Pemerintah Kabupaten Jepara Usulkan 199 Sekolah untuk Program Revitalisasi Sarpras Pendidikan 2026
Pemerintah Kabupaten Jepara telah mengajukan usulan sebanyak 199 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, baik PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat, untuk masuk dalam program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan tahun 2026. Pengajuan ini dilakukan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. Saat ini, proposal tersebut masih dalam tahap verifikasi oleh pihak terkait.
Sebelumnya, pada tahun 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Jepara telah merealisasikan program serupa dengan menyasar 103 satuan pendidikan. Rinciannya mencakup 6 lembaga PAUD, 58 SD, dan 39 SMP. Seluruh pekerjaan yang dilaksanakan sesuai rencana dan selesai tepat waktu, sesuai kebutuhan masing-masing sekolah yang menerima bantuan.
Program revitalisasi sekolah diharapkan dapat kembali terealisasi pada tahun ini, dengan harapan semakin banyak sekolah yang mendapatkan kucuran anggaran perbaikan sarpras. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Pemkab Jepara berkomitmen untuk menyiapkan generasi unggul, berkarakter, religius, serta siap menghadapi masa depan yang lebih gemilang melalui pendidikan berkualitas.
Komitmen Pemkab Jepara dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Jepara mengajukan proposal bantuan untuk 199 sekolah kepada Kemendikdasmen. Saat ini, proposal tersebut sedang dalam proses verifikasi. Bupati Witiarso meminta doa dan dukungan masyarakat agar pengajuan revitalisasi sekolah dapat terealisasi secara keseluruhan. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah sekolah di Kabupaten Jepara yang membutuhkan perbaikan sarpras masih cukup banyak.
Selain program revitalisasi sekolah, Pemkab Jepara juga melakukan upaya lain dalam menciptakan generasi unggul melalui program unggulan Kartu Guru Sejahtera dan Kartu Sarjana Jepara. Hingga akhir Maret 2026, sebanyak 10.827 guru telah menerima manfaat dari program Kartu Guru Sejahtera. Sementara itu, 2.398 siswa dan mahasiswa mendapatkan beasiswa melalui Kartu Sarjana Jepara.
Program Kartu Sarjana Jepara akan terus berlanjut pada tahun 2026, baik untuk penerima yang sudah terdata pada 2025 maupun calon penerima baru. Program ini didukung oleh Baznas Kabupaten Jepara untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu, sehingga mereka dapat memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.
Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Keberlanjutan Program
“Kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi juga terus diperkuat guna mendukung keberlanjutan program tersebut,” ujar Bupati Witiarso. Program Kartu Guru Sejahtera diperluas pada 2026 dengan target penerima mencapai 18.364 orang.
Ketua Satkordikcam Tahunan, Puryono, menyampaikan bahwa di wilayahnya saat ini ada 399 tenaga pendidik dan kependidikan. Ia berharap program-program yang dicanangkan pemerintah dapat menyentuh penerima manfaat lebih merata, baik guru, tenaga kependidikan, maupun pelajar atau siswa.
Selain itu, program revitalisasi sekolah juga diharapkan dapat menyentuh sekolah-sekolah di Kecamatan Tahunan yang masih membutuhkan perbaikan. “Upaya untuk memajukan pendidikan di Kota Ukir terus kami dukung. Bagian dari bentuk kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata dia.





