Berita Populer Hari Ini: Persoalan Hukum, Kesehatan, dan Sosial di NTT
Berikut ini adalah lima berita yang menjadi perhatian pembaca Infomalangraya.net pada hari ini. Berita-berita tersebut mencakup berbagai isu seperti persidangan, pengajuan administrasi calon taruna, kejadian di DPRD TTU, serta program sosial masyarakat.
1. Pemeriksaan Ayah Dokter Icha oleh BK DPRD TTU
Ayah dari dr. Icha, Gabriel Pakaenoni, dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) selama 2 jam 30 menit. Proses pemeriksaan dilakukan di Ruangan BKD DPRD TTU, Senin, 6 Juni 2026.
Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Ketua BK DPRD TTU, Maximus Taek beserta dua anggota BK, Hubertus Bana dan Felix Anunut. Proses berlangsung tertutup di dalam ruang sidang tersebut. Sementara itu, keluarga almarhumah, IDI TTU, dan penasihat hukumnya menanti di luar ruangan tersebut.
2. Polda NTT Jelaskan Persyaratan Calon Taruna Akpol
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan bahwa enam calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Pengiriman Daerah (Panda) Polda NTT Tahun Anggaran 2026 yang menjadi sorotan publik telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Hal ini termasuk ketentuan domisili sebagaimana diatur dalam Pengumuman Kapolri tentang penerimaan Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.
Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus menjawab berbagai informasi dan dinamika yang berkembang di media sosial terkait asal-usul sejumlah peserta seleksi. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta diawasi secara berlapis oleh pengawas internal maupun eksternal.
3. Ibu Dokter Icha Menangis Saat Dilarang Masuk Ruang BK DPRD TTU
Ibu dokter Icha Pakaenoni, Nur Azizah, meneteskan air mata ketika tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara. BK DPRD TTU hanya mengizinkan ayah dari dr. Icha, Gabriel Pakaenoni, masuk ke ruang tersebut.
Nur Azizah kemudian berdoa di depan pintu ruang BK DPRD TTU sambil menitikkan air mata. Ia heran tidak diizinkan masuk ke ruangan tersebut. Pasalnya, korban menyampaikan insiden dugaan intimidasi oknum anggota DPRD tersebut kepada kedua orang tuanya. Ia juga tidak mengetahui alasan mendasar tidak diperkenankan masuk ke ruang pemeriksaan bersama suaminya.
4. Orang Tua Dokter Icha Datangi DPRD TTU untuk Beri Keterangan
Orang tua dan keluarga serta penasihat hukum keluarga dokter jaga RS Leona Kefamenanu, dokter Elisa Princila Utami Pakaenoni, S.Ked atau dr. Icha tiba di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka dijadwalkan untuk memberikan keterangan ihwal kasus dugaan intimidasi oleh tiga orang oknum anggota DPRD TTU Senin, 6 Juli 2026.
Pantauan Infomalangraya.net, kehadiran keluarga dan PH Dokter Icha didampingi Ketua dan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten TTU. Setelah menanti di ruang tunggu sekira 30 menit, ayah Dokter Icha, Gabriel Pakaenoni, kemudian diarahkan untuk masuk ke ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU.
5. BKMT NTT dan YBM PLN Gelar Khitanan Massal
Badan Kontak Majelis Taklim Provinsi Nusa Tenggara Timur (BKMY NTT) kembali menggelar khitanan massal sebagai bagian dari program sosial dan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Muhajirin, Oebufu, Kota Kupang, Minggu (5/7/2026), terlaksana berkat kolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT (YBM PLN NTT) serta berbagai mitra dan sponsor.
Ketua Umum BKMT NTT, Hj. Rosmini S. Wongso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi BKMT dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang kesehatan dan pembinaan masyarakat. Ribuan anak telah merasakan manfaat dari program ini sejak tahun 2013.




