
Infomalangraya.net — Paris Saint-Germain diprediksi mengalahkan Villarreal 3-1 dalam pertandingan Liga Champions di Estadio de la Ceramica, Rabu (4/11/2026) pukul 03.00 WIB, berkat ketajaman lini serang yang sudah menghasilkan 14 gol dari tiga laga.
Pertemuan pertama kedua klub ini menjadi kesempatan Les Parisiens mempertahankan rekor sempurna sekaligus memperpanjang penderitaan pertahanan tuan rumah yang terus kebobolan di panggung Eropa.
PSG datang dengan modal tiga kemenangan, termasuk keberhasilan menundukkan Barcelona 4-2 pada pertandingan sebelumnya.
Sebaliknya, Villarreal menempati peringkat ke-19 dengan tiga poin setelah kalah dramatis 3-4 dari Liverpool.
Perbedaan performa tersebut membuat tim tamu lebih diunggulkan meski sejumlah pemain penting menghadapi masalah cedera.
Villarreal membutuhkan pertahanan jauh lebih disiplin jika ingin menghentikan juara bertahan dua musim beruntun tersebut.
Mengapa PSG Diunggulkan Memborong Gol?
Paris Saint-Germain memiliki produktivitas paling mencolok dalam tiga pertandingan awal Liga Champions musim ini.
Pasukan Luis Enrique menghajar Slovan Bratislava 6-1 sebelum mengalahkan Manchester City dan Barcelona dengan skor identik 4-2.
Koleksi 14 gol itu menyamai catatan Arsenal pada musim 2010–2011 sebagai jumlah gol terbanyak setelah tiga pertandingan awal kompetisi.
Angka tersebut memperlihatkan kemampuan PSG menjaga ancaman serangan meski menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Les Parisiens juga menjadi salah satu dari lima tim yang masih memiliki rekor kemenangan sempurna.
Kemenangan di Spanyol akan membawa mereka menyapu empat pertandingan pembuka fase utama Liga Champions untuk kali pertama sejak 2019.
Momentum PSG semakin kuat karena mereka berpeluang mencatat kemenangan ke-10 secara beruntun di seluruh kompetisi.
Rentetan hasil positif tersebut menjadi respons setelah mereka membuka perjalanan Ligue 1 tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan pertama.
Luis Enrique turut membawa modal pencapaian pribadi setelah membukukan kemenangan kompetitif ke-127 sebagai pelatih PSG pada Senin.
Jumlah itu menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah klub, menambah bobot kepercayaan diri tim sebelum melawat ke markas Villarreal.
Seberapa Rapuh Pertahanan Villarreal?
Villarreal menghadapi persoalan besar karena selalu kebobolan dalam 14 pertandingan Liga Champions terakhir.
Bahkan, rata-rata kebobolan mereka mencapai 3,8 gol per pertandingan dalam 10 laga terakhir pada kompetisi tersebut.
Kerentanan itu kembali terlihat saat Villarreal kalah 3-4 di kandang Liverpool pada pertandingan ketiga. Mereka sempat memimpin pada babak kedua, tetapi gagal mengamankan hasil hingga peluit akhir.
Seluruh tiga pertandingan Villarreal pada fase liga musim ini menghasilkan sedikitnya empat gol.
Situasi tersebut membuat duel melawan PSG berpotensi kembali terbuka, terutama jika tuan rumah kesulitan menjaga keseimbangan setelah menyerang.
Satu-satunya kemenangan Villarreal sejauh ini diraih ketika menjamu Napoli dengan skor 3-1.
Hasil melalui kebangkitan tersebut menunjukkan tim asuhan Inigo Perez tetap memiliki kemampuan memberikan perlawanan di depan pendukung sendiri.
Namun, Villarreal kehilangan poin dalam dua pertandingan kandang kompetitif terakhir. Mereka juga gagal menang pada dua pertandingan terakhir fase utama Liga Champions ketika sempat unggul pada babak kedua.
Ada catatan positif karena Villarreal belum terkalahkan dalam dua pertemuan Liga Champions melawan wakil Prancis.
Keduanya terjadi menghadapi Lille pada musim 2005–2006, melalui kemenangan kandang 1-0 dan hasil imbang tandang 0-0.
Siapa Pemain yang Bisa Menentukan Pertandingan?
PSG tetap memiliki pilihan penyerang berbahaya meski kondisi sejumlah pemain utama membatasi kekuatan mereka. Ferran Torres menjadi salah satu tumpuan setelah mengoleksi tiga gol pada fase liga, sejajar dengan Ousmane Dembele.
Desire Doue juga patut mendapat perhatian karena mencetak gol dalam dua pertandingan Liga Champions secara beruntun. Saat menghadapi Barcelona, ia masuk daftar pencetak gol bersama Fabian Ruiz, Lucas Hernandez, dan Vitinha.
Dembele serta Marquinhos mengalami masalah hamstring, sedangkan Nuno Mendes dan Alessandro Longoni menghadapi cedera kaki.
Khvicha Kvaratskhelia dipastikan absen akibat robekan ligamen krusiat, sehingga pilihan serangan PSG membutuhkan kontribusi pemain yang tersedia.
Di kubu Villarreal, Nathan Saliba, Alassane Diatta, Juan Foyth, dan Ilias Akhomach diragukan tampil karena masalah otot.
Ketidakpastian itu menambah pekerjaan Inigo Perez dalam menyusun tim menghadapi lawan yang sedang sangat produktif.
Santiago Mourino dan Tani Oluwaseyi menjadi pencetak gol terbanyak Villarreal pada fase ini dengan masing-masing dua gol.
Oluwaseyi mencetak gol pada pengujung pertandingan melawan Liverpool, sementara Sergi Cardona dan Georges Mikautadze turut membobol gawang wakil Inggris tersebut.
Villarreal diperkirakan menurunkan Gulacsi; Mourino, Navarro, Veiga, Cardona; Comesana, Gueye; Oluwaseyi; Buchanan, Mikautadze, dan Moleiro.
PSG berpeluang memainkan Safonov; Hakimi, Beraldo, Pacho, Hernandez; Zaire-Emery, Vitinha, Fernandez; Doue, Torres, dan Akliouche.
Mengapa Prediksi Skornya Kemenangan untuk PSG?
PSG memiliki cukup banyak pencetak gol untuk menghukum kesalahan, meski beberapa penyerang utama menghadapi kendala kebugaran.
Peluang Villarreal mencetak gol tetap terbuka karena mereka mampu menjaringkan tiga gol saat menghadapi Liverpool.
Dukungan kandang juga bisa membantu mereka membangun tekanan, seperti ketika membalikkan keadaan melawan Napoli.
Namun, PSG hanya kebobolan maksimal satu gol dalam empat dari lima pertandingan tandang kompetitif terakhir.
Mereka juga belum kalah dalam pertandingan tandang fase utama Liga Champions di Spanyol sejak tumbang 0-1 melawan Real Madrid pada November 2015.
PSG memang hanya memenangkan satu dari tiga laga tandang terakhir pada fase utama kompetisi ini.
Meski demikian, ketajaman saat ini memberi alasan kuat untuk menempatkan mereka sebagai favorit dalam pertemuan perdana kedua klub.
Laga ini sekaligus membuka peluang PSG memperpanjang catatan 13 pertandingan tanpa kekalahan di Liga Champions menjadi rekor klub.
Jika Villarreal kembali gagal mengatasi persoalan pertahanan, Les Parisiens berpeluang pulang membawa kemenangan dengan selisih dua gol.
Prediksi skor: Villarreal 1-3 Paris Saint-Germain.





