Wisata Alam yang Menarik di Manggarai Timur
Manggarai Timur, sebuah kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT), menawarkan berbagai destinasi alam yang memukau. Dari pantai yang indah hingga gunung dan air terjun yang menawan, wilayah ini memiliki banyak keunikan yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Salah satu destinasi yang menarik perhatian adalah Air Terjun Cunca Renging.
Air Terjun Cunca Renging terletak di Desa Compang Nengker, yang merupakan pemekaran dari Desa Gurung Turi. Lokasinya berada di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. Keunikan dari air terjun ini terletak pada aliran airnya yang mengalir di antara batuan kapur yang ditumbuhi lumut hijau. Air yang jernih dan dingin ini berasal dari goa kecil di atas, sehingga pengunjung bisa mandi di bawah aliran airnya.
Menurut Albertus Jehamin, staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, saat musim hujan, debit air Cunca Renging meningkat dan membuatnya terlihat lebih eksotis. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa air terjun ini konon menjadi tempat mandi para bidadari. Hal ini menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengunjungi lokasi ini.
Jalur Menuju Air Terjun Cunca Renging
Untuk mencapai Air Terjun Cunca Renging, terdapat dua alternatif jalur yang bisa dipilih. Masing-masing jalur memiliki keindahan dan tantangan sendiri.
Alternatif Pertama:
Jalur ini melalui Desa Gurung Turi, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Kota Mano, ibu kota Kecamatan Lambaleda Selatan. Perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit. Setelah tiba di Desa Gurung Turi, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama sekitar 20 menit melintasi persawahan yang indah menuju Desa Compang Nengker.
Alternatif Kedua:
Jalur kedua melalui Kampung Watu Cie. Jaraknya sekitar 7 kilometer dari Watu Cie, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Perjalanan dilanjutkan melewati Cekalikang dan kemudian menuju Nengkal. Setelah sampai di Kampung Ndueng, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 15 menit melintasi kebun kopi milik masyarakat setempat.
Meskipun jalur kedua lebih sulit karena medannya cukup terjal dengan kemiringan di atas 45 derajat, pengunjung akan merasa seru dan menantang. Namun, hingga saat ini, Cunca Renging belum dikelola sebagai objek wisata yang terstruktur. Masih belum tersedia fasilitas maupun aksesibilitas yang nyaman bagi pengunjung.
Potensi Wisata yang Masih Terbuka
Meskipun masih belum dikembangkan secara maksimal, Air Terjun Cunca Renging tetap menjadi destinasi yang diminati oleh wisatawan. Baik dari Manggarai Timur maupun Manggarai, banyak orang yang datang untuk menikmati keindahan alamnya.
Menurut Jehamin, kolaborasi antara masyarakat setempat dan pemerintah desa dapat membantu menata dan mengembangkan daya tarik wisata ini. Dengan adanya pengembangan yang baik, Cunca Renging dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari daerah yang kaya akan wisata alam, Manggarai Timur terkenal dengan berbagai destinasi yang menarik minat wisatawan mancanegara maupun lokal. Sayangnya, akses jalan ke beberapa destinasi masih kurang memadai, sehingga perlu diperbaiki agar lebih mudah dijangkau oleh pengunjung.





