Strategi Arema FC Menghadapi Bali United
Arema FC menghadapi tantangan besar dalam pertandingan pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2025/2026 melawan Bali United. Kekurangan pemain utama di lini tengah menjadi masalah yang harus segera diatasi oleh pelatih Marcos Santos.
Absennya Matheus Blade
Gelandang jangkar utama, Matheus Blade, tidak dapat tampil karena akumulasi kartu kuning. Pemain ini selama ini menjadi tulang punggung lini tengah Singo Edan. Kartu kuning terakhir diterimanya saat Arema FC menghadapi Borneo FC pada pekan ke-23, sehingga membuatnya harus absen dalam pertandingan berikutnya.
Absensi Matheus Blade memberikan tantangan tersendiri bagi pelatih Marcos Santos. Selain itu, situasi semakin rumit karena gelandang asing lain, Betinho, masih belum pulih sepenuhnya dari cedera leher.
Opsi Pemain untuk Lini Tengah
Untuk mengisi kekosongan di lini tengah, Marcos Santos mulai menyiapkan beberapa opsi pemain. Salah satu nama yang dianggap paling sepadan adalah Pablo Oliveira. Pemain asal Brasil ini kembali setelah absen cukup lama akibat cedera panjang. Ia memiliki fleksibilitas tinggi dan bisa bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah.
Pada pertandingan sebelumnya melawan Borneo FC, Pablo Oliveira bahkan sempat dimainkan sebagai bek tengah saat menjalani debutnya kembali setelah pulih dari cedera.
Marcos Santos menyatakan bahwa tim pelatih sedang mencoba berbagai skenario untuk menentukan komposisi terbaik menjelang dua pertandingan penting yang akan dijalani Arema FC. “Sebenarnya kami masih punya beberapa pemain yang bisa menjadi pelapis. Seperti Pablo Oliveira, dia telah kembali,” ujarnya saat ditemui pada sesi latihan tim.
Selain Pablo Oliveira, Arema FC juga memiliki beberapa pemain yang dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan. Nama-nama seperti Jayus Hariono dan Julian Guevara juga masuk dalam daftar opsi yang bisa digunakan untuk menutup lubang yang ditinggalkan Matheus Blade.
Namun, situasi skuad membuat Julian Guevara berpotensi kembali dimainkan sebagai bek tengah. Hal itu terjadi setelah bek asing Walisson Maia dipastikan absen cukup lama akibat cedera patah tulang yang dialaminya.
Persiapan untuk Pertandingan Melawan Bali United
Pertandingan melawan Bali United menjadi laga penting bagi Arema FC untuk kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya kalah dari Borneo FC. Bermain di kandang sendiri di Stadion Kanjuruhan, Singo Edan tentu ingin memanfaatkan dukungan suporter untuk meraih tiga poin.
Peluang tersebut terbuka cukup lebar karena performa Bali United sedang kurang baik. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu tercatat belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di kompetisi liga.
Meski demikian, Marcos Santos menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan kekuatan Bali United. “Saya tahu Bali United belum meraih kemenangan, tapi mereka tetap tim yang kuat. Mereka memiliki pelatih yang bagus dan pemain yang berkualitas,” ujarnya.
Motivasi tambahan bagi Arema FC datang dari hasil pertemuan pertama musim ini. Saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Singo Edan harus menelan kekalahan tipis 0-1. Hasil tersebut tentu masih membekas bagi para pemain Arema FC. Kini mereka bertekad untuk membalas kekalahan tersebut saat bermain di kandang sendiri.
Dengan berbagai keterbatasan pemain yang ada, menarik untuk menunggu strategi apa yang akan diterapkan Marcos Santos demi membawa Arema FC kembali meraih kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
