PT Semen Padang Berpartisipasi dalam Safari Ramadan di Masjid Agung Nurul Islam
PT Semen Padang, perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, kembali menunjukkan komitmennya dengan berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini, acara tersebut digelar di Masjid Agung Nurul Islam, Kota Sawahlunto, pada Selasa (3/3/2026).
Di tempat ibadah yang memiliki sejarah panjang ini, PT Semen Padang yang diwakili oleh Komisaris Utama Werry Darta Taifur memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp12,5 juta dan lima mushaf Al-Qur’an. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Wakil Ketua Masjid Agung Nurul Islam, Dodi Febrizal.
Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar dan Pemko Sawahlunto. Hadir pula perwakilan dari berbagai instansi vertikal seperti PT Bukit Asam dan Bank Nagari.
Werry Darta Taifur menyampaikan harapan bahwa bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan fasilitas masjid. Ia menjelaskan bahwa Masjid Agung Nurul Islam adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1894. Menurutnya, masjid selalu membutuhkan perhatian terus-menerus agar jamaah merasa nyaman saat beribadah.
“Masjid tidak akan pernah selesai dikerjakan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu pengembangan fasilitas masjid,” kata Werry.
Sebagai anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, PT Semen Padang secara konsisten mendukung kegiatan Safari Ramadan di berbagai daerah di Sumbar. Sebelumnya, perusahaan juga hadir di Kota Solok dan Kota Padang. Rencananya, kegiatan serupa akan dilanjutkan di beberapa daerah lainnya.
Werry menekankan bahwa partisipasi perusahaan dalam Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus komitmen untuk terus berkembang di tengah tantangan industri semen yang semakin kompetitif.
Bantuan Lain yang Diserahkan dalam Acara Ini
Selain bantuan dari PT Semen Padang, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah juga menyerahkan dana hibah sebesar Rp50 juta untuk Masjid Agung Nurul Islam serta 40 mushaf Al-Qur’an.
Bantuan tambahan lainnya meliputi:
* Dana pendidikan sebesar Rp213 juta dari Baznas Sumbar untuk 213 siswa di Kota Sawahlunto.
* Bantuan senilai Rp3 juta untuk dua petugas masjid.
* Rp10 juta dari Bank Nagari.
* Rp25 juta dari CSR PT Bukit Asam Tbk.
* Bantuan Al-Qur’an dari sejumlah OPD.
* Kain sarung dari Dinas Pemuda dan Olahraga.
* Bantuan tunai sebesar Rp2 juta dari Kacabdin Sawahlunto.
* Santunan bagi lima warga kurang mampu.
Potensi Wisata Edukasi di Bawah Masjid Agung Nurul Islam
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemprov Sumbar dan mitra-mitranya. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam mendukung program prioritas daerah, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Riyanda juga mengungkap potensi sejarah yang dimiliki Masjid Agung Nurul Islam. Di bagian bawah masjid terdapat ruangan bersejarah yang dulunya merupakan bekas pabrik senapan peninggalan Belanda. Menara masjid setinggi lebih dari 75 meter dulunya merupakan cerobong asap dari pabrik tersebut.
Pemerintah Kota Sawahlunto berencana mengembangkan ruangan di bawah masjid menjadi destinasi wisata edukasi, termasuk museum. Untuk itu, mereka berharap dukungan dari Pemprov Sumbar dan kementerian terkait agar pengembangan wisata sejarah ini dapat terwujud.
Ucapan Terima Kasih dari Pengurus Masjid
Ketua Pengurus Masjid Agung Nurul Islam, Dodi Febrizal, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumbar yang telah memberikan bantuan dalam kegiatan Safari Ramadan. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan fasilitas Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan dua kamar masjid yang sedang dalam proses pembangunan.
“Dua kamar yang sedang kami bangun itu diperuntukkan untuk garin masjid dan satu kamar lagi dijadikan sebagai kamar transit untuk ustaz atau penceramah yang mungkin bermalam di Masjid Agung Nurul Islam Sawahlunto. Alhamdulillah, bantuan ini berkah Ramadan. Semoga menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujar Dodi.





