Persebaya Surabaya Kembali Tunjukkan Kekuatan di Kandang Bali United
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan penting dalam pertandingan melawan Bali United dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Hasil ini menjadi bukti kuat bahwa tim asuhan Bernardo Tavares mampu tampil kompetitif bahkan ketika bermain di kandang lawan.
Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Persebaya di klasemen Super League musim 2025/2026, tetapi juga menunjukkan perbaikan signifikan dalam performa dan strategi yang diterapkan oleh pelatih asal Portugal tersebut. Dengan tambahan tiga poin, Persebaya kini berada di lima besar klasemen sementara, memberi harapan baru bagi skuad Green Force untuk terus bersaing di papan atas.
Tekanan Berkelanjutan Sejak Awal Pertandingan
Sejak menit pertama, Persebaya Surabaya langsung menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka mengambil inisiatif serangan dengan penguasaan bola yang rapi dan tekanan intens dari berbagai sisi lapangan. Strategi ini membuat Bali United kesulitan dalam mengembangkan permainan mereka sendiri.
Pada menit ke-20, Persebaya Surabaya membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh striker asing, Mihailo Perovic. Gol ini datang setelah ia memanfaatkan peluang di kotak penalti dengan penyelesaian yang sangat akurat. Skor 1-0 menjadi awal yang baik bagi Persebaya Surabaya, yang kemudian menjaga dominasi hingga babak pertama berakhir.
Dominasi Berlanjut di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya tidak mengurangi intensitas permainan mereka. Serangan dari sisi sayap terus dilakukan, sehingga lini pertahanan Bali United harus bekerja keras untuk menghalangi serangan-serangan yang datang secara terus-menerus.
Pada menit ke-45, Persebaya Surabaya mencatatkan gol kedua melalui Alfan Suaib, pemain muda yang sukses memanfaatkan umpan matang dari Rivera. Gol ini meningkatkan kepercayaan diri tim tamu dan membuat permainan mereka semakin cair dan lepas.
Dominasi Persebaya Surabaya terus berlanjut hingga menit ke-73, ketika Risto Mitrevski mencetak gol ketiga melalui tendangan yang tidak bisa dihalau oleh kiper Bali United. Gol ini menjadi bukti bahwa Persebaya Surabaya mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Bali United Coba Bangkit, Tapi Gagal
Meskipun Bali United mencoba untuk bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, permainan mereka kerap kandas karena rapatnya lini tengah dan solidnya pertahanan Persebaya Surabaya. Hanya pada menit ke-88, Bali United berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Jordy Bruijn. Namun, gol ini tidak banyak mengubah jalannya pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya Surabaya. Hasil ini menunjukkan bahwa tim asuhan Bernardo Tavares mampu mengontrol laga sejak awal hingga akhir.
Konsistensi Permainan dan Potensi Keberhasilan
Kemenangan di Gianyar ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Persebaya Surabaya musim ini. Dengan 35 poin yang dikumpulkan, mereka kini berada di lima besar klasemen sementara Super League 2025/2026. Konsistensi permainan dan efisiensi dalam memanfaatkan peluang menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya untuk terus menjaga momentum positif.
Peran Bernardo Tavares dalam mengatur taktik yang efektif juga mendapat apresiasi. Ia berhasil memaksimalkan keseimbangan antara pemain senior dan pemain muda, yang memberikan dampak positif terhadap performa tim.
Selain itu, dukungan dari para suporter juga menjadi energi tambahan bagi skuad Green Force. Mental bertanding yang kuat terlihat dari cara Persebaya Surabaya mengontrol laga sejak menit awal hingga akhir.
Dengan hasil seperti ini, Persebaya Surabaya memiliki peluang besar untuk terus merangsek ke papan atas. Jika performa mereka dapat dipertahankan, Green Force berpotensi menjadi penantang serius dalam perebutan gelar musim ini.





