Gubernur Khofifah Gelar Safari Pasar Murah di Banyuwangi
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menggelar safari pasar murah di Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi menjelang Lebaran Idul Fitri. Dengan berbagai komoditas yang dijual di bawah harga pasar, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan logistik rumah tangga secara lebih terjangkau.
Pasar murah ini tidak hanya menyediakan barang kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan daging ayam, tetapi juga memberikan bantuan gratis bagi kelompok rentan. Salah satu bentuk bantuan tersebut adalah pemberian beras SPHP kemasan 5 kg kepada lansia berusia 60 tahun ke atas. Selain itu, paket telur gratis juga diserahkan kepada anak-anak serta ibu hamil sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan gizi mereka.
Lokasi dan Tujuan Pasar Murah
Lokasi pasar murah sengaja dipilih di permukiman warga, bukan di dekat pasar tradisional. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas pedagang pasar tradisional. Gubernur Khofifah menekankan bahwa pasar murah bukanlah kompetitor dari pasar tradisional, melainkan bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah.
“Saya selalu berpesan jangan berdekatan dengan pasar tradisional, karena pasar murah ini bukan kompetitor pasar tradisional,” tegasnya. Ia menambahkan, “Pastikan ini lebih dekat dengan komunitas permukiman masyarakat supaya keterjangkauannya lebih maksimal.”
Daftar Harga Komoditas Strategis
Berikut adalah rincian harga komoditas strategis yang dijual di Pasar Murah Kalibaru:
- Beras Premium: Rp 14.000 per kilogram (kg)
- Beras Medium: Rp 11.000 per kg
- Beras SPHP: Rp 11.000 per kg atau Rp 55.000 per 5 kg
- Daging Ayam Ras: Rp 30.000 (Harga pasar Rp 42.000)
- Telur Ayam Ras: Rp 22.000 (Harga pasar Rp 30.000-Rp 31.000)
- Gula: Rp 14.000
- Minyakita: Rp 13.000
- Tepung Terigu: Rp 10.000 per kg
- Bawang Putih: Rp 6.000 per 250 gram
- Bawang Merah: Rp 7.000 per 250 gram
- Cabai Rawit Merah: Rp 4.000 per 100 gram
- Cabai Merah Besar: Rp 2.000 per 100 gram
Kehadiran komoditas protein hewani ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi keluarga selama Ramadan.
Bantuan Sosial dan Penguatan Ekonomi Lokal
Selain penjualan komoditas, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan sosial dalam bentuk beras SPHP secara gratis. Bantuan ini diberikan kepada lansia yang hadir di lokasi pasar murah. Selain itu, paket telur gratis juga diberikan kepada anak-anak dan ibu hamil.
“Lansia, anak-anak dan ibu hamil harus kami beri perhatian khusus. Selain memastikan harga terjangkau, kami juga ingin memastikan kelompok rentan mendapatkan tambahan asupan yang cukup, terutama protein dan karbohidrat,” ujarnya.
Khofifah menjelaskan bahwa pasar murah bukan hanya soal harga, tetapi juga kepastian pasokan dan penguatan ekonomi lokal melalui produk UKM setempat. Setiap pasar murah selalu diiringi dengan produk-produk UKM lokal. Harapan ini adalah untuk menjajaki produk-produk UKM yang siap dikurasi untuk mendapatkan market yang lebih luas dan lebih besar.
Konvergensi Stabilisasi Harga, Inflasi, dan UMKM
Langkah ini menjadi proses konvergensi antara stabilisasi harga, pengendalian inflasi, dan penguatan UMKM lokal. Gubernur Khofifah berharap, dengan pendekatan ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan logistiknya secara lebih baik menjelang hari-hari besar.





