:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Gereja-Paroki-StTheresia-Mbata-di-Desa-Rana-Mbata-Kecamatan-Kota-Komba-Utara.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bacaan injil katolik lengkap renungan harian katolik disiapkan untuk hari biasa pekan XXX tahun A.
- Hari biasa pekan XXX tahun A dengan warna liturgi hijau.
- Bacan hari Kamis: Ef. 6:10-20; Mzm. 144:1.2.9-10; Luk. 13:31-35 dan BcO Keb 5:1-23.
Infomalangraya.net, MAUMERE –Mari simak bacaan injil Katolik Kamis 29 Oktober 2026.
Bacaan injil katolik lengkap renungan harian katolik disiapkan untuk hari biasa pekan XXX tahun A.
Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Hari biasa pekan XXX tahun A dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Kamis: Ef. 6:10-20; Mzm. 144:1.2.9-10; Luk. 13:31-35 dan BcO Keb 5:1-23.
Bacaan Pertama: Ef. 6:10-20;
Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.
Mazmur Tanggapan: Mzm. 144:1.2.9-10;
Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang; yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!
Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu,
Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu!
Bait Pengantar Injil:
P: Alleluia
U: Alleluia
Bacaan Injil Katolik: Luk. 13:31-35
P: Inilah Injil Tuhan karangan Lukas
U: Dimuliakanlah Tuhan
P: Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: “Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau.” Jawab Yesus kepada mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem. Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!”
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
Dalam permainan suit Jepang, ada filosofi menarik di mana “batu” dikalahkan oleh “kertas”. Artinya, sesuatu yang keras dapat dikalahkan oleh sesuatu yang lembut.
Inilah yang juga dihayati oleh Yesus. Dia memang pernah menghindar dari orang-orang yang bermaksud jahat kepada-Nya agar diri-Nya tidak mati sebelum melaksanakan tugas penebusan dunia. Namun, dalam Injil hari ini, Yesus tidak menghindar.
Ia tidak menghentikan pelayanan kemanusiaan yang sedang dilakukan-Nya meskipun nyawa-Nya terancam oleh Herodes. Ia justru tetap ingin menyelesaikan pekerjaan-Nya di tempat itu selama beberapa hari ke depan. Hidup di bawah ancaman tidak membuat-Nya merasa takut. Ia juga tidak berpikir untuk melawan balik Herodes dan para bawahannya yang mengancam diri-Nya.
Dalam hidup ini, kita juga banyak menjumpai orang-orang yang hidup dalam ancaman karena memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan hak-hak sesama. Para pejuang yang berintegritas ini tidak lari dan tidak menempuh jalan peperangan.
Mereka percaya bahwa penindasan, penganiayaan, bahkan pedang sekalipun tidak dapat memisahkan mereka dari cinta kasih Kristus. Cinta Kristus saja sudah cukuplah bagi mereka untuk tetap dapat bertahan dari segala ancaman kejahatan yang mengelilingi mereka.
Tuhan, semoga kami tidak sama seperti Herodes yang menolak-Mu. Sadarkan kami bahwa hanya dengan menerima Engkaulah kami dapat memperoleh keselamatan sejati, baik di dunia ini maupun kelak di surga. Amin.
(Sumber iman katolik.or.id/www.renunganpkarmcse.com/adiutami.com/the katolik.com/kgg).
Berita Infomalangraya.netLainnya di Google News





