Infomalangraya.net, JAKARTA – Pagi ini, kami hadirkan berita terpopuler sepanjang Senin (19/1) yang mencakup berbagai isu penting. Mulai dari pengakuan KPK tentang operasi tangkap tangan di Pati, hingga informasi mengenai gaji guru PPPK paruh waktu di Mataram. Selain itu, ada juga kronologi jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang menjadi perhatian publik. Berikut penjelasannya.
1. Semua Guru Sudah ASN, Gaji PPPK Paruh Waktu Rp1,5 Juta
Dinas Pendidikan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah memastikan bahwa anggaran gaji guru PPPK paruh waktu tidak lagi berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini dilakukan untuk memastikan kesejahteraan para guru yang sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kami pastikan 50 PPPK paruh waktu guru yang sudah menerima SK pada 18 Desember 2025, tidak digaji dari BOS,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf di Mataram, Minggu (18/1).
Gaji guru PPPK paruh waktu tersebut sebesar Rp1,5 juta, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sesuai dengan standar gaji PPPK paruh waktu lainnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan kepastian bagi tenaga pendidik.
2. OTT KPK: Wali Kota Madiun Maidi dan 14 Orang Diamankan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1). Dalam kegiatan tersebut, 15 orang diamankan, termasuk Wali Kota Madiun Maidi.
Sembilan orang di antaranya terjaring dalam OTT, sementara sisanya ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan. Maidi dan beberapa tersangka lain dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi kegiatan tersebut. “Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” katanya.
Adanya bukti ratusan juta rupiah yang ditemukan dalam OTT ini menunjukkan adanya indikasi korupsi yang serius di wilayah tersebut.
3. KPK Benarkan OTT di Pati, Salah Satu yang Diamankan Diduga Sudewo?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan sedang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kegiatan ini masih dalam tahap pendalaman dan melibatkan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diamankan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi perkembangan operasi tersebut. “Terkait yang di wilayah Pati, saat ini masih berprogres. Kita sama-sama tunggu perkembangannya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1).
Salah satu yang diamankan diduga adalah Sudewo, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak KPK. Informasi ini memicu spekulasi mengenai skala korupsi yang sedang diselidiki.
4. Pekerja Kafe di Pekanbaru Ditemukan Tewas, Polisi Bilang Begini
Warga Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang ditemukan tewas di Jalan Thamrin. Korban diketahui bernama Sandi Hidayat, seorang pekerja di sebuah kafe di Pekanbaru.
Tubuh korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak tak bernyawa, sehingga memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian, pada Minggu (18/1).
Polisi menyatakan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban. Sampai saat ini, motif dan pelaku masih dalam proses investigasi.
5. Begini Kronologi Penemuan Pesawat ATR 42-500
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pihaknya memberikan pendampingan, dukungan informasi, dan layanan yang dibutuhkan secara penuh terkait pencarian pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.
“Kami pastikan memberikan pendampingan, dukungan informasi dan layanan yang dibutuhkan,” ujarnya dikutip Senin (19/1).
Dudy menegaskan hingga saat ini pencarian puing-puing dan penumpang pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan secara intensif dan terkoordinasi baik dengan seluruh pihak berwenang. Proses pencarian ini dilakukan dengan harapan dapat segera menemukan keberadaan para penumpang dan puing pesawat.





