Persib Bandung Gugur dari ACL 2, Fokus Berpindah ke Liga Domestik
Persib Bandung resmi harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang Asia Champions League (ACL) 2 setelah kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC. Meskipun berhasil memenangkan laga leg kedua dengan skor 1-0 berkat gol Andrew Jung pada menit ke-40, kekalahan tersebut membuat Maung Bandung tersingkir dari kompetisi ini.
Kekalahan ini terjadi setelah Persib kalah telak 3-0 dalam pertandingan leg pertama yang digelar di Thailand. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa performa timnya tidak maksimal dalam pertandingan pertama. “Saya pikir masalah kami ada di pertandingan pertama. Pada leg pertama kami tidak bermain untuk mencapai level seharusnya,” ujarnya.
Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib sempat memberikan perlawanan sengit. Gol Andrew Jung pada menit ke-40 menjadi harapan bagi para Bobotoh. Namun, harapan itu meredup setelah Uilliam Barros menerima kartu merah menjelang turun minum akibat tekel kaki terbuka yang sembrono. Bermain dengan 10 pemain, Persib hanya mampu menang 1-0, sehingga Ratchaburi tetap unggul agregat dan melaju ke babak selanjutnya.
Tim yang Melaju ke Babak Perempat Final
Ratchaburi FC menjadi salah satu dari empat klub yang sudah memastikan diri lolos ke babak perempat final pada Rabu (18/2/2026). Selain wakil Thailand tersebut, tiga klub lainnya yang telah mengamankan tiket adalah Al Wasl (UEA), Al Hussein (Yordania), dan Tampines Rovers (Singapura).
Empat slot sisa lainnya masih akan ditentukan dalam laga leg kedua yang digelar pada Kamis (19/2/2026). Salah satu klub yang berpeluang besar menyusul adalah Bangkok United, yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan. Bangkok saat ini mengantongi keunggulan 2-0 atas Macarthur FC (Australia).
Berikut adalah barisan tim yang bersaing di babak 8 besar ACL 2:
1. Al Wasl (UEA)
2. Arkadag/Al Nassr
3. Sepahan/Al Ahli
4. Al Hussein (Yordania)
5. Pohang Steelers/Gamba Osaka
6. Ratchaburi (Thailand)
7. Bangkok United/Macarthur FC
8. Tampines Rovers (Singapura) *
Leg kedua digelar Kamis (19/2/2026)
Berkah di Balik Bencana bagi Maung Bandung
Meski menyakitkan, terdapat “berkah dalam bencana” bagi Persib setelah tersingkir dari kompetisi Asia. Kini, Thom Haye dkk bisa berkonsentrasi penuh mengejar titel ketiga beruntun di Indonesia Super League tanpa distraksi jadwal padat.
Sebelumnya, fokus yang terbelah sempat membuat Persib oleng, seperti saat dikalahkan Malut United 2-0 hanya empat hari setelah menghadapi Bangkok United pada Desember lalu. Kini, Bojan Hodak akan memiliki satu pekan penuh setiap matchday untuk menyiapkan timnya di kompetisi lokal.
Situasi ini bisa menjadi kabar buruk bagi dua rival terdekat Persib di posisi tiga besar, yakni Borneo FC dan Persija Jakarta. Tanpa beban kelelahan perjalanan antarnegara, Persib diprediksi akan jauh lebih mematikan di liga.
Bojan Hodak pun menyadari perbedaan kualitas yang baru saja mereka hadapi di level internasional. “Level ini berbeda dengan liga (Indonesia). Di liga jika membuat kesalahan mereka (tim lawan) tidak akan menghukum kita. Di sini (ACL 2), kita membuat banyak kesalahan dan mereka menghukum kita,” terangnya di kanal Persib TV.
Laga akhir pekan ini kontra Persita Tangerang akan menjadi pembuktian awal sejauh mana sang juara bertahan bisa melesat setelah melepaskan beban di kompetisi Asia.





