Berita Dunia Sepekan: Serangan AS ke Venezuela hingga Demo Besar di Iran
Pada minggu ini, berbagai peristiwa penting terjadi di dunia yang menarik perhatian publik. Dari serangan militer AS ke Venezuela hingga demo besar di Iran, berikut adalah rangkuman berita dunia sepanjang Senin (5/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026).
1. AS “Dihajar” Kawan dan Lawan di DK PBB Usai Serang Venezuela
Amerika Serikat mendapat kritik keras dari berbagai negara, termasuk sekutu dekatnya, dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Hal ini terjadi setelah serangan AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Banyak negara menyebut tindakan AS sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan piagam PBB. Kecaman ini datang baik dari kawan maupun lawan AS, menunjukkan bahwa tindakan tersebut tidak diterima secara luas oleh komunitas internasional.
2. Sidang Perdana Nicolas Maduro di AS, Presiden Venezuela Mengaku Tidak Bersalah
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, untuk pertama kalinya muncul di hadapan publik setelah ditangkap dalam operasi militer Amerika Serikat (AS). Mereka menjalani sidang perdana di pengadilan federal New York pada Senin (5/1/2026) sore waktu setempat.
Dalam persidangan singkat itu, Maduro dan Flores menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang diarahkan kepada mereka. Mereka menolak semua tuduhan yang diajukan oleh pihak berwenang AS.
3. Rusia Kawal Kapal Tanker Incaran AS
Rusia dilaporkan mengerahkan kapal-kapal perangnya untuk mengawal sebuah kapal tanker minyak bernama Bella 1 yang tengah diburu pasukan Amerika Serikat (AS) di Samudera Atlantik. Kapal tanker tersebut saat ini tidak mengangkut muatan apa pun, tetapi secara historis pernah digunakan untuk mengangkut minyak mentah Venezuela.
Pada Selasa (6/1/2026), kapal tersebut dilaporkan berada di antara Skotlandia dan Islandia, sebagaimana dilansir BBC.
4. Chen Zhi, Buron Paling Dicari di Asia Ditangkap di Kamboja, Diduga Dalang Jaringan Scam Dunia
Buron paling dicari di Asia, Chen Zhi, yang didakwa oleh Amerika Serikat atas tuduhan penipuan dan pencucian uang bernilai miliaran dollar AS, ditangkap di Kamboja dan diekstradisi ke China, Rabu (7/1/2026). Taipan muda yang pernah dielu-elukan sebagai simbol kebangkitan ekonomi Kamboja itu dianggap menjadi salah satu sosok paling dicari di Asia.
Menurut laporan AFP, Kamis (8/1/2026), Chen diduga mengelola operasi kompleks kerja paksa di seluruh Kamboja, tempat para pekerja “ditahan” di fasilitas mirip penjara yang dikelilingi tembok tinggi dan kawat berduri.
5. AS Akan Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Termasuk Lembaga Top PBB
Amerika Serikat (AS) akan keluar dari 66 organisasi dunia, menjadi babak baru mundurnya Washington dari panggung kerja sama global. Pada Rabu (7/1/2026), Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menangguhkan dukungan Amerika untuk 66 organisasi, badan, dan komisi internasional.
Keputusan ini diambil setelah Gedung Putih melakukan tinjauan menyeluruh terhadap partisipasi dan pendanaan Washington di berbagai lembaga, termasuk yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
6. Agen Imigrasi Tembak Ibu di AS
Situasi di Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat (AS), mencekam setelah aksi protes besar-besaran pecah menyusul insiden penembakan fatal terhadap seorang ibu oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai federal (ICE). Gedung Putih mengeklaim bahwa aparat kini menghadapi serangan terorganisir dari para demonstran.
Kericuhan terjadi saat pengunjuk rasa bentrok dengan petugas, tak lama setelah korban bernama Renee Nicole Good (37) tewas ditembak di kepala.
7. Demo Iran Menyebar ke 100 Kota-Desa, Massa Lawan Tindakan Keras Aparat
Demo besar Iran menyebar ke 100 kota dan desa. Massa menentang keras pemerintah di tengah lonjakan inflasi dan penindasan brutal oleh aparat keamanan. Pada Sabtu (10/1/2026) malam, para pengunjuk rasa tetap turun ke jalan meski laporan jumlah korban tewas terus bertambah.
Petugas medis di dua rumah sakit mengatakan kepada BBC, lebih dari 100 jenazah dibawa ke sana dalam dua hari terakhir.
