Timnas Futsal Indonesia berhasil mencatat sejarah dengan berhasil melaju ke babak final dalam ajang Piala Asia Futsal 2026. Ini merupakan pencapaian pertama kalinya bagi Timnas Futsal Indonesia dalam sejarah partisipasinya di kompetisi tersebut sejak pertama kali berpartisipasi pada tahun 2002. Meskipun akhirnya kalah dari Iran dalam adu penalti, prestasi ini tetap menjadi bukti kemajuan yang signifikan dalam dunia futsal Indonesia.

Namun, di balik euforia atas kesuksesan ini, terdapat kabar buruk yang diterima oleh PSSI. AFC (Asosiasi Sepak Bola Asia) memberikan sanksi berat kepada PSSI karena dua insiden pelanggaran selama penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia.

Pelanggaran Pertama: Laga Indonesia vs Korea Selatan

Insiden pertama terjadi pada laga Grup A antara Indonesia dan Korea Selatan pada 27 Januari 2026. Dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC, PSSI dianggap melanggar beberapa aturan, termasuk:

  • Pasal 21.2 Peraturan Kompetisi Piala Asia Futsal AFC Indonesia 2026 – Satu orang yang berafiliasi dengan Tergugat memasuki area sekitar lapangan permainan tanpa memiliki perangkat akreditasi yang diperlukan.
  • Pasal 65.1 Kode Disiplin dan Etika AFC – Seorang penonton yang tergabung dalam Tergugat memasuki lapangan permainan setelah pertandingan.
  • Pasal 64.1 Kode Disiplin dan Etika AFC – Tergugat gagal memenuhi kewajibannya untuk mengambil tindakan pencegahan keselamatan dan memastikan ketertiban serta keamanan di stadion dan sekitarnya.

Akibat pelanggaran ini, PSSI dijatuhi denda sebesar USD3.000 untuk setiap pelanggaran, sehingga total denda mencapai USD11.000 atau sekitar Rp185 juta. Denda harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan.

Pelanggaran Kedua: Laga Iran vs Afganistan

Insiden kedua terjadi pada laga Grup D antara Iran dan Afganistan pada 1 Februari 2026. PSSI kembali dianggap melanggar Pasal 64.1 Kode Disiplin dan Etika AFC karena gagal menjaga ketertiban dan keamanan di stadion. Lima (5) penonton menyerbu lapangan permainan selama pertandingan, yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap penyelenggaraan pertandingan.

Akibatnya, PSSI dijatuhi denda sebesar USD3.000 atau sekitar Rp50 juta. Denda ini juga harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan.

Total Sanksi yang Diterima PSSI

Dengan demikian, total denda yang harus dibayar oleh PSSI selama penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 adalah sebesar USD14.000 atau sekitar Rp235 juta. Denda ini merupakan konsekuensi dari dua pelanggaran yang dilakukan selama penyelenggaraan turnamen.

Penutup

Meski menghadapi sanksi, prestasi Timnas Futsal Indonesia dalam Piala Asia Futsal 2026 tetap menjadi langkah penting dalam perkembangan sepak bola futsal di Indonesia. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para pemain dan pelatih untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas permainan di level internasional. Di sisi lain, PSSI diharapkan dapat belajar dari pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dan memperbaiki pengelolaan pertandingan di masa depan.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version