Berita Terpopuler di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu

Berikut adalah rangkuman lima berita terpopuler yang terjadi di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu selama sepekan terakhir, 13 hingga 19 April 2026. Berita-berita ini mencakup berbagai isu penting yang menarik perhatian masyarakat dan pemerintah setempat.

1. Penerapan WFH untuk ASN di Kabupaten Kepahiang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang mulai memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat, 10 April 2026. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN di Instansi Pemerintah dalam rangka upaya menghemat energi.

Sekretaris Daerah Kepahiang, Hartono, menjelaskan bahwa penerapan WFH menggunakan sistem piket, dan tidak berlaku bagi pejabat eselon II dan III. Di sisi lain, ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak boleh dijadikan kesempatan libur bekerja. Selain itu, tambahan penghasilan pegawai atau TPP tetap seperti sebelumnya atau tidak berkurang, mengingat ASN tetap bekerja pada hari Jumat tersebut.

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menekan biaya pembatasan kunjungan kerja, perjalanan dinas yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM), biaya listrik, dan biaya lainnya. Bagi ASN yang melaksanakan WFH, diharapkan mengurangi atau membatasi penggunaan energi listrik dan bahan bakar, serta mengurangi perjalanan dinas sebanyak 50 persen.

2. Kepahiang Menghadapi Darurat Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kepahiang, Sumi Fitriani, melalui Kabid Kebersihan Tris Wahyudi, mengungkapkan kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Kepahiang. TPST yang berlokasi di Desa Lubuk Saung, Kecamatan Seberang Musi, sudah sering dikeluhkan masyarakat karena tumpukan sampah yang menggunung.

Tris menjelaskan bahwa kapasitas TPST hanya mampu menampung sampah kisaran 1 tahun. Hal ini disebabkan oleh minimnya pengelolaan sampah di masyarakat serta kurangnya sarana dan prasarana yang memadai di TPST Kepahiang. Sampah-sampah hanya dibuang ke TPST, menyebabkan penumpukan volume yang tidak teratasi.

Untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST, upaya pengolahan sampah dilakukan melalui TPS3R yang tersedia di beberapa kecamatan. Fasilitas ini diharapkan dapat melakukan pengolahan sampah skala komunal dengan peran aktif masyarakat untuk memilah dan mendaur ulang sampah.

3. Kasus Kematian Gita Fitri di Kepahiang

Babak baru penanganan kasus kematian Gita Fitri di Kepahiang terus bergulir. Gita Fitri, warga Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, ditemukan tewas di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, pada Rabu dini hari (4/2/2026).

Kuasa hukum korban, Rustam Efendi, memastikan agenda rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI telah terdaftar dan segera ditindaklanjuti. Ia membawa kasus tersebut ke DPR RI dengan melayangkan surat secara resmi untuk memonitoring dan membahas kasus tersebut.

Komisi III DPR RI telah merespon hal tersebut dan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama pihaknya. Namun, ia belum memberikan keterangan terkait kapan waktu dan tanggal RDP bersama DPR RI tersebut akan dilaksanakan.

4. Penangkapan Pelaku Penggelapan Uang Rp 4,7 Miliar

Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepahiang berhasil meringkus seorang pelaku kasus dugaan penggelapan uang milik mertua di Kabupaten Kepahiang, pada Kamis (9/4/2026). Penangkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan resmi dari korban.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh penyidik dengan melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan. Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku yang diketahui berinisial SF tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kasus ini diduga melibatkan nilai kerugian yang cukup besar. Pihak pelapor menyebutkan bahwa total kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp 4,7 miliar. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan jumlah kerugian yang sebenarnya.

5. Warga Kepahiang Heboh dengan Aksi Perempuan Naik Tower

Warga Kepahiang dibuat geger dengan aksi nekat seorang perempuan yang naik tower, Jumat (17/4/2026). Aksi nekat perempuan tersebut terjadi di salah satu tower di Kelurahan Pensiunan, Kecamatan Kepahiang, sekitar pukul 18.45 WIB.

Hingga malam hari, perempuan tersebut masih berada di atas tower dan membuat warga sekitar panik. Berdasarkan pantauan Infomalangraya.net, perempuan tersebut menggunakan jaket hitam dan celana panjang motif loreng. Di sekitar tower tampak ratusan warga menyaksikan dan membujuk perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui pasti alasan atau motif aksi perempuan menaiki tower tersebut dan wartawan Infomalangraya.net masih memantau di lokasi.








Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version