
Infomalangraya.net — AS Roma diprediksi mengalahkan Manchester United 3-1 pada pertandingan keempat fase liga Liga Champions di Old Trafford, Rabu (4/11/2026) pukul 03.00 WIB, dengan memanfaatkan keterpurukan tuan rumah yang sembilan laga beruntun tanpa kemenangan.
Duel ini menjadi ujian berat bagi Michael Carrick karena kekalahan berpotensi memperbesar tekanan terhadap posisinya sebagai pelatih Setan Merah.
Manchester United menyambut pertandingan sebagai penghuni peringkat ke-21 klasemen fase liga, sedangkan Roma berada di posisi ke-15.
Perbedaan performa terkini membuat Giallorossi memiliki alasan kuat untuk membidik kemenangan meski bermain di markas lawan.
Kemenangan terakhir Manchester United di semua kompetisi terjadi ketika menghadapi debutan Eropa, Sabah, hampir dua bulan lalu.
Sejak itu, hasil buruk terus menumpuk dan membuat pertandingan melawan Roma terasa semakin menentukan bagi Carrick.
Mengapa Manchester United Rentan Kembali Tumbang?
Manchester United belum menemukan jalan keluar dari krisis setelah kembali kalah saat menghadapi Chelsea di Stamford Bridge.
Kekalahan tersebut memperpanjang puasa kemenangan menjadi sembilan pertandingan, dengan tiga laga terakhir seluruhnya berakhir tanpa poin.
Sebenarnya, permainan Manchester United pada babak pertama memberikan sedikit harapan untuk menghentikan rentetan hasil mengecewakan.
Amad Diallo mendapatkan dua peluang menjanjikan, tetapi gagal mengubah kesempatan tersebut menjadi gol yang bisa mengangkat kepercayaan diri timnya.
Chelsea kemudian menghukum kelengahan pertahanan Manchester United melalui aksi individu Morgan Rogers setelah turun minum.
Situasi semakin buruk ketika Lisandro Martinez menerima dua kartu kuning dalam rentang 90 detik, dengan pelanggaran kedua menghasilkan penalti.
Cole Palmer menjalankan tugas dari titik putih untuk membuat pertandingan semakin sulit diselamatkan Manchester United.
Penampilan menjanjikan selama 45 menit pertama akhirnya kembali tertutup oleh persoalan disiplin dan rapuhnya organisasi pertahanan.
Carrick sebelumnya memperoleh dukungan manajemen kurang dari sepekan setelah Manchester United dihajar Bournemouth 0-3.
Namun, dukungan tersebut belum diikuti perubahan hasil, sementara timnya kini menempati peringkat ke-17 Liga Inggris dan hanya unggul selisih gol dari zona degradasi.
Seberapa Berbahaya Lini Serang Roma?
Roma datang dengan modal lima pertandingan beruntun tanpa kekalahan, termasuk empat kemenangan yang memperlihatkan ketajaman serangan mereka.
Pasukan Gian Piero Gasperini bahkan mencetak sedikitnya tiga gol dalam empat pertandingan sepanjang periode tersebut.
Produktivitas itu terlihat ketika Roma bermain imbang 3-3 melawan Napoli dalam pertandingan yang menghasilkan enam gol.
Giallorossi kemudian menaklukkan Cagliari 4-2 dan menghajar Udinese 5-2 pada Sabtu, mempertegas kemampuan mereka menjaga ancaman di depan gawang.
Donyell Malen menjadi pemain yang paling perlu diwaspadai Manchester United karena sudah mengoleksi delapan gol di Serie A.
Jumlah tersebut menempatkannya di posisi kedua persaingan pencetak gol terbanyak, hanya terpaut satu gol dari Gustavo Varela.
Penyerang asal Belanda itu juga sudah mencetak tiga gol di Liga Champions sehingga ancamannya tidak terbatas pada kompetisi domestik.
Kontribusi dua assist, sejajar dengan Matias Soule, menambah alasan bagi pertahanan Manchester United untuk mengawasi pergerakannya secara ketat.
Meski demikian, Roma belum sepenuhnya meyakinkan ketika harus menjaga wilayah pertahanan sendiri.
Mereka kebobolan tiga gol melawan Napoli serta masing-masing dua gol ketika menghadapi Cagliari dan Udinese, membuka peluang bagi tuan rumah untuk mencetak gol.
Bagaimana Kondisi Pemain dan Perkiraan Susunan Starter?
Manchester United harus menghadapi Roma tanpa Patrick Dorgu, Luke Shaw, dan Benjamin Sesko yang masih absen.
Kondisi Marcus Rashford serta Amad juga perlu dievaluasi sebelum Carrick menentukan pilihan terakhir untuk pertandingan di Old Trafford.
Martinez tetap dapat dimainkan di Liga Champions meskipun menghadapi hukuman larangan bermain pada kompetisi domestik.
Bek asal Argentina itu berpeluang mendampingi Harry Maguire, dengan Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui mengisi kedua sisi pertahanan.
Carrick memiliki opsi menempatkan Youri Tielemans sebagai gelandang serang tengah dan menggeser Bruno Fernandes ke posisi melebar.
Kobbie Mainoo bersama Andrey Santos berpotensi menjadi fondasi lini tengah, sementara Mason Mount mendukung Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha menjadi pilihan dari bangku cadangan.
Perkiraan starter Manchester United adalah Lammens; Dalot, Maguire, Martinez, Mazraoui; Mainoo, Santos; Fernandes, Tielemans, Mount; Mbeumo.
Komposisi tersebut menawarkan sejumlah pemain kreatif, tetapi efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi pekerjaan penting setelah peluang melawan Chelsea terbuang.
Roma tidak memiliki masalah cedera baru setelah kemenangan 5-2 atas Udinese, meski sejumlah pemain belum bisa kembali.
Muhammed Bah, Paulo Dybala, Manu Kone, Lorenzo Pellegrini, dan Mile Svilar masih absen sehingga Gasperini perlu mempertahankan efektivitas tim dengan pilihan yang tersedia.
Perkiraan starter Roma adalah Gollini; N’Dicka, Mancini, Hermoso; Molina, De Roon, Pisilli, Wesley; Cristante, Soule; Malen.
Absennya Dybala dan Pellegrini membuat kontribusi Malen serta Soule semakin penting dalam menghidupkan serangan tim tamu.
Mengapa Prediksi Skor Mengarah ke Kemenangan Roma?
Prediksi skor Manchester United vs Roma mengarah pada kemenangan tim tamu 3-1 karena perbedaan ketajaman dan kepercayaan diri kedua kesebelasan.
Manchester United memang bisa memanfaatkan celah pertahanan Roma, tetapi sembilan pertandingan tanpa kemenangan menunjukkan persoalan mereka belum terselesaikan.
Riwayat pertemuan di Old Trafford sebenarnya menyimpan kenangan pahit bagi Roma yang pernah dihajar 1-7 pada 2007.
Giallorossi juga menelan kekalahan 2-6 pada 2021, tetapi kondisi Manchester United saat ini memberi kesempatan untuk mengubah cerita.
Catatan tiga pertandingan Liga Champions Manchester United berupa satu kemenangan dan dua kekalahan menambah tekanan menjelang pertandingan keempat.
Roma memiliki satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, sehingga tambahan tiga poin sama pentingnya untuk memperbaiki posisi mereka.
Jika Malen kembali efektif dan Roma mampu mempertahankan produktivitasnya, pertahanan Manchester United berpotensi menghadapi malam yang panjang.
Tuan rumah diperkirakan tetap mendapatkan gol, tetapi Giallorossi lebih diunggulkan membawa pulang kemenangan dari Old Trafford.
Prediksi skor: Manchester United 1-3 Roma.





