Bali, Infomalangraya.net – Universitas Udayana (Unud) baru saja melantik sepuluh Guru Besar Tetap dalam sebuah upacara yang digelar di Gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Jimbaran, pada Sabtu (11/4).
Rektor Unud, Prof Ketut Sudarsana, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pengukuhan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran Guru Besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Universitas Udayana. Pengukuhan ini sekaligus mendukung terwujudnya visi universitas yang unggul, mandiri, dan berbudaya,” ujarnya.
Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas. Tiga orang berasal dari Fakultas Kedokteran, empat orang dari Fakultas Kedokteran Hewan, satu orang dari Fakultas Teknik serta dua orang dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Dengan tambahan 10 profesor, total Guru Besar di lingkungan Universitas Udayana mencapai 255 orang. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan pengukuhan sebelumnya pada Desember 2025 yang mengukuhkan tujuh Guru Besar.
“Angka ini akan terus bertambah. Saat ini terdapat potensi besar dari para dosen dengan jabatan Lektor Kepala untuk segera mencapai Guru Besar,” kata Rektor Unud.
Berdasarkan data SDM, dari total 1.670 tenaga pendidik di Unud, sebanyak 275 orang telah bergelar doktor dengan jabatan Lektor, serta 229 orang menjabat Lektor Kepala. Hal ini dinilai menjadi modal kuat untuk meningkatkan jumlah profesor di masa mendatang.
Selain itu, sebaran Guru Besar di masing-masing fakultas menunjukkan kontribusi yang beragam, dengan Fakultas Teknik menjadi penyumbang terbesar, diikuti Fakultas Kedokteran, Pertanian, dan Ilmu Budaya.
Rektor menegaskan, menjadi Guru Besar bukan hanya pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi masyarakat. Menurutnya, kontribusi Guru Besar sangat dinantikan, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
Oleh karena itu, ia berharap Guru Besar yang baru dikukuhkan dapat menjadi teladan serta mampu menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berprestasi dan meraih jabatan akademik tertinggi.
Peran Guru Besar dalam Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Guru Besar memiliki peran penting dalam memajukan dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Mereka tidak hanya menjadi pembimbing akademik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan rekan kerja. Dalam konteks Unud, Guru Besar berkontribusi dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi dan memastikan bahwa riset yang dilakukan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Beberapa manfaat utama dari adanya Guru Besar antara lain:
Meningkatkan kualitas kurikulum dan metode pengajaran.
Memperluas jaringan kolaborasi nasional dan internasional.
Mendorong inovasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi.
Memberikan solusi nyata untuk masalah sosial dan ekonomi.
Proses Pengukuhan Guru Besar di Unud
Proses pengukuhan Guru Besar di Unud melibatkan beberapa tahapan, mulai dari evaluasi kualifikasi akademik hingga penilaian kontribusi dalam bidang penelitian dan pengabdian. Setiap calon Guru Besar harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan tinggi, termasuk memiliki gelar doktor dan pengalaman mengajar yang cukup.
Selain itu, pengukuhan ini juga melibatkan rekomendasi dari fakultas dan badan otonom universitas. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa hanya individu yang benar-benar layak dan kompeten yang diangkat sebagai Guru Besar.
Kondisi Saat Ini dan Target Masa Depan
Saat ini, Unud memiliki 255 Guru Besar, angka yang terus meningkat setiap tahunnya. Dengan jumlah dosen yang memiliki gelar doktor dan jabatan Lektor Kepala yang cukup banyak, Unud memiliki potensi besar untuk menambah jumlah Guru Besar di masa depan.
Target jangka panjang adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas Guru Besar agar dapat bersaing dengan universitas-universitas ternama di Indonesia dan Asia. Selain itu, pihak universitas juga berupaya memastikan bahwa Guru Besar mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai aspek, seperti pengembangan teknologi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan
Pengukuhan 10 Guru Besar Tetap di Universitas Udayana merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi universitas sebagai pusat pendidikan dan riset berkualitas. Dengan jumlah Guru Besar yang terus bertambah, Unud semakin siap untuk menjawab tantangan global dan membantu masyarakat melalui inovasi dan solusi yang berkelanjutan.





