Peningkatan Kualitas Guru Pendidikan Agama Islam

Sebanyak 15.038 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kementerian Agama (Kemenag) berhasil lulus sertifikasi melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Mereka menjadi bagian dari total 97.122 guru binaan Kemenag yang meraih sertifikat pendidik pada PPG angkatan keempat, yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025. Capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui para guru selama beberapa tahun terakhir.

Peran guru PAI sangat fundamental, tidak hanya dalam transfer pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan akhlak dan karakter bangsa. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, yang menekankan bahwa sertifikasi bukan sekadar pengakuan, tetapi juga amanah. Guru harus terus belajar, menjadi teladan, dan menghadirkan pembelajaran yang mencerahkan.

Program Sertifikasi Berbasis PPG

Kemenag terus mengakselerasi program sertifikasi guru berbasis PPG yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Bagi guru PAI yang telah menempuh seluruh tahapan sertifikasi dengan penuh kesungguhan, ini dianggap sebagai kado Idulfitri bagi guru dan keluarganya.

Sertifikasi ini tidak hanya berdampak pada pengakuan profesional, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan. Dengan status tersertifikasi, guru berhak memperoleh tunjangan profesi. Ini diharapkan makin memotivasi guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Peran Strategis Guru PAI

Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menambahkan bahwa guru PAI memiliki posisi strategis dalam sistem pendidikan nasional. Mereka berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik. Dengan kompetensi yang makin terstandar melalui sertifikasi, diharapkan kualitas pembelajaran PAI semakin kuat dan relevan.

Program ini tetap menjaga standar mutu. Terdapat 15.038 peserta lulus dan 120 peserta belum lulus. Bagi yang belum lulus, akan mengikuti kembali sebagai retaker pada sesi ujian tahap berikutnya. Ini menunjukkan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas.

Penguatan Karakter dalam Pembangunan Nasional

Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan nasional. Guru PAI profesional, sejahtera, dan berintegritas diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan nilai dan moral.

Ke depan, Kementerian Agama berharap para guru PAI yang telah tersertifikasi dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan memperkuat karakter melalui penguatan keimanan, menghadirkan pembelajaran yang inspiratif, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version