Pertandingan Derbi Milan yang Berisiko Tinggi

Pertandingan antara AC Milan dan Inter Milan di Liga Italia Serie A menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam kalender musim ini. Laga yang dikenal sebagai Derby della Madonnina akan digelar di Stadion San Siro pada Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB. Kedua klub asal kota Milan ini akan saling bersaing untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan gelar juara.

Derby ini memiliki bobot yang sangat berat, karena selisih poin saat ini mencapai 10 poin. Hanya kemenangan yang bisa membuka peluang bagi AC Milan untuk kembali menjalani kompetisi, sementara hasil imbang atau kemenangan Inter akan membuat mereka lebih dekat dengan gelar. Rafael Leao, pemain AC Milan, menyebut pertandingan ini sebagai “hidup atau mati” setelah mengatakan kepada DAZN:

“Saya meminta rekan-rekan setim saya untuk memberikan yang terbaik dan menganggapnya sebagai hal pribadi karena ini adalah pertandingan hidup atau mati.”

“Kami akan menghadapi pertandingan ini dengan penuh hormat kepada Inter Milan, yang merupakan tim hebat, tetapi juga dengan keinginan untuk mendapatkan hasil positif. Kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk pertandingan ini, dan pelatih akan melakukan hal itu.”

Leao juga menekankan pentingnya suasana kota Milan yang akan sangat istimewa selama pertandingan ini. Ia menyarankan agar para pemain tetap fokus dan tidak keluar rumah sebelum laga, karena atmosfer yang akan tercipta sangat penting untuk memengaruhi performa pemain.

Pemain-Pemain Penting dalam Derbi

Beberapa pemain AC Milan memiliki peran krusial dalam laga ini. Berikut beberapa dari mereka:

  • Pervis Estupinan

    Hingga Kamis malam, Sky melaporkan bahwa Estupinan lebih diunggulkan untuk menjadi starter di sisi kiri dibandingkan Davide Bartesaghi. Pemain asal Italia itu kembali berlatih penuh pada hari Jumat, tetapi ada keraguan apakah ia akan diturunkan sejak menit pertama, setelah mengalami cedera otot di Cremona. Ini bisa jadi kesempatan terakhir bagi Estupinan, jika ia memang diturunkan sebagai starter. Menggantikan Theo Hernandez bukanlah hal yang mudah, dan meskipun pemain Ekuador itu tidak dianggap sebagai pengganti dengan kualitas yang sama, lebih banyak yang diharapkan darinya.

  • Youssouf Fofana

    Dalam beberapa hari terakhir, pembicaraan tentang masa depan Fofana di klub setelah musim ini kembali mencuat, meskipun ia adalah gelandang ketiga yang paling sering digunakan Allegri setelah Luka Modric dan Adrien Rabiot. Galatasaray masih diyakini tertarik dan telah melakukan pendekatan di bursa transfer musim dingin, tetapi Calciomercato.com menyatakan bahwa pemain Prancis itu tidak ingin pergi. Ia diperkirakan akan bermain sebagai gelandang serang kanan, dan dapat kembali menunjukkan pentingnya dirinya bagi Allegri dengan kontribusinya yang signifikan di antara kotak penalti.

  • Fikayo Tomori

    Tidak ada lawan yang lebih sering dihadapi pemain Inggris ini sepanjang kariernya selain Inter Milan. Ia telah bermain dalam 14 pertandingan derbi, memenangkan lima dan kalah enam. Itu juga berarti tidak ada seorang pun di skuad yang memiliki pengalaman lebih banyak dalam pertandingan ini selain pemain Inggris tersebut (Mike Maignan juga memiliki 14 penampilan). Tomori tampil tidak konsisten sejak musim 2021-22 yang mengantarkannya meraih Scudetto, tetapi di bawah asuhan Massimiliano Allegri, ia telah menjadi pilar kunci dalam formasi tiga bek, bermain di sisi kanan yang tampaknya lebih cocok untuknya.

  • Christian Pulisic

    Pulisic adalah orang yang menentukan hasil derbi sebelumnya musim ini, memanfaatkan bola rebound untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Dia mencetak delapan gol di paruh pertama musim Serie A meskipun berjuang melawan masalah cedera, dan tampak berada dalam performa terbaiknya. Namun, sejauh ini, tahun 2026 telah menjadi tahun yang penuh kesialan bagi pemain timnas AS ini. Ia belum mencetak gol atau memberikan assist, dan ia telah melewatkan beberapa peluang besar untuk memulai tahun kalender baru ini.

Pemain Lain yang Bisa Menjadi Pahlawan

Selain pemain utama, beberapa pemain lain juga memiliki potensi untuk menjadi pahlawan dalam derby ini. Misalnya:

  • Alexis Saelemaekers dan Koni De Winter

    Duo Belgia ini diprediksi akan menjadi starter di posisi RWB dan CB. Bagi Saelemaekers, ini tentang mendapatkan kembali performa terbaiknya dalam pertandingan di mana emosi yang berlebihan seringkali menjadi kelemahan; bagi De Winter, tujuannya adalah untuk terus bermain di level tinggi.

  • Zachary Athekame

    Umpan silang dari sisi kanan bisa menjadi senjata ampuh, terutama jika Niclas Füllkrug masuk dan Allegri menerapkan strategi yang lebih langsung.

  • Samuele Ricci dan Ardon Jashari

    Keduanya berjuang untuk menunjukkan bahwa mereka layak mendapatkan tempat ketiga di samping Modric dan Rabiot, dan pertandingan apa yang lebih baik untuk membuktikannya.

  • Christopher Nkunku

    Pemain seharga €38 juta ini memiliki masa depan yang masih belum pasti, tetapi seharusnya tidak terpengaruh oleh kesempatan seperti ini, terutama setelah menjalani tahun 2026 yang lebih baik.






Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version