Pentingnya Membersihkan Alat Rias Saat Pandemi
Selama masa pandemi, banyak orang memperhatikan kebersihan perabotan rumah tangga agar terhindar dari virus corona. Namun, sering kali kita lupa bahwa alat rias juga bisa menjadi sumber penyebaran virus. Bagaimana bisa?
Menurut laporan yang diterbitkan oleh National Institutes of Health (NIH), virus corona dapat bertahan pada berbagai permukaan selama beberapa jam hingga hari. Misalnya, virus dapat hidup hingga empat jam pada tembaga, sehari di atas kertas karton, dan tiga hari pada plastik serta baja tahan karat. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh suhu dan kelembapan lingkungan.
Karena beberapa alat rias seperti palet, compacts, dan kuas dibuat dari bahan-bahan tersebut, maka tidak menutup kemungkinan alat-alat tersebut bisa terinfeksi jika digunakan oleh orang yang terkena virus. Oleh karena itu, menjaga kebersihan alat rias menjadi sangat penting.
Keamanan dalam Menggunakan Alat Rias
Meskipun belum ada bukti pasti tentang kemampuan virus untuk bertahan di produk kecantikan, para ahli tetap menyarankan untuk membuang makeup yang digunakan oleh orang yang terinfeksi. Hal ini dilakukan demi keamanan orang-orang di sekitarnya.
Dr. Angela Rasmussen, seorang ahli virus dari Universitas Columbia, menyatakan bahwa virus tidak akan bertahan sama-sama di semua jenis bahan. Misalnya, produk dengan kandungan alkohol tinggi cenderung membuat virus tidak aktif, sedangkan produk dengan alkohol rendah memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi.
Diwawancarai oleh Insider, penata rias Ivy Boyd menyarankan untuk mencuci kuas setiap beberapa hari selama masa pandemi. Ia mengatakan bahwa ia sendiri mencuci kuas pribadinya setiap dua hari sekali. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum menggunakan alat rias.

Cara Membersihkan Alat Rias yang Benar
Berikut adalah cara membersihkan alat rias secara efektif:
1. Makeup Brushes
Brush merupakan salah satu alat makeup yang paling sering digunakan. Untuk membersihkannya, basahi bulu brush dengan air, lalu gunakan sabun atau pembersih wajah untuk menggosoknya hingga bersih. Setelah itu, bilas dengan air biasa, peras perlahan, dan keringkan dengan hair dryer suhu rendah.
2. Sikat Wajah Ultrasonik
Sikat wajah ultrasonik perlu dibersihkan setiap minggu. Lepaskan kepala sikat, lalu gunakan sabun antibakteri untuk menggosok bulu-bulu sikat. Setelah itu, bilas dengan air hangat dan bersihkan gagang dengan sabun dan kain lembut. Biarkan kepala sikat kering secara alami.

3. Penjepit Bulu Mata
Penjepit bulu mata perlu dibersihkan setiap minggu atau bahkan setiap hari jika kamu memiliki mata sensitif. Basahi kapas dengan alkohol, lalu gosok semua permukaan yang bersentuhan dengan mata. Setelah itu, celupkan penjepit ke dalam wadah berisi alkohol dan bilas dengan air bersih.

4. Rautan Pensil
Rautan pensil perlu dibersihkan setiap kali selesai digunakan. Celupkan sikat gigi bekas ke dalam alkohol, lalu gosok rautan hingga bersih. Bilas dengan air dingin dan biarkan kering.

5. Pinset
Pinset perlu dibersihkan setiap kali digunakan. Cuci pinset dengan sabun antibakteri dan air hangat, lalu celupkan ujungnya ke dalam alkohol atau gosok dengan kapas yang dicelupkan ke alkohol. Biarkan mengering di atas handuk bersih.

6. Alat Manicure dan Pedicure
Alat manicure dan pedicure harus dicuci dengan air hangat dan sabun antibakteri menggunakan sikat gigi bekas. Bersihkan ujungnya dengan alkohol setiap kali digunakan. Pastikan alat benar-benar kering dan disimpan dalam wadah bersih.

7. Pengeriting dan Pencatok Rambut
Pengeriting dan pencatok rambut perlu dibersihkan dengan hati-hati. Pastikan alat sudah dingin, lalu basahi kapas dengan alkohol dan gosok permukaan yang kotor. Bersihkan dengan kain lembap dan lap kering.

Dengan menjaga kebersihan alat rias, kamu tidak hanya melindungi kulit wajah dan rambut, tetapi juga mencegah penyebaran virus. Jadi, jangan lupa untuk rutin membersihkan alat riasmu.





