Berita Arema FC yang Menarik Perhatian di Tengah Kegagalan Mengalahkan Madura United
Arema FC kembali menjadi sorotan dalam berita sepak bola Indonesia, terutama setelah pertandingan melawan Madura United pada hari Sabtu (21/2/2026). Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan ini berakhir dengan skor imbang 2-2. Meskipun hasil tersebut tidak memberikan kemenangan bagi Singo Edan, berita ini tetap menarik perhatian para penggemar dan analis sepak bola.
Arema FC Kena Tikung Madura United di Menit Akhir
Pertandingan antara Arema FC dan Madura United berlangsung cukup menarik. Di babak pertama, Arema FC unggul lebih dulu melalui gol Junior Brandao pada menit 45+1. Gol ini dihasilkan setelah memanfaatkan umpan dari Iran Junior. Namun, keunggulan Arema FC tidak bertahan lama. Di babak kedua, Arema FC langsung mencetak gol pada menit kedua melalui Dalberto Luan Bello, yang kemudian disusul oleh Joel Vinicius pada menit 51.
Meski berhasil memimpin 1-2, Arema FC gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Di menit akhir pertandingan, tepatnya menit 88, Jorge Mendoca mencetak gol penyama kedudukan, membuat skor menjadi 2-2. Hasil ini membuat kedua tim harus puas dengan satu poin.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa pertandingan ini berjalan cukup menarik. Ia juga menyampaikan rasa pujiannya terhadap strategi yang digunakan oleh Madura United, yang berhasil memaksa Arema FC bermain bertahan. Marcos Santos mengatakan:
“Kami harus memuji permainan Madura United yang memaksa kami bertahan dan menempatkan pemain di lini tengah.”
Ia juga memuji taktik yang digunakan oleh lawan untuk mencetak gol kedua dari bola mati. Meski hanya meraih satu poin, Arema FC tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam empat laga beruntun.
Kekecewaan Carlos Parreira Ditahan Imbang Arema FC
Di sisi lain, pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang yang diraih timnya. Ia menyatakan bahwa sejak awal pertandingan, timnya membidik kemenangan penuh. Strategi menyerang pun diterapkan demi mendapatkan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
“Tentu saja kami kecewa karena kami tidak ingin imbang, tapi ingin menang,” ujar Parreira seusai pertandingan.
Menurutnya, Madura United sebenarnya layak meraih hasil lebih baik. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang emas tidak berbuah gol. Ia menjelaskan:
“Sayangnya, kami tidak mencetak gol sebanyak yang kami inginkan.”
Parreira juga mengungkapkan jalannya pertandingan. Di babak pertama, timnya tampil agresif dan berusaha keras memecah kebuntuan. Namun, situasi berubah di awal babak kedua setelah Madura United kebobolan terlalu cepat. Ia menyebutkan bahwa beberapa pergantian pemain dilakukan, namun gol penyama kedudukan datang terlambat.
Gelandang Madura United, Sandro, juga mengakui bahwa hasil imbang bukanlah target utama tim. Meski begitu, ia menilai kerja keras seluruh pemain patut diapresiasi.
“Kami sudah berusaha dengan baik. Di babak kedua kami mencoba lebih menyerang, namun hasil akhirnya tetap imbang,” pungkasnya.
Kesimpulan
Pertandingan antara Arema FC dan Madura United merupakan laga yang sangat menarik dan penuh drama. Meski Arema FC gagal meraih kemenangan, mereka tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan. Sementara itu, Madura United harus menerima hasil imbang yang mengecewakan. Kedua pelatih, Marcos Santos dan Carlos Parreira, sama-sama menyampaikan apresiasi terhadap performa tim masing-masing.





