Panduan Lengkap Shalat Sunnah Qabliyah dan Badiyah Isya
Shalat sunnah Qabliyah dan Badiyah Isya merupakan bagian dari shalat sunah rawatib yang dikerjakan sebelum atau setelah shalat fardhu Isya. Kedua jenis shalat ini memiliki hukum yang sama, yaitu sunnah, sehingga jika dilakukan mendapat pahala, sedangkan jika tidak dikerjakan tidak berdosa.
Niat Sholat Qobliyah Isya
Niat sholat Qobliyah Isya dibaca dalam hati, namun untuk memastikan keabsahan sholat, niat tersebut harus disertai dengan keyakinan bahwa sholat dilakukan karena Allah Ta’ala. Berikut bacaan niatnya:
Arab:
أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْن قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usolli sunnat al-‘isya’ rak’ataini qabliyatan lillaahi ta’ala
Artinya:
“Aku niat sholat sunah sebelum Isya dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Ba’diyah Isya
Sholat Ba’diyah Isya dilakukan setelah shalat Isya dan juga terdiri dari dua rakaat. Niatnya adalah sebagai berikut:
Arab:
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatal ‘isya-i rak’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati ada-an lillaahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat sholat sunah sesudah Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Qobliyah dan Ba’diyah Isya
Berikut langkah-langkah tata cara sholat Qobliyah dan Ba’diyah Isya:
- Berdiri
- Membaca niat sholat Qobliyah/Ba’diyah Isya
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda awal masuknya waktu sholat.
- Membaca doa iftitah:
“Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘alamiina. Laa syariikalahu Wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.”
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat pendek
- Rukuk:
“Subhaana robbiyal adhiimi wabihamdih.”
- Bangkit dari rukuk dengan melanjutkan gerakan iktidal:
“Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil’ul ardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”
- Sujud pertama:
“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.”
- Duduk diantara dua sujud:
> “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.” - Sujud kedua: Membaca doa sujud yang sama seperti pada sujud pertama.
- Tahiyat akhir dengan duduk iftirasy.
- Mengucap salam.
Sholat Tarawih dan Witir
Sholat Tarawih merupakan sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan, kemudian ditutup dengan sholat Witir. Waktu mengerjakan sholat Tarawih dimulai dari sholat Isya hingga sebelum waktu Subuh. Ada yang mengerjakan 8 rakaat, ada pula yang mengerjakan 20 rakaat.
Niat Sholat Tarawih
Sebagai imam:
أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Sebagai makmum:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Secara sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Niat Sholat Witir 3 Rakaat
Sebagai makmum:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Secara sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Tata Cara Sholat Tarawih
- Membaca niat
- Takbiratul ihram dengan tumaninah
- Membaca doa iftitah
- Membaca surat Al Fatihah
- Membaca surat Al Quran
- Ruku dengan tumaninah
- Iktidal dengan tumaninah
- Sujud pertama dengan tumaninah
- Duduk di antara 2 sujud dengan tumaninah
- Sujud kedua dengan tumaninah
- Lakukan gerakan yang sama seperti rakaat pertama
- Tasyahud akhir dengan tumaninah.
- Kemudian salam setelah 2 rakaat
- Setelah 8 rakaat atau 20 rakaat, sambung dengan witir
Doa Kamilin
Doa Kamilin dibaca setelah sholat Tarawih dan berisi doa-doa yang menunjukkan harapan kepada Allah Ta’ala agar menjadi hamba yang baik, beriman sempurna, serta selamat dari azab neraka dan masuk surga.





