Kekesalan Gamila Arief Terhadap Netizen yang Menyindir Anak Pandji Pragiwaksono

Kisah kekesalan Gamila Arief, istri komika Pandji Pragiwaksono, terjadi setelah anaknya, Wadilla Dipo Wongsoyudo menjadi korban body shaming dari netizen. Banyak warganet yang menyindir fisik dan penampilan Dipo, sehingga membuat Gamila merasa tidak nyaman dan akhirnya menantang para netizen tersebut.

Dipicu oleh materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono dalam acara “Mens Rea”, yang menyinggung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, banyak orang menganggap bahwa pernyataan tersebut telah melanggar konstitusi. Salah satu bagian dari materi itu adalah ketika Pandji menyebutkan bahwa Gibran “ngantuk”. Pernyataan ini dianggap sebagai sindiran terhadap kesiapan Gibran dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil presiden.

Gamila Arief merasa sangat marah karena netizen mulai mempermasalahkan anak Pandji. Ia menulis di media sosial bahwa ia tidak masalah jika seseorang membenci dirinya, tetapi ia meminta agar netizen tidak menyakiti anak-anak. Ia juga meminta netizen untuk membantu mencegah pelecehan dan cyberbullying terhadap anak-anak di internet.

  • “Ya lo ngatain gw, mau benci gw, silakan. Udah biasa. Ga aneh. Beneran.

    Ngatain si Pandji mah bebas. Karma dia.

    Tapi tolong pertimbangkan sebelum bawa-bawa kebencian kepada anak-anak.

    Tolong bantu berantas pelecehan, cyberbullying/perundungan anak di internet ya Mas, Mbak.”

Gamila menekankan bahwa Dipo merupakan anak yang baik dan cerdas. Sebagai ibu, ia sangat bangga terhadap anaknya dan bahkan menantang netizen untuk maju jika mereka ingin menghina.

Laporan dari Organisasi NU dan Muhammadiyah

Selain mendapat kritikan dari netizen, Pandji Pragiwaksono juga dilaporkan oleh dua organisasi besar, yaitu Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/PLDA METRO JAYA.

Pengurus Lakpesdam PBNU, Muhammad Nurkhoiron, menegaskan bahwa penggunaan nama NU oleh AMNU tidak memiliki dasar organisasi maupun legal. Menurutnya, NU adalah organisasi yang sah secara hukum sejak tahun 1926, dan tidak boleh ada organisasi lain yang mengatasnamakan NU tanpa izin atau sepengetahuan ketua umum.

Sementara itu, Ketua Aliansi Muda Muhammadiyah (AMM), Tumada, membenarkan bahwa organisasi yang ia pimpin memang terpisah dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Hal ini disampaikan Tumada merespons PP Muhammadiyah yang menyebut AMM bukan bagian dari Muhammadiyah setelah AMM melaporkan Pandji ke Polda Metro Jaya.

  • “Karena memang kami memang terpisah dengan organisasi induk. Maka kami sebenarnya memaknai jalan ini sebagai jalan kritis yang mana kemudian ini harus disuarakan secara cepat,” katanya.

Pandangan Mahfud MD

Mahfud MD memberikan pendapat bahwa mengantuk bukanlah bentuk penghinaan terhadap seseorang. Ia menjelaskan bahwa ucapan seperti “mas kamu kok ngantuk?” bukanlah hal yang bisa dianggap menghina.

Namun, meskipun ada yang menganggap pernyataan Pandji menghina, Mahfud MD menegaskan bahwa Pandji tidak bisa dijerat hukum. Alasannya adalah karena Pasal 218 KUHP tentang penghinaan presiden dan wapres baru diterapkan pada 2 Januari 2026. Oleh karena itu, peristiwa yang terjadi di acara “Mens Rea” belum bisa dianggap sebagai pelanggaran hukum.

  • “Ndak, ndak akan dihukum mas Pandji. Tenang saya yang bela,” kata Mahfud MD.

Profil Gamila Arief

Gamila Mustika Burhan lahir di Braunschweig, Jerman, pada 18 November 1980. Ia dikenal dengan nama panggung Gamila Arief atau Mila. Gamila Arief merupakan anak sulung dari dua bersaudara dan berprofesi sebagai penyanyi, penulis lagu, pelawak tunggal, serta aktris.

Ia juga aktif sebagai pengisi suara, pembawa acara, dan sutradara film. Pendidikannya dimulai dari TK Mini Pak Kasur hingga SMA Negeri 68 Jakarta. Ia melanjutkan studi di Universitas Padjadjaran Fakultas Ilmu Komunikasi dengan jurusan Broadcasting dan Jurnalistik.

Karier Gamila Arief dimulai sebagai penyiar, produser, dan reporter di Hard Rock FM Bandung. Ia juga pernah bekerja di Jakarta Post dan Metro TV. Di bidang musik, ia merilis album Gamila FM dan Ogituyamil serta aktif sebagai penulis lagu, podcaster, dan pengisi soundtrack film.

Gamila Arief menikah dengan Pandji Pragiwaksono pada 2006. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua orang anak. Sejak 2022, Gamila ikut menetap di New York bersama keluarga untuk mendukung karier internasional sang suami.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version