Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Senin
Assalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Asshalaatu Wassalaamu ‘ala asyra ashabihi ajmal’in, ‘amma ba’du.
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah Beserta Staf
Yang saya hormati Dewan Guru
Dan yang saya sayangi siswa-siswi Semuanya.
Pada pagi hari ini kita bersama-sama berkumpul di halaman sekolah adalah dalam rangka melaksanakan upacara bendera. Upacara bendera merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Senin. Tujuan dari upacara bendera adalah untuk menunjukkan rasa hormat terhadap simbol negara, yaitu bendera merah putih.
Bendera merah putih adalah salah satu simbol negara Indonesia. Selain bendera, ada juga simbol-simbol lain seperti Garuda, Pancasila, UUD 1945, dan presiden. Dengan melaksanakan upacara bendera, kita juga menunjukkan rasa cinta kepada negara.
Bendera merah putih memiliki warna merah dan putih. Di dunia ini tidak ada bendera yang sama persis. Namun, mungkin ada bendera yang mirip, seperti bendera Monaco. Bendera RI memiliki ukuran 3:4 (tiga banding empat), sedangkan bendera Monaco memiliki ukuran 4:5 (empat banding lima). Oleh karena itu, bendera RI terlihat lebih panjang dibandingkan dengan bendera Monaco.
Beberapa orang berpendapat bahwa bendera merah putih berasal dari bendera Belanda yang awalnya berwarna merah, putih, dan biru. Bendera tersebut kemudian diubah menjadi merah putih. Ada juga yang mengatakan bahwa bendera merah putih berasal dari kerajaan Majapahit di Jawa Timur pada abad ke-13.
Meskipun demikian, bendera merah putih tetap menjadi simbol yang unik dan tidak bisa digantikan oleh bendera lain. Dengan demikian, kita harus menjaga dan menghormati bendera merah putih sebagai bagian dari identitas bangsa.
Demikian amanat pembina upacara pada hari Senin ini. Mohon maaf bila terdapat kekurangan atau kesalahan.
Assalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.
Amanat Pembina Upacara tentang Kegiatan Belajar Mengajar
Assalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Asshalaatu Wassalaamu’ala asyrafil ambiya wal mursalin wa’ala alihi wa ashabihi ajmai’in. ‘amma ba’du.
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah Beserta Staf
Yang saya hormati Dewan Guru
Dan yang saya sayangi Siswa-Siswi Semuanya.
Pada pagi hari ini, Senin 26 Januari 2026, kita bersama-sama berkumpul di halaman sekolah adalah dalam rangka melaksanakan upacara bendera. Sebagai kegiatan rutin pada setiap hari Senin pagi, upacara bendera menjadi awal dari kegiatan belajar mengajar pada awal pekan ini.
Kegiatan belajar mengajar tidak hanya sekadar mencari ilmu, tetapi juga termasuk dalam bentuk dzikir dan ibadah kepada Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat al-Nahl ayat 43:
Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.
Dzikir dalam konteks ini dapat diartikan sebagai usaha untuk mencari ilmu. Arti dzikir yang lain adalah menyebut Asma Allah, seperti dalam firman Allah dalam surat al-Hajj ayat 32:
“Maka sebutlah nama Allah.”
Selanjutnya, dzikir juga berarti mengingat Allah, sebagaimana disebutkan dalam surat al-Kahfi ayat 24:
“Ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa.”
Dzikir juga bisa berarti membaca Al-Quran, seperti dalam firman Allah dalam surat al-Hijr ayat 9:
“Sesungguhnya Kami lah yang menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kamilah yang memeliharanya.”
Selain itu, dzikir juga bisa berarti melakukan shalat, sebagaimana disebutkan dalam surat Thaha ayat 14:
“Dan dirikanlah shalat dalam rangka dzikir pada Ku.”
Oleh karena itu, siswa-siswi yang berbahagia, marilah kita niatkan dalam hati bahwa menuntut ilmu adalah dalam rangka dzikir atau ibadah kepada Allah SWT.
Demikian amanat pembina upacara pada hari Senin ini. Mohon maaf bila terdapat kekurangan atau kesalahan.
Hadanallah wa iyyaakum ila shiraatim mustakim.
Wassalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.
