Presenter sekaligus Youtuber Denny Sumargo merasa marah setelah istrinya, Olivia Allan Sumargo, dituduh menjadi buzzer pemerintah. Rasa marahnya itu membuat Denny menantang orang yang menuduh istrinya dengan imbalan uang sebesar Rp10 miliar.
Beberapa waktu lalu, Olivia Allan mendapat kritikan tajam setelah mengunggah pertanyaan di akun Threads-nya. Dalam unggahan tersebut, Olivia bertanya tentang fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama mengenai melemahnya Rupiah terhadap Dolar AS (USD).
“Gaes, dengan USD naik dan Rupiah melemah, pada jual USD-nya atau malah beli karena mikir akan naik terus?,” tulis Olivia dalam unggahannya.
Alih-alih mendapatkan respons positif, unggahan istri Denny Sumargo justru mendapat hujatan dari netizen. Bahkan, banyak yang menuduh Olivia sebagai buzzer pendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
Hal ini disebabkan oleh beredarnya foto lama yang menunjukkan Olivia sedang berpose bersama Prabowo. Mengetahui tuduhan tersebut, Denny Sumargo langsung marah dan menegaskan bahwa istrinya tidak pernah menjadi buzzer pemerintah.
Melalui akun media sosialnya @sumargodenny, Denny menyampaikan peringatan keras kepada siapa pun yang menuduh istrinya. Ia bahkan menantang orang tersebut untuk melakukan audit terhadap seluruh kekayaannya. Jika bisa membuktikan bahwa dirinya menerima uang kampanye, Denny akan memberikan uang senilai Rp10 miliar.
“Saya sudah pernah membuat pengumuman bulan Desember. Siapa pun bisa datang kepada saya, saya welcome, kita bisa audit semua rekening saya.”
“Ikuti saja, saya akan terbuka dan live. Kalau kalian benar, saya kasih Rp10 miliar jika memang saya pernah menerima uang dari kampanye,” tambah Denny.
Ia juga menegaskan agar netizen tidak menggoreng orang yang tidak bersalah. “Jika kalian memiliki rasa kekecewaan terhadap pemerintah atau kebijakan mereka, jangan lampiaskan kepada orang yang tidak bersalah. Itu kekejian namanya.”

Lebih lanjut, Denny Sumargo meminta netizen untuk tidak membuat narasi hoaks terkait istrinya. Ia juga menyatakan akan mencari orang yang nekat membuat narasi atau menggiring opini terhadap sang istri.
“Saya selalu ingat bahwa istri saya dititipkan kepada orangtuanya. Dan bagi saya, itu sakral. Jika istri saya berbuat salah, saya tidak akan biarkan. Saya akan jadi orang pertama yang menegurnya.”
“Tapi jika istri saya tidak salah, tolong jangan menghujatnya. Hujat saya nggak apa-apa,” tegas Denny dalam videonya.
“Jadi buat orang-orang yang menggoreng istri saya, membuat hoax dan narasi, satu air mata istri saya jatuh, saya akan menemukan kalian. Di ujung dunia mana pun saya akan temukan kalian,” lanjutnya.
Denny juga menyampaikan pernyataan serupa di akun media sosial lainnya. Ia membantah bahwa istrinya pernah menjadi bagian dari pendukung pasangan Prabowo Gibran. Oleh karena itu, ia meminta netizen berhenti menghujat istrinya.
“Mau dibilang saya baper, emosian, ga suka sama saya, podcast saya, atau keluarga saya, dll. Selama itu dalam koridor pov emosional atau like dan dislike, itu hak tiap orang untuk berpendapat. Tapi akun-akun yang menebar dan mengprovokasi orang lain, apalagi bawa-bawa istri saya. Maaf, saya pasti keras!”
“Istri saya dititip almarhum papanya ke saya. Itu sakral dan amanah. Jika istri saya salah, saya pasti tegur dan tidak akan saya bela. Tapi istri saya dan saya sendiri tidak pernah jadi bagian pendukung 02, apalagi menerima uang dari situ ataupun proyek dan segala bentuk kemudahan,” tutup Denny.
Mengetahui Denny Sumargo marah karena tuduhan terhadap istrinya, netizen ramai memberikan komentar pro dan kontra.



