Bacaan Liturgi Hari Ini untuk Pesta Santo Marselus, Martir
Bacaan liturgi hari ini disiapkan untuk Pesta Santo Marselus, Martir dan hari sesudah Rabu Abu. Hari biasa sesudah Rabu Abu dengan warna liturgi ungu.
Bacaan Hari Kamis:
- Bacaan Pertama: Ul. 30:15-20
- Mazmur Tanggapan: Mzm. 1:1-2,3,4,6
- Injil Katolik: Luk. 9:22-25
- Bacaan Khusus Orang (BCO): Kel 1:1-22
Berikut adalah penjelasan mengenai bacaan-bacaan tersebut:
Bacaan Pertama: Kitab Ulangan 30:15-20
Ayat-ayat ini menyampaikan pesan penting tentang pilihan hidup yang harus diambil oleh umat Tuhan. Allah menawarkan kehidupan dan keberuntungan kepada mereka yang menjalani perintah-Nya, sementara kematian dan kecelakaan akan dialami oleh mereka yang berpaling dari-Nya. Ayat-19 menyatakan bahwa manusia diminta untuk memilih kehidupan dengan cara mengasihi Tuhan, mendengarkan suara-Nya, dan berpegang pada-Nya.
Mazmur Tanggapan: Mazmur 1:1-2,3,4,6
Mazmur ini menggambarkan orang benar sebagai pohon yang ditanam di tepi aliran air. Ia tidak layu daunnya dan selalu berhasil dalam segala hal karena ia berpegang pada Taurat Tuhan. Sebaliknya, orang fasik seperti sekam yang ditiup angin, dan jalan mereka menuju kebinasaan.
Injil Katolik: Lukas 9:22-25
Yesus mengajarkan bahwa setiap orang yang ingin mengikuti-Nya harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari, dan mengikut-Nya. Ia juga menegaskan bahwa barangsiapa ingin menyelamatkan nyawanya akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena-Nya akan menyelamatkannya. Yesus juga bertanya, apa gunanya memperoleh seluruh dunia jika dirinya sendiri binasa atau merugikan?
Bacaan Khusus Orang (BCO): Keluaran 1:1-22
Bagian ini menceritakan awal perjalanan bangsa Israel ke Mesir bersama Yakub. Raja Mesir baru yang tidak mengenal Yusuf memerintahkan pengawas rodi untuk menindas orang Israel dengan kerja paksa. Ia juga memerintahkan agar anak laki-laki yang lahir bagi orang Ibrani dibuang ke sungai Nil. Namun, bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani tidak mematuhi perintah raja karena takut kepada Allah.
Santo Marselus, Martir
Santo Marselus menjadi Paus pada tahun 308 sampai 309. Informasi mengenai tempat dan tanggal kelahirannya serta berbagai cerita hidupnya sangat samar-samar. Yang pasti, beliau adalah seorang imam pada masa kepemimpinan Paus Marselinus I (296-304). Setelah wafatnya Marselinus I, Tahta Suci mengalami kekosongan kepemimpinan selama masa penganiayaan terhadap orang-orang Kristen oleh Kaisar Diokletianus (284-305). Pada tahun 308, Marselus diangkat sebagai Paus baru.
Pada masa ini, administrasi Gereja morat-marit. Marselus diserahi tugas untuk mengatur kembali administrasi gereja yang morat-marit. Ia membagi Gereja ke dalam wilayah-wilayah Paroki di bawah pimpinan seorang imam. Imam-imam ini bertugas untuk mengajar agama kepada calon baptis, mengadakan pengakuan umum, mendoakan orang mati, dan mengatur upacara peringatan para martir. Marselus juga membangun pekuburan baru di jalan Salaria di Roma.
Karya Marselus dalam mengatur kembali administrasi gereja dihadapkan pada masalah kemurtadan orang-orang Kristen selama masa penganiayaan. Banyak di antara mereka ingin kembali ke pangkuan Gereja tanpa melalui masa pertobatan. Namun, Marselus menuntut agar mereka terlebih dahulu melakukan pertobatan. Pertentangan ini menyebabkan pertumpahan darah. Akibatnya, Kaisar Maxentius (306-312) membuang Marselus dari Roma. Marselus akhirnya meninggal di pengasingan pada tahun 309.



