Perjalanan Mowilex Indonesia dalam Pengelolaan Emisi Karbon
PT Mowilex Indonesia telah memasuki tahun ketujuhnya berturut-turut sebagai perusahaan yang terverifikasi netral karbon. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang dan disiplin dalam pengelolaan emisi, sekaligus mempercepat transisi menuju penurunan emisi secara permanen berbasis infrastruktur panel surya.
Sejak pertama kali memverifikasi jejak karbonnya pada 2018, Mowilex secara konsisten meningkatkan cakupan dan ketelitian pengelolaan emisinya. Langkah ini mencakup seluruh Scope 1 dan Scope 2, serta elemen-elemen signifikan dari Scope 3. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan penguatan tata kelola operasional, kerja sama yang lebih intensif dengan pemasok, serta integrasi pengelolaan karbon secara menyeluruh dalam perencanaan operasional dan energi perusahaan.
Perhitungan emisi yang dilakukan oleh Mowilex diverifikasi secara independen oleh SCS Global sesuai standar akuntansi gas rumah kaca yang diakui secara internasional. Hal ini memberikan kepercayaan terhadap data dan transparansi pelaporan yang dilakukan perusahaan.
“Seiring berjalannya waktu, pengelolaan karbon tidak lagi menjadi sekadar laporan saja, tetapi sebuah prinsip yang secara langsung memengaruhi cara kami merencanakan penggunaan energi, menjalankan operasi, dan menentukan prioritas investasi,” ujar Yossy Tresinya Prameswari, Chief Supply Chain Officer Mowilex Indonesia.
“Pergeseran ini sangat penting dalam membuat penurunan emisi menjadi langkah yang praktis dan bisa diterapkan secara konsisten, bukan sekadar target ideal yang harus dicapai.”
Konsumsi Energi dan Investasi pada Energi Terbarukan
Sekitar 71 persen dari total konsumsi energi Mowilex berasal dari listrik, menjadikannya komponen terbesar dalam penggunaan energi perusahaan. Karena itu, Mowilex memastikan bahwa listrik yang dibeli untuk mendukung operasionalnya telah dipadankan dengan sumber energi terbarukan yang bersertifikat. Selain itu, perusahaan juga melakukan investasi pada pembangkit listrik berbasis energi terbarukan seperti panel surya pada kantor pusat dan pabriknya untuk menekan ketergantungan pada jaringan listrik utama.
Pada 2025, Mowilex meresmikan instalasi panel surya berskala besar di atap pabriknya yang berada di Cikande, Banten. Sistem ini dirancang untuk menurunkan konsumsi listrik pabrik hingga 25 persen. Sebelumnya, Mowilex telah melakukan investasi serupa dalam bentuk pemasangan panel surya atap di kantor pusatnya, yang telah beroperasi sejak 2023 dan kini memasok hingga 25 persen kebutuhan listrik gedung.
Komitmen pada Pengelolaan Emisi Scope 3
“Kami menghitung dan melaporkan seluruh emisi Scope 1 dan Scope 2, serta memasukkan bagian-bagian Scope 3 yang saat ini dapat kami ukur secara kredibel,” ujar Niko Safavi, CEO Mowilex Indonesia.
“Scope 3 adalah lingkup yang paling menantang—semua orang yang bergerak di bidang manufaktur mengetahuinya—namun mengabaikannya tidak akan membuatnya hilang. Perubahan nyata dihasilkan dari eksekusi dan investasi pada infrastruktur, lebih dari sebuah sertifikat.”
Standar Pelaporan yang Diperkuat
Untuk memperkuat transparansi dan konsistensi pelaporannya, Mowilex telah beralih menggunakan framework akuntansi karbon ISO 14064, sebuah standar pelaporan gas rumah kaca yang diakui secara internasional. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan akurasi data emisi yang dihasilkan.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan, Mowilex Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan dalam pengelolaan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Informasi lebih lanjut mengenai pendekatan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) Mowilex dapat diakses melalui esg.mowilex.com.





