Memahami Sistem Kerja Jasa Titip Beli atau Personal Shopper
Jasa titip beli atau personal shopper kini menjadi salah satu bisnis yang sedang tren. Bisnis ini memungkinkan kamu untuk belanja sepuasnya tanpa menguras kantong, bahkan bisa memberi keuntungan. Yang menarik, bisnis ini bisa dijalankan nyaris tanpa modal, asalkan tahu cara mengelolanya dengan baik.
Sesuai namanya, pekerjaan ini menawarkan jasa untuk menitipkan belanjaan. Namun, berbeda dari jasa transportasi online yang biasanya hanya menerima request, kamu sendiri yang menentukan katalog produk. Misalnya, kamu bisa menjual tas, aksesoris wanita, atau apapun yang kamu beli langsung ke tempat penjualnya. Orang bisa tinggal memilih barang dari katalog kamu, lalu membayar sesuai harga barang plus biaya pembelian.
Ini sangat menguntungkan karena banyak orang lebih suka belanja online tetapi ragu karena takut kondisi barang tidak sesuai foto. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini. Banyak orang lebih tertarik belanja lewat personal shopper daripada ke online shop biasanya. Sebab, ongkir yang harus mereka bayar biasanya lebih murah, atau risiko barang rusak saat pengiriman lebih kecil.
Kelebihan lainnya adalah kamu bisa sekalian jalan-jalan dan belanja sepuasnya. Ini bisa menjadi refreshing kecil yang bikin bahagia.
Menentukan Jenis Barang yang Akan Dijual
Jenis barang yang kamu jual bisa menentukan ramai tidaknya bisnismu. Pastikan produk tersebut tidak tersedia di kotamu, sehingga kamu punya nilai eksklusivitas. Perhatikan juga harga barang sesuai target pasarmu. Jangan sampai kamu menjual barang harganya jutaan rupiah ke anak-anak SMA atau kuliahan.
Memilih Tempat Pembelian Barang
Kalau bisa, barang-barang tersebut dibeli dalam satu lokasi. Seperti di mall yang hampir semua jenis produk ada. Selain itu, pilih kota yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggalmu agar mudah menjangkaunya. Kedua tips ini bisa menekan biaya akomodasimu.
Datanglah ke tempat jual merk atau brand asli barang, bukan ke gerai retail yang belum pasti keasliannya. Percaya deh, para pembeli pasti tambah yakin untuk belanja di kamu.
Membuat Katalog Produk di Media Sosial
Tentukan dulu media sosial yang ingin kamu jadikan lapak berjualan. Apakah Instagram, Facebook, Line, dan sebagainya. Datang dan foto langsung produknya di tempat. Jangan lupa tunjukkan label harga barang. Unggah katalog ke sosmed kamu, jangan lupa beri deskripsi barang sebagai caption.
Soal katalog dan sistem pesanan, kamu bisa mengolahnya sesuai keinginan. Misalnya sistem pre-order sepekan sekali, dua pekan sekali, dan sebagainya.
Menghitung Biaya dan Menentukan Tarif
Ini juga perlu kamu pikirkan dengan matang. Jangan sampai perhitunganmu meleset dan malah rugi. Catat dengan teliti berapa biaya akomodasi dari tempat tinggal ke kota tujuanmu. Mulai dari bensin, tol, tenagamu, hingga konsumsi satu kali perjalanan.
Biasanya, para personal shopper mematok harga Rp 15-25 ribu per barang, tergantung jauh dekatnya tempat pembelian.
Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan
Penting sekali untuk menjadi online shop yang bisa dipercaya. Karena ketika servis yang diberikan baik, nama baikmu akan menyebar dari mulut ke mulut, begitu juga saat kamu mengecewakan.
Kekhawatiran pertama para calon buyer pasti soal valid atau tidaknya bisnis kamu. Sebab, online shop sangat rawan penipuan. Untuk meyakinkan, kamu bisa memberlakukan sistem DP dan pelunasan, serta jaminan uang kembali ketika barang tak sesuai atau rusak.
Kamu bisa juga memiliki beberapa platform berjualan. Misalnya punya akun di website e-commerce yang lebih terjamin sekuritasnya dari penipuan.
FAQ Seputar Trik Sukses Bisnis Jasa Titip
Apa keuntungan menjalankan bisnis jasa titip?
Keuntungan jastip adalah modal minim, risiko kecil, fleksibel dijalankan, dan bisa menghasilkan cuan dari selisih harga serta biaya jasa titip.
Apakah jasa titip harus selalu pre order?
Tidak selalu, jastip bisa pre order atau ready stock, namun sistem pre order lebih aman karena barang dibeli setelah ada pesanan dari pelanggan.
Bagaimana cara menentukan harga jasa titip?
Harga ditentukan dari biaya beli, ongkos perjalanan, kesulitan barang, serta margin keuntungan yang wajar agar tetap menarik bagi pelanggan.
Apa risiko dalam bisnis jasa titip?
Risiko jastip meliputi barang tidak sesuai, keterlambatan pengiriman, atau pembeli cancel sehingga perlu sistem yang jelas untuk mengantisipasi.
Bagaimana cara promosi jasa titip agar laris?
Promosi bisa lewat media sosial dengan foto menarik, testimoni pelanggan, update produk rutin, serta menawarkan promo agar menarik minat beli.
