Momen Bersejarah Andhika Ramadhani di Persebaya Surabaya
Andhika Ramadhani, kiper asal Lamongan, mencatatkan momen penting dalam kariernya bersama Persebaya Surabaya. Pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2021/2022 melawan Persija Jakarta, ia berhasil menjaga gawang Green Force tetap steril dan membawa tim menang tipis 1-0. Clean sheet ini menjadi yang pertama dalam karier profesionalnya sebagai pemain senior.
Penampilan Andhika mendapat apresiasi besar dari Bonek, suporter setia Persebaya Surabaya. Ia mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW atas kesempatan tersebut. Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukungnya.
Andhika juga memiliki tradisi sederhana sebelum tampil di lapangan. Ia selalu meminta restu dan doa dari orang tua serta keluarga besar sebelum bermain. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya bersama Persebaya Surabaya.
Mengapa Rumor Kepindahan ke Persik Kediri Semakin Kuat?
Rumor kepindahan Andhika Ramadhani ke Persik Kediri semakin menguat setelah akun Instagram @transferliga1dan2 mengunggah kabar tentang ketertarikan Macan Putih terhadap sang kiper. Dalam unggahan tersebut, Persik Kediri disebut memasukkan nama Andhika ke radar transfer musim depan.
Statistik Andhika sepanjang musim 2025/2026 bersama Persebaya Surabaya juga disajikan. Dari 11 pertandingan, ia mencatat tujuh clean sheet dan hanya kebobolan delapan gol. Meski belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub, rumor ini mulai menarik perhatian publik.
Posisi Andhika sebagai pelapis Ernando Ari membuat peluangnya untuk mendapatkan menit bermain reguler di klub lain cukup besar. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa ia mungkin akan meninggalkan Persebaya Surabaya.
Indikasi Kuat Andhika Ramadhani Akan Pergi
Salah satu indikasi kuat muncul saat Persebaya Surabaya menghadapi Persik Kediri pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026). Dalam pertandingan tersebut, Green Force menang telak 5-0 atas tamunya.
Namun, Andhika Ramadhani tidak masuk dalam daftar skuad pada pertandingan tersebut. Sebelumnya, ia sering dipercaya tampil ketika Ernando Ari absen dalam delapan pertandingan terakhir Persebaya Surabaya. Saat Ernando Ari kembali bermain, posisi Andhika biasanya berada di bangku cadangan. Namun kali ini, kiper ketiga Persebaya Surabaya, Adre Arido, justru mendampingi Ernando Ari sebagai pemain cadangan.
Situasi ini memunculkan spekulasi besar terkait masa depan Andhika Ramadhani di Surabaya. Banyak Bonek mulai menduga bahwa absennya Andhika menjadi sinyal awal perpisahan dengan klub yang sudah dibelanya sejak lama.
Kontribusi Andhika Ramadhani untuk Green Force
Sejak bergabung dengan Green Force, Andhika Ramadhani telah tampil dalam total 71 pertandingan dengan 23 clean sheet. Ia juga kebobolan 76 gol dan mengumpulkan total menit bermain mencapai 5.628 menit.
Meskipun lebih sering berstatus pelapis, kontribusinya tetap penting saat tim membutuhkan rotasi di bawah mistar. Catatan tersebut menunjukkan peran Andhika tidak bisa dipandang sebelah mata. Terutama saat Persebaya Surabaya menghadapi jadwal padat dan membutuhkan sosok penjaga gawang yang siap tampil kapan saja.
Kini, publik sepak bola Indonesia menantikan keputusan akhir Andhika Ramadhani untuk musim depan. Jika benar bergabung dengan Persik Kediri, maka itu akan menjadi babak baru dalam perjalanan karier salah satu kiper loyal milik Green Force.




