Komentar Ade Armando Mengenai Safari Jokowi dan Hubungan dengan PSI

Ade Armando, mantan anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menyampaikan pendapatnya mengenai rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang akan melakukan safari keliling Indonesia. Menurutnya, jika safari tersebut dilakukan bersama dengan PSI, maka persepsi negatif terhadap eks presiden akan muncul di kalangan masyarakat.

Dia menilai bahwa Jokowi sebaiknya menjaga jarak dengan PSI, begitu pula sebaliknya. Menurutnya, jika hal ini dilakukan, maka persepsi publik terhadap Jokowi dan PSI akan berbeda. Ia khawatir bahwa kunjungan Jokowi bisa dilihat sebagai upaya untuk meningkatkan citra PSI, yang disebutnya sebagai ‘partai keluarga’.

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, adalah putra bungsu dari Jokowi. Hal ini memperkuat dugaan Ade bahwa publik akan berpikir bahwa kunjungan Jokowi bukan murni dalam rangka bertemu rakyat, melainkan sebagai bagian dari konsolidasi ‘partai keluarga’.

“Kemunculan Jokowi saat ini penting jika perjalanan Pak Jokowi terlihat bebas dari PSI. Karena kalau Pak Jokowi terlalu sering dikelilingi kader PSI, publik bisa mulai membaca kunjungannya secara berbeda,” ujarnya.

“Kunjungan Jokowi tidak lagi sebagai bentuk kedekatan dengan rakyat, tetapi menjadi upaya untuk mengkonsolidasikan ‘partai keluarga’, yang bisa berbahaya secara simbolik,” katanya.

Ade menjelaskan bahwa hubungan antara Jokowi dan PSI bukanlah sekadar hubungan politik biasa. Menurutnya, hal tersebut dapat dilihat dari posisi Kaesang sebagai pemimpin partai. Lebih lanjut, ia juga khawatir bahwa safari Jokowi bisa menciptakan persepsi di masyarakat tentang kekuatan politik dinasti di tubuh PSI.

“Di Indonesia, isu dinasti politik adalah isu yang sensitif,” ujarnya.

Meskipun demikian, Ade mengatakan bahwa sebagian masyarakat tidak mempermasalahkan jika sebuah keluarga seluruhnya terjun ke dunia politik. Namun, ia menegaskan bahwa masyarakat akan merasa sinis ketika hal tersebut dipertontonkan secara vulgar.

“Tapi publik mulai resisten ketika muncul kesan bahwa sang tokoh terlalu rakus kekuasaan, terlalu vulgar, atau terlalu terang-terangan mempertahankan pengaruh keluarga.”

Ade berharap agar Jokowi menjaga jarak dengan partai yang dipimpin putra bungsunya tersebut. Di sisi lain, jika PSI juga menjaga jarak dengan Jokowi, maka hal ini akan menguntungkan partai tersebut dan sebaliknya.

“Kalau Pak Jokowi tetap populer sebagai tokoh independen, sebagian simpati publik terhadap dirinya akan mengalir secara alami kepada PSI tanpa menimbulkan kesan dipaksa. Ini jauh lebih efektif,” ujarnya.

Projo Minta Safari Jokowi Tidak Dikaitkan dengan Pemilu 2029

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Pro Jokowi (Projo), Freddy Alex Damanik, meminta publik tidak menafsirkan bahwa safari keliling Indonesia yang akan dilakukan Jokowi untuk kepentingan Pemilu 2029. Freddy menegaskan bahwa politik bersifat dinamis dan keputusan besar bangsa Indonesia tidak hanya ditentukan arahnya oleh satu orang.

“Kita harus objektif. Sampai saat ini belum ada deklarasi apapun terkait (Pemilu) 2029. Belum ada keputusan politik apapun,” katanya.

Freddy juga meminta agar masyarakat tidak terjebak dalam logika bahwa safari tokoh publik seperti yang dilakukan Jokowi adalah bentuk kampanye politik. Ia menegaskan bahwa tujuan Jokowi adalah menjaga komunikasi dengan masyarakat setelah tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.

“Kita jangan terjebak pada logika bahwa setiap pertemuan dengan rakyat pasti identik dengan kampanye kekuasaan.”

Menurut Freddy, Jokowi menyelesaikan jabatannya sebagai Presiden sesuai dengan ketentuan konstitusi. Ia juga mengungkapkan bahwa Jokowi menolak usulan masa jabatan Presiden selama tiga periode.

“Itu bukti bahwa beliau taat demokrasi,” katanya.

Freddy menilai bahwa safari yang dilakukan Jokowi merupakan upaya untuk menjaga silaturahmi dan hubungan dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa jika nantinya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, melakukan hal serupa, maka itu akan menjadi bukti bahwa dia dicintai oleh rakyat.

“Bagi kami di Projo, yang dilakukan Pak Jokowi hari ini adalah menjaga silaturahmi kebangsaan, menjaga hubungan dengan rakyat, dan memastikan semangat persatuan tetap hidup.”

Jokowi Sudah Sehat, Siap Keliling Indonesia

Jokowi mengaku telah siap untuk melakukan safari ke sejumlah wilayah di Indonesia. Dia mengatakan telah siap untuk melakukan safari tersebut karena sudah dalam kondisi sehat.

“Ya saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada. Ya seperti ini udah memenuhi undangan-undangan di daerah udah siap insyaallah. Tiap hari lihat,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (25/5/2026).

Safari dilakukan lantaran banyak undangan dari masyarakat di berbagai daerah. Jokowi mengatakan selain memenuhi undangan masyarakat, ia juga direncanakan akan bertemu dengan relawan dan kader PSI dari berbagai daerah.

Ia telah membocorkan beberapa daerah yang akan dikunjunginya yakni Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Barat (Jabar).

“Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu relawan di daerah karena ada undangan. Lampung, NTT, Jawa Barat. Ya seperti ini,” jelasnya.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

© 2026 Info Malang Raya. All rights reserved.

Exit mobile version