Bek asal Italia, Federico Barba, diperkirakan akan meninggalkan Persib Bandung setelah membantu tim meraih gelar juara Super League 2025/2026. Berbagai isu mengenai masa depannya semakin menarik perhatian Bobotoh, termasuk kode dari media sosial, masalah keluarga, hingga rumor ketertarikan klub Eropa.
Masalah Keluarga Jadi Sinyal Awal Federico Barba Pergi
Rumor bahwa Federico Barba tidak betah bermain di Indonesia sudah muncul sejak paruh musim Super League 2025/2026. Saat itu, eks pemain Como 1907 tersebut beberapa kali memberi sinyal ingin kembali ke Eropa demi berkumpul dengan keluarganya di Italia.
Kode tersebut muncul melalui interaksi di Instagram pribadinya pada Januari 2026 lalu. Federico Barba membalas komentar suporter dan menyatakan ingin kembali ke Eropa karena masalah keluarga yang serius. “Entah main kemana tapi harus balik ke Eropa demi keluarga,” tulisnya dalam balasan komentarnya. Pernyataan ini langsung membuat Bobotoh khawatir kehilangan salah satu pemain asing terbaik mereka musim ini.
Tidak hanya sampai di situ, Federico Barba juga beberapa kali meminta maaf kepada pendukung Persib Bandung. Dia menegaskan bahwa situasi keluarga memaksa dirinya untuk mempertimbangkan masa depan kariernya secara serius. “Saya mohon maaf kepada kalian semua tetapi masalah keluarga yang serius membutuhkan saya segera kembali ke Eropa,” tulisnya lagi. Kalimat tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Federico Barba tidak akan bertahan musim depan.
Salah satu tokoh Bobotoh, Eko Maung, bahkan sempat mengunggah foto Federico Barba disertai ucapan perpisahan. Unggahan bertuliskan “hatur nuhun barbara” itu membuat rumor hengkangnya Barba semakin ramai diperbincangkan.
Aksi Oknum Bobotoh Diduga Bikin Federico Barba Tak Nyaman
Situasi lain yang turut memengaruhi masa depan Federico Barba adalah insiden saat konvoi juara Super League 2025/2026. Bek asal Italia tersebut terlihat beberapa kali terpancing emosi akibat ulah oknum Bobotoh ketika perayaan gelar berlangsung.
Insiden pertama terjadi ketika Federico Barba tanpa sengaja terkena pukulan bambu bendera dari arah tribun. Momen itu membuatnya langsung marah dan terlihat memaki oknum suporter yang dianggap bertindak berlebihan.
Tidak lama setelah kejadian tersebut, Federico Barba kembali terlibat insiden dengan suporter lain yang mencoba mendekatinya dari belakang. Barba terlihat refleks menepis oknum Bobotoh itu hingga terjatuh karena merasa situasi terlalu berbahaya. Reaksi emosional Federico Barba membuat banyak pihak menduga sang pemain mulai merasa tidak nyaman berada di tengah euforia suporter. Terlebih, kejadian itu berlangsung ketika ribuan Bobotoh memadati area perayaan juara.
Meski belum ada pernyataan resmi dari sang pemain terkait insiden tersebut, banyak suporter mulai menghubungkan kejadian itu dengan rumor kepindahannya. Federico Barba disebut ingin mencari lingkungan yang lebih tenang setelah semusim penuh bermain di Indonesia.
Lagu Goodbye Kiss Jadi Kode Perpisahan?
Kode hengkang Federico Barba kembali muncul setelah laga terakhir Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu 23 Mei 2026. Saat itu, Persib Bandung memastikan diri menjadi juara usai bermain imbang 0-0.
Federico Barba mengunggah momen selebrasi juara di InstaStory pribadinya. Namun, perhatian publik justru tertuju pada lagu yang dipilih dalam unggahan tersebut. Barba menyematkan lagu “Goodbye Kiss” milik Kasabian sebagai latar musik postingannya. Lagu tersebut dikenal memiliki makna tentang perpisahan dan hubungan yang harus berakhir.
Pemilihan lagu itu langsung membuat Bobotoh berspekulasi. Banyak yang menganggap unggahan tersebut merupakan kode halus Federico Barba untuk berpamitan dengan publik Bandung setelah hanya satu musim berseragam Persib Bandung. Apalagi selama musim 2025/2026, Federico Barba menjadi salah satu pemain penting di lini belakang. Pengalamannya bermain di Eropa membuat pertahanan Persib Bandung tampil lebih solid hingga akhirnya sukses meraih trofi juara.
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait status Federico Barba musim depan. Manajemen Persib Bandung juga masih belum memberikan kepastian soal masa depan sang pemain.
Klub Yunani Disebut Siap Tampung Federico Barba
Di tengah rumor kepindahannya, nama Federico Barba ternyata mulai dikaitkan dengan klub asal Yunani, Thessaloniki. Rumor tersebut pertama kali muncul lewat laporan media Yunani, Thesstoday, pada 17 Mei 2026. Dalam laporan itu disebutkan jika Thessaloniki mulai bergerak menyusun skuad baru untuk menghadapi kompetisi musim depan.
“Termasuk Federico Barba, bek asal Italia berusia 33 tahun yang saat ini bermain di Indonesia untuk Persib Bandung,” tulis rumor tersebut. “Selama kariernya, ia telah bermain untuk beberapa tim Eropa, termasuk Sion, Como 1907, Pisa Sporting Club, Benevento Calcio, Chievo Verona, Real Valladolid, Sporting de Gijón, Empoli FC, dan VfB Stuttgart, sementara ia memulai kariernya di tim junior AS Roma. Namanya juga pernah dipertimbangkan oleh tim-tim Yunani di masa lalu, karena ia juga menjadi target transfer Aris Thessaloniki.”
Klub tersebut tertarik mendatangkan Federico Barba karena pengalaman panjangnya bermain di Eropa. Federico Barba memang bukan nama asing di sepak bola Eropa. Sepanjang kariernya, dia pernah membela sejumlah klub seperti Empoli FC, VfB Stuttgart, Sporting de Gijón, hingga Real Valladolid.
Ketertarikan Thessaloniki juga disebut tak lepas dari hadirnya pelatih anyar asal Italia, Walter Mazzarri. Sosok berpengalaman itu disebut mulai merekomendasikan sejumlah pemain senegaranya untuk memperkuat tim. Nama Federico Barba masuk dalam daftar pemain yang dipantau karena dianggap cocok dengan kebutuhan klub. Faktor kedekatan kultur Italia juga diyakini bisa mempermudah proses adaptasi jika transfer benar-benar terjadi.
Kini, menarik dinantikan keputusan Federico Barba setelah sukses membawa Persib Bandung menjadi juara Super League 2025/2026. Jika benar hengkang, maka sang bek dipastikan meninggalkan kesan mendalam bagi Bobotoh dalam waktu yang singkat.





