Persiapan Pengamanan yang Matang untuk Kedatangan Presiden
Personil gabungan TNI, Polri, serta sejumlah instansi terkait menggelar Apel Gelar Kesiapan Operasional Pengamanan VVIP RI 1 di Balikpapan. Acara ini menjadi penanda kesiapan maksimal aparat dalam mengamankan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Kota Balikpapan, khususnya dalam rangka peresmian proyek strategis nasional milik PT Pertamina (Persero) di kawasan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
“Apel Gelar Kesiapan Operasional VVIP ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan seluruh unsur pengamanan dalam menjamin kelancaran dan keamanan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di wilayah Kota Balikpapan,” ujar Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Inf. Teguh Waluyo.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memastikan kesiapan personel, materiil, dan pola tindak di lapangan, tetapi juga memperkuat sinergi dan koordinasi lintas instansi agar setiap tahapan pengamanan dapat berjalan profesional, terukur, dan humanis.
“Dengan kesiapan yang matang serta disiplin dalam mematuhi prosedur tetap, diharapkan seluruh rangkaian kunjungan kerja RI-1 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi Kepala Negara maupun masyarakat,” tambahnya.
Jadwal Kedatangan dan Rangkaian Acara
Berdasarkan rundown acara yang diterima, Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sekitar pukul 15.00 WITA. Rombongan kemudian langsung bertolak menuju kawasan RDMP Balikpapan dengan estimasi waktu perjalanan 30 menit.
Setibanya di lokasi pada pukul 15.30 WITA, Presiden bersama rombongan VVIP melakukan kunjungan lapangan sekaligus bergerak menuju lokasi utama peresmian. Acara dibuka dengan Opening Dance Medley Nusantara oleh Batavia Dancer pada pukul 15.33 WITA, dilanjutkan foto bersama VVIP selama lima menit.
Pada pukul 15.38 WITA, Presiden Prabowo meninjau Gallery Walk proyek RDMP sebagai bagian dari paparan visual capaian dan manfaat proyek strategis tersebut. Seluruh undangan kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pada pukul 15.48 WITA, sebelum acara resmi dibuka oleh MC pada pukul 15.50 WITA.
Rangkaian acara inti dimulai dengan pembacaan doa pada pukul 15.55 WITA, dilanjutkan laporan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri pada pukul 16.00 WITA. Pada pukul 16.03 WITA, ditayangkan video bertajuk “Melayani Indonesia dengan Hati” yang menggambarkan peran strategis Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Selanjutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan sambutan pada pukul 16.13 WITA, sebelum Presiden Prabowo memberikan arahan resmi hingga pukul 16.28 WITA. Prosesi peresmian proyek RDMP Balikpapan dilaksanakan pada pukul 16.28 WITA, kemudian acara ditutup pada pukul 16.33 WITA dan dilanjutkan ramah tamah hingga pukul 17.08 WITA. Presiden dijadwalkan meninggalkan lokasi acara pada waktu yang sama.
Kehadiran Helikopter dan Kendaraan Militer Menghebohkan Warga
Menjelang kedatangan Presiden, dua helikopter TNI AD terpantau mendarat di kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan. Kehadiran dua “burung besi” tersebut sempat menghebohkan warga sekitar, bahkan rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Selain itu, di sepanjang kawasan Jalan Lapangan Merdeka terlihat sejumlah kendaraan militer berbaris sebagai bagian dari persiapan pengamanan kunjungan Presiden di Balikpapan. Usai meresmikan RDMP Balikpapan, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda dengan peninjauan Sekolah Rakyat dan Sekolah Nusantara di wilayah Ibu Kota Nusantara.
Presiden direncanakan bertolak menuju IKN menggunakan helikopter dari kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan, mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di kota minyak tersebut.





