Perbandingan Aion V Luxury dan BYD Atto 3: Kedua SUV Listrik Tiongkok yang Memikat
Pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang pesat dengan hadirnya berbagai merek ternama dari Tiongkok. Dua model yang menonjol adalah Aion V Luxury dan BYD Atto 3, yang masing-masing membawa karakter unik dalam memenuhi kebutuhan konsumen akan mobil listrik modern tanpa emisi gas buang.
Perbandingan antara keduanya sangat menarik karena masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda dalam hal desain, kenyamanan, dan performa. Berikut ini adalah analisis mendalam mengenai kedua model tersebut.
Karakter Desain dan Estetika Eksterior
Secara visual, Aion V Luxury mengusung konsep futuristik yang sangat kental dengan bahasa desain “Digital Monster”. Garis bodinya cenderung tegak dan gagah, memberikan kesan SUV tradisional namun dengan sentuhan modernitas lewat lampu depan bertumpuk yang ikonik. Di sisi lain, BYD Atto 3 tampil lebih mengalir dan dinamis dengan bahasa desain “Dragon Face 3.0”. Atto 3 memiliki siluet yang lebih aerodinamis dan sporty, membuatnya terlihat lebih lincah saat membelah kemacetan.
Perbedaan dimensi juga menjadi catatan penting. Aion V Luxury memiliki tubuh yang sedikit lebih bongsor dibandingkan Atto 3, yang secara otomatis memberikan profil lebih dominan di jalan. Sementara itu, Atto 3 menawarkan proporsi yang lebih kompak dan ramping, sangat cocok bagi mereka yang menyukai gaya kendaraan crossover yang modern namun tidak terlalu intimidatif secara ukuran.
Kenyamanan Interior dan Kelimpahan Fitur
Memasuki kabin Aion V Luxury, suasana lapang langsung terasa berkat jarak sumbu roda yang mencapai 2.830 mm. Ruang kaki di baris kedua menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya, memberikan kenyamanan maksimal bagi penumpang belakang. Desain interiornya cenderung minimalis namun mewah dengan penggunaan material berkualitas tinggi. Berbeda dengan Aion, BYD Atto 3 menghadirkan interior yang sangat unik dan berani. Terinspirasi dari alat musik dan peralatan gym, Atto 3 memiliki detail seperti senar gitar pada pintu dan ventilasi AC berbentuk cakram yang sangat ekspresif.
Dari sisi teknologi, keduanya sudah dilengkapi dengan layar sentuh berukuran besar yang mengontrol hampir seluruh fungsi kendaraan. Namun, Atto 3 memiliki keunggulan unik dengan layar yang dapat diputar (rotasi) secara vertikal maupun horizontal. Untuk fitur keselamatan, baik Aion maupun BYD sudah menyematkan sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) tingkat tinggi yang mencakup kontrol jelajah adaptif hingga pengereman darurat otomatis.
Performa Bertenaga, Jarak Tempuh, dan Nilai Ekonomis
Bicara soal jantung pacu, Aion V Luxury dibekali baterai berkapasitas besar yang mampu menempuh jarak hingga 600 km berdasarkan pengujian NEDC. Jarak tempuh ini merupakan salah satu yang terjauh di kelasnya, memberikan ketenangan lebih saat perjalanan antar kota. BYD Atto 3 varian Extended Range menawarkan jarak tempuh sekitar 480 km (NEDC). Meski lebih pendek secara angka di atas kertas, performa motor listrik BYD dikenal sangat responsif dengan akselerasi 0-100 km/jam yang cukup impresif untuk ukuran SUV keluarga.
Memasuki Januari 2026, peta persaingan harga keduanya menjadi sangat kompetitif. Aion V Luxury dipasarkan dengan harga sekitar Rp 489.000.000 (OTR Jakarta), yang dianggap sangat sepadan dengan daya jelajah 600 km yang ditawarkan. Di sisi lain, BYD Atto 3 hadir dengan rentang harga yang lebih luas untuk menjangkau berbagai segmen, mulai dari varian Advanced seharga Rp 390.000.000 hingga varian Superior (Extended Range) yang menyentuh angka Rp 520.000.000. Pilihan akhirnya kembali pada prioritas: apakah mengutamakan efisiensi biaya dan desain artistik seperti pada Atto 3, atau lebih memilih kenyamanan ruang kabin serta daya jelajah ekstra yang ditawarkan oleh Aion V Luxury.
Geely EX2 vs BYD Atto 1: Duel EV Rp200 Jutaan!
