Jakarta — Komika ternama Indonesia, Pandji Pragiwaksono, telah menjalani pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan materi stand up comedy-nya yang berjudul Mens Rea. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2/2026) dan berlangsung selama delapan jam. Dalam proses pemeriksaan ini, penyidik memberikan sebanyak 63 pertanyaan kepada Pandji.

Berikut adalah fakta-fakta penting dari pemeriksaan tersebut:

Dicecar Soal ‘Mens Rea’

Pengacara Pandji, Haris Azhar, menyampaikan bahwa sebagian besar pertanyaan dari penyidik mengarah pada penyelenggaraan acara Mens Rea. Ia menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut, pandangan penyidik juga mencakup penjelasan tentang nama-nama pelapor serta siapa saja yang melaporkan Pandji. Selain itu, mereka juga menanyakan detail penyelenggaraan acara.

Haris menambahkan bahwa dalam pemeriksaan, Pandji juga menonton ulang potongan video Mens Rea yang menjadi dasar laporan dari para pelapor. Materi yang dipertanyakan termasuk topik seperti pembagian tambang terhadap Nadhlatul Ulama dan Muhammadiyah, pemilu di Jawa Barat, serta kaitan dengan kebiasaan Salat.

Selain itu, Haris menyebutkan bahwa Pandji dilaporkan terkait beberapa pasal dalam KUHP, antara lain Pasal 300 tentang penodaan agama, Pasal 301 terkait penyebarluasan, Pasal 242 mengenai penistaan terhadap kelompok tertentu, serta Pasal 243 tentang penyebaran ujaran kebencian.

Soal Barang Bukti

Haris juga mengungkap bahwa penyidik menunjukkan sejumlah barang bukti yang digunakan sebagai dasar laporan. Barang bukti tersebut berupa potongan video dari acara Mens Rea. Namun, muncul pertanyaan mengenai keabsahan barang bukti tersebut karena potongan video tersebut tidak berasal dari versi lengkap acara yang tersedia di platform Netflix.

Menurut Haris, potongan video yang ditunjukkan kepada Pandji berasal dari akun TikTok, bukan dari file utuh yang tersedia di Netflix. Hal ini memicu keraguan mengenai konteks komedi yang dibawakan oleh Pandji.

“Seharusnya barang bukti yang digunakan adalah keseluruhan materi stand up comedy agar bisa dinilai secara utuh apakah termasuk pidana atau tidak,” ujar Haris.

Ia menilai bahwa menggunakan potongan-potongan video untuk membentuk dasar laporan bisa mengarah pada kesimpulan yang tidak objektif. Menurutnya, hal ini bisa memperparah masalah karena konteks komedi yang sebenarnya tidak sepenuhnya terlihat.

Pandji Mengaku Tidak Lakukan Penistaan

Setelah menjalani pemeriksaan, Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan penistaan agama saat membawakan materi Mens Rea. Ia menekankan bahwa niatnya murni sebagai karya seni dan tidak memiliki maksud jahat sama sekali.

“Ya saya tadi menjalani prosesnya, saya coba untuk jawab pertanyaan dari polisi sebaik mungkin. Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama,” kata Pandji.

Respons Dukungan Gibran

Pandji juga menyampaikan rasa senangnya setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan dukungan terhadap dirinya. Menurut Pandji, Gibran merupakan contoh yang baik dalam menanggapi humor tanpa terlalu serius.

“Saya rasa wakil presiden Gibran jadi contoh bahwa gimana baiknya menangkap sebuah joke, gimana baiknya memproses sebuah joke,” ujar Pandji.

Ia menambahkan bahwa materi stand up comedy sejatinya tidak perlu ditanggapi secara berlebihan hingga menimbulkan konflik. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi respons Gibran terkait Mens Rea.

“Bahwa sebuah joke itu tidak perlu ditanggapi terlalu serius dan tidak perlu sampai menciptakan permasalahan. Saya rasa itu indikasi yang cukup baik,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa dalam materi Mens Rea, Pandji sempat menyentil kondisi mata Gibran yang terlihat seperti orang mengantuk. Namun, Gibran sendiri menyatakan bahwa dirinya tidak mempersoalkan materi tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang memberikan hak kebebasan berekspresi bagi setiap warganya.

Gibran juga menyampaikan dukungan terhadap anak-anak muda Indonesia, termasuk Pandji, untuk terus berkarya dan memberikan masukan sesuai dengan norma, lokal, budaya, dan agama yang berlaku di Indonesia.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version