejak 1991, tempat ini menggunakan tungku dan kayu bakar untuk memasak. Menu yang ditawarkan antara lain nasi tiwul, aneka sayur, ikan asin, trancam, lalapan, gorengan, dan sambal yang pedasnya pas.

Alamat: Saratan, Sejati, Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri

Jam buka: 16.00-23.00

3. Bakso Titoti: Kuliner Andalan Kota

Belum lengkap ke Wonogiri jika belum mencicipi Bakso Titoti, legendaris sejak 1980-an. Kini memiliki dua cabang strategis di pusat kota, menyajikan bakso, mie ayam, siomay, hingga ayam goreng. Sensasi kuah gurih berpadu dengan tekstur bakso kenyal menjadikannya favorit wisatawan dan warga lokal.

Alamat:

Jalan P. Sudirman, Sukorejo, Giritirto, Kec. Wonogiri

Jl. Raya Wonogiri-Ponorogo, Brubuh, Ngadirojo Lor, Kec. Ngadirojo

4. Sate Kambing Pak Gino: Selalu Ramai Wisatawan

Sejak tahun 1960-an, Sate Kambing Pak Gino telah menjadi ikon kuliner Wonogiri. Daging kambing empuk, bumbu kecap yang meresap, dan aroma sedap membuat sate, tongseng, dan gulainya selalu laris manis. Tempat ini pun tetap eksis hingga generasi berikutnya.

Alamat: Jalan Solo-Wonogiri No.1, Singodutan, Kec. Selogiri, Kabupaten Wonogiri

Jam buka: 07.00-17.00

5. Pindang Kambing Mbok Sinem: Hanya Buka 3,5 Jam

Keunikan Pindang Kambing Mbok Sinem adalah jam operasionalnya yang terbatas, hanya 3,5 jam setiap sore. Namun hal itu tidak mengurangi antusiasme pengunjung. Sejak 1988, pindang kambing dengan tekstur seperti bubur ini disajikan di atas alas daun jati, kaya rasa dan autentik.

Alamat: Jalan Raya, Sanggrahan, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri

Jam buka: 15.30-18.00

6. Ayam Panggang Mbok Tiyem: Masak Tradisional dengan Tungku



Ayam Panggang Mbok Tiyem, berdiri sejak 1960-an, menghadirkan ayam panggang dengan bumbu meresap sempurna yang dimasak menggunakan tungku tradisional. Sambal korek dan urapan khas menambah rasa otentik yang tak terlupakan.

Alamat: Barat Lapangan Sambi Jatisrono & Jl. Raya Wonogiri-Ponorogo, Sambilor, Watangsono, Kec. Jatisrono

7. Sego Kuning Mbok Sriwi: Warisan Sejak 1955

Sego Kuning Mbok Sriwi menawarkan pengalaman bersantap sederhana dengan duduk di atas tikar. Menu utamanya adalah nasi dengan kuah sayur dari pepaya yang berwarna kuning. Berdiri sejak 1955, tempat ini menjadi salah satu kuliner legendaris paling ramai di Wonogiri.

Alamat: Saratan, Sejati, Kec. Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri

Jam buka: 15.00-00.00

8. Pecel Spesial Mbah Nardi: Bumbu Kacang Kaya Rasa

Pecel Spesial Mbah Nardi, berdiri sejak 1970-an, dikenal dengan bumbu kacang khas yang kaya rasa. Seporsi nasi pecel berisi sayuran segar, toge, timun, dan nasi hangat, ditambah lauk seperti telor ceplok dan gorengan, semakin memanjakan lidah pengunjung.

Alamat: Jl. Jend. Sudirman No.191, Donoharjo, Wuryorejo, Kec. Wonogiri

Jam buka: 06.30-14.00

9. Rumah Makan Alami Sayang: Prasmanan Legendaris

Rumah Makan Alami Sayang, berdiri sejak 1998, menawarkan hidangan prasmanan dengan puluhan sayur, lauk, dan gorengan. Kini memiliki dua cabang dan tetap mempertahankan cita rasa legendaris yang membuatnya jadi favorit warga Wonogiri.

Alamat:

Ngadirojo Kidul, Kec. Ngadirojo

Jl. Raya Wonogiri-Ponorogo No.KM, Brubuh, Ngadirojo Lor, Kec. Ngadirojo

10. Nasi Kuning Mbok Cithet: Tradisi Kuliner Sejak 1965

Meski bernama Nasi Kuning, hidangan ini berbeda dari biasanya. Di tempat yang berdiri sejak 1965, nasi putih disajikan dengan sayur beralas daun jati, kemudian disiram kuah berwarna kuning. Suasana dapur tradisional dengan kompor tungku menambah sensasi makan autentik.

Alamat: Jurutengah, Sejati, Kec. Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version