Kuliner Legendaris di Wonogiri yang Tetap Eksis dengan Rasa Tradisional

Wonogiri, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, dikenal sebagai tempat yang menyimpan berbagai kuliner legendaris yang masih bertahan hingga saat ini. Beragam makanan khas dengan cita rasa tradisional menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun warga lokal. Beberapa dari mereka bahkan telah berdiri selama puluhan tahun dan tetap ramai dikunjungi. Berikut adalah lima kuliner legendaris di Wonogiri yang patut dicoba:

1. Nasi Tiwul Mbok Sembleng

Nasi Tiwul Mbok Sembleng adalah salah satu kuliner legendaris yang terletak di Kecamatan Giriwoyo. Lokasinya berada di Dusun Saratan RT 003/RW 005, Desa Sejati, Giriwoyo, Wonogiri. Warung tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1991 dan memiliki ciri khas karena hanya buka pada malam pasaran Pon dan Kliwon.

Warung ini tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga rumah tinggal pemiliknya. Sang pemilik, Tukimin, mengatakan bahwa ia memilih membuka warung hanya pada malam tertentu karena lokasinya jauh dari jalan raya dan khawatir tidak laku. Meskipun begitu, setiap malam yang ditentukan selalu ramai pengunjung, baik dari warga lokal maupun daerah sekitar seperti Solo, Sukoharjo, dan Pacitan.

Menu yang disajikan sangat sederhana, antara lain nasi tiwul, ikan cuwik goreng, sayur lombok, sambal bawang, sayur terancam (semacam urap), dan berbagai macam gorengan. Meski sederhana, rasanya tetap nikmat dan membuat para pengunjung kembali lagi.

2. Pecel Mbah Nardi

Pecel Mbah Nardi adalah salah satu warung makan legendaris yang telah eksis sejak tahun 1970-an. Lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman No.191, Donoharjo, Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri Kota. Warung ini selalu ramai meskipun hanya menjual pecel sebagai menu utama.

Yang membuat pecel Mbah Nardi spesial adalah sambal kacangnya yang dibuat secara tradisional menggunakan lumpang dan alu. Seluruh proses memasak dilakukan secara manual, termasuk penggunaan kayu bakar untuk memasak nasi dan gorengan seperti tempe dan bakwan.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga ludes. Pengunjung bisa menikmati hidangan lezat ini tanpa perlu merasa kecewa.

3. Pecel Mbah Nemleg di Baturetno

Di Baturetno, terdapat warung legendaris bernama Pecel Mbah Nemleg yang telah berdiri sejak tahun 1937. Warung ini memiliki menu andalan yakni Pecel Empal. Menu ini diteruskan dari generasi ke generasi, dengan bumbu yang khas dan menggunakan kencur serta jeruk purut.

Awalnya, warung ini hanya berupa gubug kecil di bawah pohon mangga kweni. Namun, seiring waktu, warung ini berkembang dan menjadi tempat yang diminati oleh banyak pelanggan. Saat ini, warung Mbah Nemleg buka setiap hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 07.00 hingga pukul 15.00.

4. Geti Wijen

Geti Wijen merupakan salah satu makanan tradisional khas Wonogiri yang masih diminati hingga saat ini. Rasa geti wijen terdiri dari manis, pedas, dan sedikit pahit. Teksturnya kering dan renyah. Untuk mengurangi rasa pahit, geti wijen bisa dicampur dengan kacang atau mete.

Salah satu produsen geti wijen di Wonogiri adalah Endarti (39) yang tinggal di Dusun Geneng, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri Kota. Produknya sangat diminati oleh masyarakat setempat dan daerah sekitar.

5. Sayur Kuning Mbah Dayat



Sayur Kuning Mbah Dayat adalah salah satu kuliner legendaris di Wonogiri yang layak dicoba. Lokasinya berada di Kecamatan Baturetno. Menu yang dijual sangat simpel, yaitu sayur kuning yang terdiri dari campuran pepaya muda dan nangka yang dimasak dengan tambahan kunir sehingga kuahnya berwarna kuning.

Sayur kuning Mbah Dayat kini diteruskan oleh generasi kedua, yaitu anak dan menantunya, salah satunya adalah Mbak Emil. Mbak Emil membuka usaha ini di Pasar Bung Karno pada pasaran tertentu, yakni Legi, Pahing, dan Wage. Selain di pasar, Mbak Emil juga berjualan di rumahnya di Dusun Balerejo, Desa Watuagung setiap siang hingga malam.

Kuliner-kuliner legendaris di Wonogiri tidak hanya menawarkan rasa nikmat, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya daerah. Mereka tetap eksis karena konsistensi dalam menjaga cita rasa tradisional dan keunikan cara masak. Bagi pecinta kuliner tradisional, Wonogiri adalah destinasi yang wajib dikunjungi.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

© 2026 Info Malang Raya. All rights reserved.

Exit mobile version