Perkembangan Infrastruktur Digital di Asia Pasifik pada Tahun 2026

Perusahaan keamanan siber dan komputasi cloud, Akamai Technologies, memproyeksikan bahwa infrastruktur digital di Asia Pasifik pada tahun 2026 akan dipengaruhi oleh serangan siber yang berbasis kecerdasan artifisial (AI) serta regulasi kedaulatan data yang semakin ketat. Proyeksi ini menunjukkan perubahan mendasar dalam cara organisasi menghadapi ancaman siber.

Perubahan Mendasar dalam Strategi Pertahanan Sibernetik

Akamai menyatakan bahwa strategi pertahanan siber yang lama akan menjadi usang karena AI mampu mempercepat durasi serangan dari hitungan minggu menjadi jam. Hal ini memaksa pelaku usaha untuk segera merevisi tata kelola risiko dan efisiensi biaya cloud mereka. Direktur Teknologi dan Strategi Keamanan di Akamai, Reuben Koh, menjelaskan bahwa AI secara fundamental mengubah dinamika ekonomi serangan siber di kawasan Asia Pasifik.

Menurut Koh, para peretas tidak lagi meningkatkan skala serangan melalui tenaga manusia, tetapi melalui otomatisasi. “Pemimpin tidak dapat mengandalkan pertahanan yang bergantung pada kecepatan manusia dalam lingkungan ancaman yang bergerak dengan kecepatan mesin,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Pemanfaatan AI dalam Serangan Siber

Laporan Akamai mencatat bahwa pelaku serangan akan memanfaatkan AI generatif dan otonom untuk memindai kelemahan serta meluncurkan serangan dengan keterlibatan manusia yang minimal. Model yang dikendalikan mesin ini mampu memangkas waktu serangan dari hitungan minggu menjadi hanya beberapa jam. Kondisi ini meningkatkan risiko bisnis secara drastis di pasar digital bernilai tinggi.

Negara-negara seperti Singapura, Korea Selatan, dan Jepang disebut sebagai wilayah yang sangat rentan terhadap percepatan model serangan ini. Selain kecepatan, vektor serangan juga diprediksi bergeser ke arah Application Programming Interface (API). Serangan yang didorong oleh API diperkirakan akan menggeser dominasi serangan berbasis web tradisional seiring tingginya ketergantungan layanan perbankan digital dan ritel terhadap ekosistem tersebut.

Kenaikan Insiden Keamanan API

Data Akamai menunjukkan lebih dari 80% organisasi di kawasan Asia Pasifik mengalami setidaknya satu insiden keamanan API dalam setahun terakhir. Ironisnya, hampir dua pertiga di antaranya tidak mengetahui API mana yang mengirimkan data sensitif. Hal ini menunjukkan kelemahan dalam pengelolaan keamanan API yang sangat penting bagi keamanan data organisasi.

Era Demokratisasi Ransomware

Tahun 2026 juga diprediksi menjadi era demokratisasi penuh ransomware yang berubah menjadi komoditas ekonomi kejahatan siber berskala besar. Sektor kaya data seperti keuangan, kesehatan, dan manufaktur semikonduktor tetap menjadi target bernilai tinggi bagi para pelaku kejahatan.

Konsep kedaulatan digital juga diperkirakan akan beralih fungsi menjadi kedaulatan ekonomi. Organisasi kini memandang portabilitas cloud sebagai langkah mitigasi risiko esensial terhadap ketidakpastian geopolitik, bukan sekadar taktik optimalisasi biaya.

Perubahan dalam Strategi Cloud

Chief Technology Officer Layanan Komputasi Cloud di Akamai, Jay Jenkins, menjelaskan bahwa strategi cloud di Asia sedang bergeser menuju otonomi penuh. India disebut memimpin transformasi ini, disusul oleh Australia yang mulai melakukan uji coba dalam skala besar.

“Para pemimpin ingin memiliki kemampuan untuk memindahkan beban kerja dengan mudah, menerapkan kontrol data yang kuat, dan menjalankan AI di tempat yang paling sesuai,” kata Jenkins.

Perubahan dalam Praktik FinOps

Akamai juga menyoroti perubahan dalam praktik manajemen keuangan cloud atau FinOps yang akan “bergeser ke kiri”. Volatilitas biaya komputasi AI akan memaksa tim teknik untuk mengintegrasikan visibilitas biaya secara real-time sejak fase desain model.

Organisasi yang mengadopsi pendekatan ini dinilai akan memperoleh keunggulan kompetitif. Efisiensi biaya yang terintegrasi sejak awal keputusan arsitektur akan menjadi pembeda utama di tengah persaingan implementasi aplikasi AI.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version