Lagu-lagu yang Bisa Menjadi Penyembuh Kesehatan Mental
Lagu selalu menjadi teman bagi siapa saja, baik untuk diri sendiri maupun dinikmati bersama orang lain. Lagu didengarkan ketika sedang suntuk, di perjalanan, atau saat karaoke bersama teman. Hampir tidak mungkin hidup tanpa keberadaan lagu. Kata pepatah mengatakan, “Ketika kita sedang bahagia, kita mendengarkan musiknya; ketika kita sedang sedih dan kalut, kita memahami liriknya.” Tak jarang, lagu dijadikan sebagai ‘obat’ bagi mereka dengan setiap bait lirik dan makna yang dikandungnya.
Berikut ini adalah rekomendasi 20 lagu tentang kesehatan mental yang cocok untuk didengarkan di kala perlu semangat dan motivasi.
1. Yura Yunita – Tenang
Dialog dini hari
Kepada diriku sendiri
Tak bisa ku tertidur lagi
Melayang pikirku tak pasti
Lagu ‘Tenang’ yang dinyanyikan Yura Yunita bercerita tentang refleksi diri. Sebuah keadaan di malam hari yang sunyi, saat manusia gelisah akan pikiran tentang banyak hal yang menghantui. Akibatnya, tiada rasa kantuk karena hanya isi kepala yang sibuk. Namun demikian, lanjutan lirik ‘Tenang’, yakni terutama bagian Reff, membahas soal puncak dari perenungan diri yang sudah terlanjur kalut. Tokoh ‘aku’ dalam lagu itu, meminta ketenangan pada sang Pencipta, agar malamnya menjadi damai dan hilang pergolakan diri.
2. Nadin Amizah – Beranjak Dewasa
Kita beranjak dewasa
Jauh terburu seharusnya
Bagai bintang yang jatuh
Jauh terburu waktu
Mati lebih cepat
Mati lebih cepat
Lagu ‘Beranjak Dewasa’ merupakan salah satu lagu yang masuk dalam album Selamat Ulang Tahun milik Nadin Amizah yang rilis tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-20 tahun. Secara ringkas, lagu ‘Beranjak Dewasa’ menceritakan tentang proses pendewasaan. Berada di tahapan hidup sebagai orang dewasa, rasanya terlalu cepat terjadi. Bertambahnya umur, berarti juga berkurangnya umur. Kematian pun akan semakin dekat seiring waktu berjalan. Lagu ini sangat cocok didengarkan sebagai self-reminder tentang hidup.
3. RAN & Hindia – Si Lemah
Hai, si lemah
Buatlah semesta menerima
Dirimu apa adanya
Relakanlah
Masih banyak senyum di dunia
Yang bisa terima semua indah kurangmu
Lagu ‘Si Lemah’ menyimpan pesan self-love. Meski kamu punya kekurangan, jadilah diri sendiri, tampillah apa adanya. Seharusnya, bukan manusia yang menyesuaikan diri dengan standar dunia. Dunialah yang harus menerima tiap-tiap jiwa manusia secara apa adanya. Meski terkadang ada orang-orang yang tidak berpihak pada kita, relakanlah. Masih banyak orang di dunia ini yang mau menerima segala kekurangan dan kelebihan kita sebagai manusia.
4. Hindia – Secukupnya
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
Lagu ‘Secukupnya’ yang dinyanyikan oleh Hindia mengingatkan kita bahwa tak mengapa gagal. Perlu diingat kalau kegagalan itu wajar terjadi. Kita pun berhak untuk menangisi kegagalan kita. Namun, menangislah secukupnya. Jangan terlalu larut dalam kesedihan yang membuat kita tidak melangkah maju.
5. Isyana Sarasvati – Untuk Hati yang Terluka
Biarkan kegelapanmu
Menemukan titik terang baru
Pasukanmu kan kembali
Memelukmu yang baru
Lagu ‘Untuk Hati yang Terluka’ yang dinyanyikan Isyana Sarasvati juga menjadi lagu pengingat, sekaligus pemberi semangat untuk orang-orang yang sedang menghadapi kegagalan. Seperti kata pepatah yang sering disebut, “Bintang hanya bisa bersinar di gelapnya malam.” Terkadang, kita perlu merasakan kegelapan agar bisa bersinar lebih terang dengan titik terang yang baru. Gagal pun bukan berarti mimpi-mimpimu telah usai. Kita harus bangkit kembali; dan jangan terobsesi dengan mimpi lama yang dipaksakan.
6. Tulus – Diri
Bisikkanlah terima kasih pada diri sendiri
Hebat dia terus menjagamu dan sayangimu
Suarakan bilang padanya jangan paksakan apapun
Suarakan ingatkan terus aku makna cukup
Lagu ‘Diri’ milik Tulus memiliki pesan moral yang amat kuat. Terkadang, dalam mengejar impian dan cita-cita, kita sebagai manusia sering berupaya terlalu keras. Akibatnya, secara tidak sadar kita jadi menyiksa diri sendiri di balik kata usaha. Sesekali, ucapkanlah terima kasih kepada diri sendiri karena telah berusaha sejauh ini. Tak ada hal yang lebih penting daripada diri sendiri, sehingga sudah seharusnya untuk berbaik hati pada diri.
7. Tulus – Manusia Kuat
Kau bisa patahkan kakiku
Tapi tidak mimpi-mimpiku
Kau bisa lumpuhkan tanganku
Tapi tidak mimpi-mimpiku
Lagu ‘Manusia Kuat’ oleh Tulus menjadi lagu afirmasi untuk manusia yang sedang mengejar impian dan cita-citanya. Setiap lirik yang Tulus bangun seolah-olah mengingatkan bahwa tak seorangpun bisa menghentikan mimpi manusia-manusia kuat, yakni para pemimpi yang mau berjuang. Tulus juga seakan-akan ingin menyampaikan bahwa kita adalah manusia-manusia kuat, tak mudah menyerah terhadap segala rintangan yang ada.
8. Kunto Aji – Rehat
Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi
Lagu ‘Rehat’ oleh Kunto Aji mengingatkan bahwa setiap hal yang terjadi luar rencana, bukan salah kita. Semua telah ditentukan, dan manusia hanya bisa berencana. Usahakan jangan berhenti pada ketidaksesuaian rencana. Hilangkan juga pikiran-pikiran yang tidak pasti. Jangan khawatir akan masa depan, jalanilah hari ini yang bisa menjadi penentu masa depan.
9. Kunto Aji – Sulung
Yang sebaiknya kau jaga
Adalah
Dirimu sendiri
Lagu ‘Sulung’ oleh Kunto Aji seakan-akan menampar siapapun yang sedang berada di dalam situasi menjalin hubungan yang tidak sehat. Terkadang, kita terlalu dibutakan oleh cinta hingga acap kali tak sadar bahwa kita telah menyakiti diri sendiri. Cukupkanlah ikatan yang tak seharusnya untuk kita. Lepaskan dan relakan sebelum kita semakin hilang arah dan kesadaran. Diri kita lebih berharga.
10. Ardhito Pramono – Fine Today
There were times when it rains
Just the thing kept me sane
It’s too much for a little time of fame
Lagu ‘Fine Today’ oleh Ardhito Pramono meyakinkan kita bahwa kita akan baik-baik saja. Terkadang dalam hidup ada hujan yang berkunjung. Namun, hujan sebagai gambaran dari hari-hari yang tak cerah itu, ada untuk keseimbangan. Apabila kita terlalu larut dalam gelora kebahagiaan, kita bisa saja menjadi tidak waras. Kita tidak akan lebih menikmati momen bahagia jika kita tidak pernah mengenal kesedihan.
