Kegiatan Ramadan Skills Upgrading di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Sebanyak 250 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan Ramadan Skills Upgrading di kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja saat ini.
Dalam acara ini, peserta mendapatkan pembekalan dalam beberapa bidang penting seperti public speaking, digital marketing, dan produksi konten audio visual. Rektor UIN Banten, Muhammad Ishom, menekankan bahwa bulan Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas diri.
Tujuan dan Pesan Penting dari Acara
Acara Ramadan Skills Upgrading digelar di Multifunction Hall kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada Kamis (5/3/2026). Dalam sambutannya, Rektor Muhammad Ishom menyampaikan bahwa bulan Ramadan seharusnya menjadi momen untuk terus menambah ilmu pengetahuan dan memperbaiki kualitas diri. Ia menegaskan bahwa turunnya Al-Qur’an pada bulan ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus belajar dan berkembang.
Ishom berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal keterampilan baru bagi mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja di era digital. Selain itu, ia juga berharap mahasiswa mampu merasakan makna Ramadan yang sejati dengan meningkatkan kapasitas diri.
Materi Pelatihan yang Disampaikan
Pada sesi pertama pelatihan, mahasiswa mendapatkan materi mengenai public speaking yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Arif Fahruddin. Dalam pemaparannya, Arif menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu keterampilan penting di era digital, terutama untuk menyampaikan pesan dakwah secara efektif kepada masyarakat.
Selain itu, peserta juga mengikuti kelas digital marketing yang membahas peluang bisnis berbasis teknologi serta strategi mengembangkan usaha melalui platform daring. Materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai potensi ekonomi digital yang terus berkembang dan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.
Pelatihan Produksi Konten Audio Visual
Pada sesi selanjutnya, mahasiswa mendapatkan pelatihan produksi konten audio visual dari seorang sutradara film dokumenter. Dalam sesi ini, peserta diajarkan teknik dasar pembuatan konten kreatif yang dapat digunakan sebagai media dakwah maupun sarana komunikasi digital. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan keislaman tidak hanya melalui ceramah konvensional, tetapi juga melalui berbagai media digital yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Apresiasi dan Kolaborasi dalam Kegiatan
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat, Arif Fakhrudin, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta dalam kegiatan pendidikan menjadi langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan, As’ari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia kampus, organisasi keagamaan, serta sektor swasta. Selain pelatihan keterampilan, kegiatan tersebut juga diisi dengan agenda sosial berupa pemberian santunan kepada 250 penerima manfaat di lingkungan kampus sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki bekal keterampilan digital yang memadai sekaligus semangat produktivitas yang terus berlanjut bahkan setelah Ramadan berakhir. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif.





