Kekacauan Hubungan Ammar Zoni dan Dokter Kamelia
Ketegangan antara aktor Ammar Zoni dan kekasihnya, Dokter Kamelia, kini menjadi perhatian publik. Insiden emosional yang terjadi usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (26/2/2026) lalu memicu reaksi keras dari pihak Ammar. Di depan umum, Kamelia mengaku dibentak oleh sang aktor, sehingga membuatnya menangis.
Penyebab Bentakan Ammar Zoni
Dokter Kamelia menceritakan bahwa Ammar menyalahkan dirinya karena tidak mendampingi saksi dalam persidangan. Menurut Kamelia, ia hanya bertugas menghubungi saksi-saksi tersebut, bukan tugasnya untuk memastikan mereka hadir. Ia menjelaskan bahwa saksi-saksi biasanya akan menghubungi orang terdekat mereka, jadi ia memberi tahu penasihat hukum (PH) untuk mengurus hal itu.
Meski begitu, Ammar tetap marah dan membentak Kamelia setelah sidang selesai. “Bang Ammar kan tahunya nih aku yang dari awal ngurusin dia. Jadi ketika waktu itu saksi enggak datang, dipikirnya, ‘Kok kamu bisa sih sampai saksi enggak datang’ gitu loh,” ujar Kamelia.
Kamelia merasa disalahkan, sehingga ia membela diri dengan menyatakan bahwa urusan saksi bukanlah tanggung jawabnya. “Terus aku bilang, ‘Loh kan itu udah urusan PH (penasihat hukum), bukan urusan aku gitu’. Aku cuman ya kalau orang mau jadi saksi itu ngehubunginnya ke aku.”
Momen Emosional di Ruang Sidang
Saat insiden terjadi, Kamelia mencoba memanggil Ammar dengan panggilan “Ayang, ayang” sebagai cara memperingatkannya. Namun, Ammar langsung membalas dengan nada tinggi dan marah. “Bukan, bukan, Ay!” bentak Ammar. Beberapa orang di sekitar mereka mencoba mengingatkan Ammar agar tidak membentak kekasihnya. Salah satu wanita yang diketahui jaksa dalam kasus ini menegur, “Eh nggak boleh marah-marahan. Kenapa?” Sementara seorang wanita yang diduga kerabat Ammar mengingatkannya, “Puasa, puasa.”
Ammar terlihat tertawa tipis dan menyangkal amarahnya. “Enggak, enggak, enggak. Enggak, enggak, maksudnya,” ucapannya terputus saat hendak menjelaskan sesuatu. Setelah respons kasar itu, Kamelia bergegas menuju mobilnya. Meski berjalan cepat meninggalkan sang kekasih, dokter Kamelia masih berusaha menjawab sejumlah pertanyaan wartawan.
Kekecewaan dan Perasaan Lelah
Kamelia mengungkapkan bahwa ia merasa lelah menghadapi masalah hukum Ammar. Ia juga merasa mengasihani Ammar karena terus menjadi korban fitnah. “Tadi lihat reaksinya kan? Apa dia lebih takut ditinggal saya apa ditinggal orang lain?” tanyanya.
Ia juga menyatakan bahwa hubungan mereka tidak lagi berdasarkan cinta, melainkan komitmen. “Jadi sebenernya udah capek, enggak mau ngurusin kayak gini. Capek banget,” keluhnya terisak. Meskipun begitu, Kamelia tetap merasa perlu mengungkapkan fakta di balik kasus narkoba Ammar. “Aku yang tahu. Tiap hari aku kunjungan ke dia, aku tahu bagaimana di dalam keadaannya, aku tahu gitu loh.”
Persidangan dan Dakwaan
Dalam perkara ini, Ammar disidangkan bersama lima terdakwa lain, yakni Asep bin Sarikin, Ardian Prasetyo bin Arie Ardih, Andi Muallim, Ade Candra Maulana, serta Muhammad Rivaldi. Mereka didakwa terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di dalam rutan. Jaksa menyebut kelompok tersebut mengedarkan berbagai jenis narkotika, mulai dari sabu, ganja, hingga ekstasi.
Ammar diduga menerima 100 gram sabu dari seseorang bernama Andre yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO) pada Desember 2024. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 gram diduga diberikan kepada Muhammad Rivaldi untuk diedarkan di dalam rumah tahanan.
Atas perbuatannya, Ammar dan para terdakwa lainnya dijerat dengan dakwaan berlapis. Dakwaan utama menggunakan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) terkait jual beli atau perantara narkotika dengan ancaman pidana berat. Sementara itu, dakwaan alternatifnya adalah Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang kepemilikan narkotika.
Tanggapan Kuasa Hukum
Menanggapi kabar tentang hubungan keduanya yang renggang, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, mengatakan bahwa hubungan kliennya dengan dokter Kamelia terlihat baik-baik saja. “Ya, menurut saya baik-baik saja ya,” katanya. Namun, Jon enggan menanggapi lebih lanjut dan memilih fokus pada perkara ayah dua anak tersebut.
Jon menegaskan bahwa hanya pihak keluarga yang berhak mengomentari masalah hubungan Ammar dengan janda satu anak itu. “Ya, yang bisa bicara itu tadi cuma adiknya, Aditya kan. Kalau masalah hukum ya PH (penasihat hukum). Di luar itu, ya sementara apalah, cooling down dulu. Karena kita menunggu tuntutan dan putusan,” pungkasnya.





