Kesiapan Arema FC Menghadapi Semen Padang
Meski Arema FC unggul 12 poin dari Semen Padang, pelatih Marcos Santos tidak memandang remeh lawan mereka. Hal ini karena perubahan komposisi pemain dan strategi taktik yang terjadi di kubu Semen Padang pada paruh musim.
Singo Edan sedang dalam grafik meningkat setelah menyapu bersih dua laga di bulan Februari, termasuk kemenangan prestisius 0-2 atas Persija di GBK. Sementara itu, Semen Padang datang dengan modal tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir, termasuk sukses menahan imbang tim papan atas seperti Bali United dan PSM Makassar.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai persiapan Arema FC menjelang pertemuan melawan Semen Padang:
Ancaman Kebangkitan Semen Padang
Arema FC enggan meremehkan Semen Padang menjelang pertemuan mereka pada hari ini, Minggu pukul 15:30 WIB. Meskipun secara peringkat kedua tim terpaut jauh, Singo Edan tetap menganggap Semen Padang sebagai tim yang tangguh.
Saat ini, Arema FC bertengger di posisi 9 klasemen sementara dengan raihan 27 poin, sedangkan Semen Padang masih berkutat di zona degradasi, tepatnya di urutan ke-16 dengan 15 poin. Namun, tiga laga tanpa kekalahan menjadi bukti tim besutan Dejan Antonic tersebut cukup solid.
Semen Padang menorehkan dua kali hasil imbang saat menghadapi PSM Makassar dan Bali United, serta sukses menumbangkan Persita Tangerang di pekan kemarin.
Transisi Cepat dan Perubahan Kekuatan Lawan
Kedatangan sejumlah pemain baru pada paruh musim ini dinilai menambah kekuatan bagi Semen Padang. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, cukup mewaspadai transisi cepat serta kecepatan para pemain lawan.
“Kami tahu, Semen Padang adalah tim yang cukup kuat dan pemain mereka cepat-cepat. Jadi kekuatan Padang itu ada transisi cepat. Jadi kami harus lebih siap saat pertandingan nanti,” kata Marcos Santos kepada Infomalangraya.net, Jumat (13/2/2026).
Pada putaran pertama lalu, Arema FC memang mampu mengalahkan Semen Padang dengan skor 1-2 melalui gol Dalberto dan Valdeci. Meski demikian, Marcos menganggap kekuatan Semen Padang kini telah berubah total seiring hadirnya pemain baru di bursa transfer paruh musim.
“Jelas beda, secara komando mereka beda dan pemain juga beda. Tentu gaya bermain mereka juga berbeda. Mulai taktik dan skema permainan mereka juga pasti berbeda,” ungkapnya.
Motivasi Keluar dari Zona Merah
Di sisi lain, Marcos juga mengkhawatirkan motivasi kebangkitan Semen Padang yang masih berkutat di papan bawah. Biasanya, tim yang berada di zona degradasi akan bermain lebih ngotot demi meraih kemenangan, dan kondisi itulah yang sangat diwaspadai oleh Arema FC.
Meskipun Singo Edan sudah kembali ke jalur kemenangan, mereka tetap memberikan respek tinggi kepada lawan.
“Kami harus tetap menghargai mereka (Semen Padang). Tentu kita tahu Semen Padang sekarang berada di bawah. Tentu mereka akan mengganggu kami agar bisa keluar dari zona merah,” tandasnya.

Tren Positif Singo Edan di 5 Laga Terakhir
Melihat catatan lima pertandingan terakhir, Arema FC menunjukkan performa yang cukup solid meski sempat mengalami fluktuasi.
Skuad Singo Edan membuka awal tahun dengan kekalahan tipis 0-1 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta (4/1/2026). Namun, mereka segera bangkit saat bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, dengan menumbangkan Persik Kediri 2-1 (11/1/2026).
Meski sempat tersungkur 0-2 di markas Dewa United (26/1/2026), Arema FC berhasil menyapu bersih dua laga pembuka di bulan Februari dengan kemenangan. Mereka menang tipis 1-0 atas Persijap Jepara di Kanjuruhan (2/2/2026) dan meraih hasil prestisius dengan membungkam Persija Jakarta 0-2 di Gelora Bung Karno pada 8 Februari 2026.
Berikut hasil pertandingan selengkapnya:
– 4 Januari 2026: Bali United FC vs Arema FC – 1 : 0 – Kapten I Wayan Dipta
– 11 Januari 2026: Arema FC vs Persik Kediri – 2 : 1 – Kanjuruhan
– 26 Januari 2026: Dewa United vs Arema FC – 2 : 0 – Banten International Stadium
– 2 Februari 2026: Arema FC vs Persijap Jepara – 1 : 0 – Kanjuruhan
– 8 Februari 2026: Persija Jakarta vs Arema FC – 0 : 2 – Gelora Bung Karno
Rapor Semen Padang 5 Laga Terakhir
Di sisi lain, Semen Padang FC sempat terseok-seok di bulan Januari sebelum akhirnya menemukan momentum kebangkitan. Tim berjuluk Kabau Sirah ini mengawali tahun dengan dua kekalahan beruntun, yakni 0-1 dari PSIM Yogyakarta (4/1/2026) dan kalah dramatis 2-3 di kandang sendiri saat menjamu Persis Solo (11/1/2026).
Titik balik performa Semen Padang mulai terlihat saat mereka mampu menahan imbang Bali United dengan skor produktif 3-3 di Gianyar (24/1/2026). Tren positif ini berlanjut di bulan Februari dengan raihan satu poin di markas PSM Makassar (0-0) pada 2 Februari 2026, dan puncaknya sukses meraih kemenangan perdana di tahun ini setelah menundukkan Persita 1-0 di Stadion H. Agus Salim (8/2/2026).
Berikut hasil pertandingan selengkapnya:
– 4 Januari 2026: PSIM Yogyakarta vs Semen Padang FC – 1 : 0 – Sultan Agung
– 11 Januari 2026: Semen Padang FC vs Persis Solo – 2 : 3 – H. Agus Salim
– 24 Januari 2026: Bali United FC vs Semen Padang FC – 3 : 3 – Kapten I Wayan Dipta
– 2 Februari 2026: PSM Makassar vs Semen Padang FC – 0 : 0 – Gelora B. J. Habibie
– 8 Februari 2026: Semen Padang FC vs Persita – 1 : 0 – H. Agus Salim
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Dalam lima pertemuan terakhir, skuad Arema FC lebih unggul dengan catatan 3 kali menang dari 5 laga. Sementara itu, Semen Padang 2 kali menang dari 5 laga. Tidak ada laga seri dari pertandingan Arema FC dan Semen Padang dalam 5 pertemuan terakhir.
Catatan Head to Head:
– 25 Mei 2025: Semen Padang 0 – 2 Arema FC
– 27 Desember 2024: Semen Padang 1 – 2 Arema FC
– 28 Oktober 2019: Semen Padang 1 – 0 Arema FC
– 12 Juli 2019: Semen Padang 0 – 1 Arema FC
– 4 November 2017: Semen Padang 5 – 3 Arema FC





