Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Idul Fitri 2026

Shalat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Tidak hanya sekadar melaksanakan shalat, namun terdapat beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan sebelum dan sesudah shalat tersebut. Berikut adalah enam amalan sunnah yang dapat dilakukan oleh umat Muslim menjelang dan setelah menunaikan Sholat Idul Fitri.

1. Mandi Sebelum Berangkat Sholat Ied

Salah satu amalan sunnah yang sangat penting adalah mandi sebelum berangkat ke tempat shalat. Menurut Imam An-Nawawi, jumhur ulama sepakat bahwa mandi pada hari Idul Fitri merupakan kesunnahan. Alasan utamanya adalah untuk membersihkan diri dan mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menghadapi ibadah yang mulia ini. Mandi juga menjadi simbol kebersihan jiwa dan raga sebelum melakukan perbuatan yang penuh makna.

2. Makan Sebelum Sholat Idul Fitri

Sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri, disarankan untuk makan terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah memakan kurma. Dari riwayat Imam Bukhari, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam tidak pernah berangkat shalat Idul Fitri sebelum memakan beberapa butir kurma, dan jumlahnya ganjil. Namun, bukan berarti harus kurma. Yang penting adalah mengisi perut dengan makanan ringan agar tidak terlalu lapar saat beribadah.

3. Bertakbir Lebih Keras di Hari Idul Fitri

Bertakbir merupakan bagian dari sunnah yang sangat dianjurkan pada hari Idul Fitri. Takbir pada hari ini lebih keras dibandingkan pada Idul Adha. Hal ini didasarkan pada firman Allah Ta’ala, “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185). Para sahabat seperti Ibnu Umar dan para ulama lainnya pernah bertakbir dengan keras hingga tiba di tempat shalat.

4. Saling Memberi Ucapan Selamat

Saling memberi ucapan selamat adalah adab yang baik dalam merayakan hari besar umat Islam. Ucapan seperti taqabbalallahu minna wa minkum atau Idun Mubarak sering digunakan. Dari Jubair bin Nafir, diketahui bahwa para sahabat Nabi saling mengucapkan taqabbalallahu minna wa minka ketika bertemu di hari Id. Ucapan ini menjadi bentuk kebersamaan dan saling menghormati.

5. Berhias Pada Dua Hari Idul Fitri

Berhias merupakan sunnah yang dianjurkan pada hari Idul Fitri. Dari kisah Umar bin Khattab, ia pernah membeli jubah sutera untuk dikenakan di hari raya. Namun, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam menolak karena bahan sutera tidak diperbolehkan bagi laki-laki. Meski demikian, beliau menyetujui penggunaan pakaian yang terbaik dan bersih. Oleh karena itu, umat Muslim disarankan memakai pakaian yang terbaik saat berangkat shalat Id.

6. Melalui Jalur yang Berbeda Saat Berangkat dan Pulang

Salah satu amalan sunnah yang cukup unik adalah menggunakan jalur yang berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Id. Dari riwayat Jabir bin Abdillah, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam pernah menempuh jalan yang berbeda pada hari Id. Ada yang mengatakan bahwa tujuannya adalah agar kedua jalan tersebut menjadi saksi di hari kiamat, atau sebagai bentuk penyebaran syiar Islam.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version