Kabar Duka: Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Enam Tahun Berjuang Melawan Kanker Ginjal

Vidi Aldiano, seorang penyanyi dan penulis lagu ternama, dikabarkan telah meninggal dunia pada hari Sabtu (7/3/2026) sore. Ia mengembuskan napas terakhirnya hanya 22 hari sebelum ulang tahun ke-36 yang jatuh pada 29 Maret 2026 mendatang. Pria bernama lengkap Oxavia Aldiano tersebut dikenal sebagai suami dari aktris Sheila Dara Aisha.

Kabar duka ini disampaikan oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada awak media. Pesan tersebut menyebut bahwa Vidi wafat pada pukul 16.33 WIB. “Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO,” demikian bunyi pesan tersebut. Selain itu, disebutkan bahwa Vidi meninggal dengan didampingi oleh seluruh keluarga besar yang ikhlas menerima kepergiannya.

Vidi Aldiano terdeteksi mengidap kanker ginjal pada tahun 2019 silam. Pada 13 Desember 2019, ia menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjalnya di Singapura. Empat tahun kemudian, atau pada September 2023, Vidi mengabarkan melalui akun media sosial Instagram @vidialdiano bahwa kankernya telah menyebar ke beberapa bagian tubuh. Hal ini memaksa Vidi untuk rutin berobat ke rumah sakit setiap tiga minggu sekali.

Pengalaman Vidi dalam Menghadapi Kemoterapi

Sebagai pasien kanker, salah satu rangkaian perawatan yang dilakukan Vidi adalah kemoterapi. Metode pengobatan ini menggunakan obat-obatan kimia kuat untuk membunuh atau menghentikan pertumbuhan sel kanker yang cepat membelah. Namun, proses ini juga memiliki efek samping yang sering kali melelahkan baik secara fisik maupun mental.

Pada 13 Februari 2025, Vidi sempat mengunggah di Instagram bahwa ia mempertimbangkan untuk berhenti menjalani kemoterapi. “Jadi 2025 ini ada kemungkinan gue juga harus berhenti kemo gue karena sudah terlalu lama,” ujarnya. Ia merasa lelah setelah lima tahun berjuang melawan penyakit ini. “Di satu sisi juga sudah 5 tahun juga, ini perjuangan belum berakhir gitu,” tambahnya.

Vidi juga mengatakan bahwa stres menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisinya. Meskipun dokter menyarankan agar ia menghindari stres, ia mengaku sulit untuk sepenuhnya menghilangkan tekanan hidup. “Jadi agak-agak lumayan bingung, hidup enggak ada stres gimana ya, guys gitu,” katanya.

Efek Samping Kemoterapi untuk Kanker Ginjal

Kemoterapi tidak hanya memengaruhi sel-sel kanker, tetapi juga dapat memengaruhi sel-sel sehat yang tumbuh dan membelah lebih cepat. Efek samping yang umum meliputi:

  • kerontokan rambut
  • sariawan
  • penurunan nafsu makan
  • mual atau muntah
  • diare
  • sembelit
  • anemia
  • infeksi yang lebih sering
  • memar atau berdarah lebih mudah

Secara umum, sebagian besar efek samping ini dapat hilang setelah pasien menyelesaikan perawatan kemoterapi. Namun, kemoterapi juga bisa memiliki efek jangka panjang, seperti:

  • penurunan kesuburan
  • gangguan pendengaran
  • osteoporosis
  • kerusakan saraf, yang dapat menyebabkan rasa sakit atau mati rasa dan kesemutan
  • kerusakan pada ginjal, jantung, atau paru-paru
  • masalah konsentrasi dan daya ingat, yang sering disebut “otak kemoterapi”
  • perkembangan kanker kedua

Efek samping kemoterapi bervariasi dari pasien ke pasien dan bergantung pada faktor-faktor seperti jenis obat yang digunakan, dosis, dan lamanya pengobatan.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version