The Dudas Minus One Siap Melakukan Touring Asia
The Dudas Minus One, yang terdiri dari Raffi Ahmad, Ariel NOAH, Gading Marten, dan Desta, siap menghadirkan gebrakan terbaru dalam perjalanan mereka. Setelah menjelajahi berbagai daerah di Indonesia dengan sepeda motor, kini mereka akan membawa perjalanan tersebut lebih jauh dengan melakukan touring Asia. Dalam sesi press conference yang berlangsung di COMA, M Bloc Space, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026), The Dudas Minus One berbagi cerita tentang alasan mengapa mereka ingin melakukan touring Asia.
Gading Marten sempat membocorkan bahwa mereka telah berencana untuk membangun basecamp yang nantinya dapat menjadi tempat berkumpul bagi komunitas dan anak muda.
Daftar Pemberhentian Masih Dirahasiakan
The Dudas Minus One mengumumkan rencana untuk melakukan touring Asia. Meski daftar kota yang akan mereka kunjungi masih dirahasiakan, Ariel menjelaskan bahwa keinginan tersebut berangkat dari mimpi besar mereka setelah cukup banyak menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia. Menurutnya, touring Asia ini juga sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk lebih memahami persamaan negara-negara di Asia.
“Memang ada mimpi besar sebetulnya. Mimpi besar berikutnya, kita mesti jalan-jalan Asia dulu. Kenapa? Karena kita serumpun. Kita pengin mengerti apa persamaan kita sesama Asia ini,” kata Ariel di hadapan awak media.
Ariel juga memandang touring Asia tersebut sebagai kesempatan bagi mereka untuk belajar mengenai pariwisata di negara-negara yang dikunjungi. Ia ingin melihat bagaimana negara lain mengembangkan sekaligus memperkenalkan potensi pariwisatanya kepada dunia.
Di samping itu, Ariel juga menyebut touring Asia tersebut sebagai bentuk representasi bagi para penonton The Dudas Minus One yang memiliki ketertarikan terhadap dunia otomotif, khususnya sepeda motor.
“Yang banyak nonton YouTube-nya The Dudas Minus One tuh yang suka motor. Kan mereka tuh senang melihat kita touring ke mana-mana, kita wakili mereka yang belum sempat tur keliling Asia,” lanjut pelantun lagu “Separuh Aku” tersebut.
Gading Marten Bocorkan Rencana Launching Basecamp di Jogja pada November
Selain touring Asia, The Dudas Minus One juga memiliki agenda lain yang tengah dipersiapkan, yang berangkat dari perjalanan dan persahabatan mereka yang telah berlangsung selama dua tahun. Menurut Raffi Ahmad, selama menjalani perjalanan bersama, mereka tidak hanya mengunjungi berbagai kota, tetapi juga bertemu dengan banyak komunitas otomotif. Dari situlah kemudian muncul sebuah ide membangun basecamp yang bisa menjadi tempat berkumpul.
“Saya pikir, sebulan, dua bulan bubar, ternyata sampai dua tahun dan kita asyik. Bukan cuma asyik aja, kita touring ke seluruh Indonesia ke kota-kota yang belum pernah kita jamah, banyak komunitas-komunitas otomotif karena kita suka motor, mobil. Akhirnya kita tuh punya semangat baru lagi, jadi dekat juga, dan akhirnya kita sampai mikir, ‘Ya udah yuk, kita bikin basecamp yuk di seluruh Indonesia sama di Asia,’” kata Raffi.
Gading Marten kemudian mengungkap bahwa mereka sudah berencana untuk membangun basecamp di Yogyakarta pada bulan November.
“Jadi rencananya kita buka di Jogja bulan November,” kata Gading sambil tertawa.
Meski Gading terdengar bercanda, namun Raffi Ahmad kemudian lanjut menjelaskan, basecamp tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul bagi berbagai kalangan, terutama komunitas dan anak muda.
“Pokoknya tempat basecamp yang bisa mengumpulkan teman-teman para pekerja seni, anak muda,” lanjut Raffi Ahmad.
Desta pun menambahkan, “Bentuknya seperti apa? Masih rahasia.”

Ariel NOAH Berharap Bisa Eksplorasi Taiwan
Meski daftar kota yang akan dikunjungi dalam rangkaian touring Asia mereka masih dirahasiakan, Ariel mengungkapkan bahwa ia memiliki satu negara yang secara pribadi ingin dikunjunginya, yakni Taiwan.
Vokalis grup musik NOAH tersebut mengaku tertarik dengan Taiwan karena sejarah mengenai penyebaran manusia di Asia. Ia ingin melihat secara langsung berbagai peninggalan sejarah yang berkaitan dengan teori tersebut.
“Gue kan sering baca buku sejarah. Sejarahnya kan ada teori penyebaran manusia, kalau penyebaran Asia itu, Out of Taiwan, salah satu teorinya. Kalau gue pribadi, gue pengin banget lihat ke sana, peninggalan-peninggalannya, sejarahnya, karena katanya kita semua itu awalnya dari Taiwan,” ungkap Ariel.






